Diduga Insentif Guru Ngaji di Potong, Sekda LIRA Murka, Sebut Iblis Lebih Mulia Daripada Oknum Yang Memotong Nya

- Publisher

Rabu, 25 Maret 2026 - 22:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo –Beredar informasi dugaan pemotongan insentif guru ngaji di wilayah kecamatan Krucil kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Dugaan pemotongan semakin meluas ke desa kertosuko kecamatan Krucil. Guru ngaji yang seharusnya menerima insentif sebesar Rp. 400.000 (empat ratus ribu rupiah) perorang. 25/03/2026.

Namun, Informasi yang berkembang diduga ada ketidaksesuaian antara hak yang seharusnya diterima dengan realisasi di lapangan. bahkan terdapat pengakuan bahwa sebagian guru ngaji tidak pernah menerima insentif selama menjalankan pengabdian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dugaan tersebut menimbulkan keprihatinan di tengah tengah masyarakat, mengingat peran guru ngaji sangat vital dalam membentuk karakter dan moral keagamaan. Oleh karenanya, persoalan ini dipandang perlu segera ditindaklanjuti melalui klarifikasi dan investigasi oleh pihak pihak terkait.

Apabila dugaan pemotongan benar adanya maka berpotensi adanya perbuatan melawan hukum yang berkaitan berkaitan dengan Pasal 374 KUHP, Pasal 372 KUHP, Pasal 423 KUHP dan Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001. yang penerapan pasal nya bergantung pada hasil pembuktian unsur-unsur hukum oleh aparat penegak hukum.

BACA JUGA :  Relokasi PKL Dengan Humanis, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Menyajikan Sentra Kuliner WJ Sejahtera 

Dalam penyaluran insentif guru ngaji melalui pengurus MWC NU kecamatan Krucil dan realisasi nya melalui Ranting NU. Menurutnya salah satu warga yang enggan di publikasikan identitas nya. Seharusnya MWC NU tidak hanya bersifat administratif.

“Dalam konteks pembinaan keagamaan di tingkat kecamatan, peran organisasi keagamaan menjadi bagian penting. Keberadaan Nahdlatul Ulama melalui struktur Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menjalankan fungsi pembinaan dan pengawasan langsung di lapangan. “Katanya.

BACA JUGA :  Alhamdulillah, Siswi SDN 01 Tiuh Balak Pasar Raih Juara 2 Lampung Student Olympic (LSO)

Ia menilai bahwa pengawasan tidak cukup jika hanya mengandalkan struktur di bawah. menurutnya, Perlu adanya keterlibatan aktif pimpinan agar tidak terjadi pembiaran terhadap persoalan yang menyangkut hak-hak para guru ngaji.

“Oknum ketua MWC NU seharusnya tidak hanya bersifat pasif atau sekadar menerima laporan dari kader maupun ranting. Peran kepemimpinan menuntut adanya kehadiran nyata di tengah masyarakat, termasuk turun langsung ke musholla dan majelis taklim untuk memastikan kondisi riil para guru ngaji. “Ucap nya.

Menanggapi dugaan pemotongan insentif guru ngaji di wilayah kecamatan Krucil khusus di desa kertosuko. Sekretaris Daerah LSM LIRA Kabupaten Probolinggo “Abdurrohim” ikut angkat bicara.

“Kami juga mendapat aduan dari beberapa guru ngaji di desa Kertosuko terkait adanya ketidaksesuaian dalam penyaluran insentif. Bahkan terdapat informasi bahwa ada yang belum pernah menerima hak tersebut. Ini menjadi perhatian serius.”Ungkap nya.

BACA JUGA :  BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Abdurohim mengaku sangat menghormati asas praduga tak bersalah. Namun jika dalam prosesnya terbukti ada pelanggaran, maka tidak boleh ada toleransi. Hak guru ngaji adalah amanah yang harus di sampaikan dan di jaga.

“Ini adalah tindakan yang tidak bermoral dan mencederai nilai-nilai kemanusiaan serta keagamaan. Bahkan, jika benar terjadi, perbuatan oknum tersebut bisa dikatakan lebih hina dari iblis, karena iblis tidak pernah mengambil hak orang lain secara zalim.”Papar nya.

Sementara Oknum ketua MWC NU kecamatan Krucil “H.Dahri” saat di konfirmasi media melalui pesan singkat whatsap Perihal informasi dugaan pemotongan insentif guru ngaji di wilayah kecamatan Krucil. Ia mengaku tidak ada pemotongan “Tidak ada pak. “Jawab nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Pemimpin Redaksi Suara Utama Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam UKW bersama KG Media
UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta
Alhamdulillah, Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan
Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya
Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun
Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liputan Gunung Anak Krakatau, Founder YSUI Ajak Insan Pers Panjatkan Doa
Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 21:28 WIB

Pemimpin Redaksi Suara Utama Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam UKW bersama KG Media

Minggu, 20 September 2026 - 00:50 WIB

UKW Kompas, KG Media dan Google Digelar di Surabaya, Diikuti 45 Peserta

Sabtu, 19 September 2026 - 20:11 WIB

Alhamdulillah, Andre Hariyanto Dinyatakan Kompeten dalam Uji Kompetensi Wartawan

Jumat, 18 September 2026 - 16:52 WIB

Team Ngorek Audio: Sebaiknya Volume Sound Horeg Sewajarnya

Jumat, 18 September 2026 - 15:39 WIB

Persebaya Optimis Juara di Musim Menuju Usia 100 Tahun

Berita Terbaru

FOTO: Penulis Mendekatkan Buku kepada Pembacanya

Berita Utama

Mendekatkan Buku kepada Pembacanya

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:18 WIB

https://mancingjitu.com/