Semakin Krisis Kepercayaan Masyarakat, 3 Oknum perangkat desa Banyuanyar tengah Rangkap Jabatan

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Dugaan rangkap jabatan oknum perangkat desa Banyuanyar tengah kecamatan Banyuanyar kabupaten Probolinggo Jawa Timur. Semakin meluas dan menjadi bahan perbincangan publik. Diduga terdapat tiga oknum perangkat desa yang merangkap jabatan. 17/02/2026.

Terungkap nya rangkap jabatan selain menjadi perangkat desa, juga menjabat sebagai ketua Poktan , di awali “DI” dan meluas ke “HK” serta “HS” sehingga kepercayaan masyarakat semakin krisis.

Padahal sudah jelas dan gamlang tertuang dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 67 Tahun 2016 melarang perangkat desa untuk merangkap jabatan sebagai pengurus kelompok tani atau gabungan kelompok tani (Gapoktan).

Adapun syarat-syarat bagi pengurus Gapoktan (dan berlaku juga untuk Poktan).Pada Bab V tentang Gabungan Kelompok Tani, Pasal 22 ayat (2) huruf d menyebutkan bahwa salah satu syarat menjadi pengurus Gapoktan atau Poktan “tidak berstatus sebagai aparat/PNS/pamong desa”

BACA JUGA :  SOLUSI CERDAS DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA DENGAN PENGADAAN PERPUSTAKAAN KELILING PADA ANAK TK ISLAM AL HUDA KRIKILAN - MASARAN - SRAGEN  

Warga setempat (desa Banyuanyar tengah) “HM” mengaku mendapatkan informasi terbaru bahwa diduga ada 3 oknum perangkat desa yang merangkap jabatan. Menurutnya, Hal tersebut semakin krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah desa.

“Beredar nya informasi dugaan rangkap jabatan ternyata informasi yang beredar di tengah tengah masyarakat itu ada 3 oknum mas. Ini menambah krisis nya kepercayaan masyarakat. Mau patuh gimana masyarakat jika oknum pemerintah desa sendiri tidak patuh pada aturan. “Katanya.

Selanjutnya team media mengkonfirmasi oknum perangkat desa “HK” yang duga selain menjabat perangkat desa juga menjabat sebagai ketua Poktan. Konfirmasi melalui pesan singkat whatsap. Namun, Sampai berita ini di tayangkan belum ada jawaban.

Begitu pula dengan oknum perangkat desa “HS” yang diduga pula merangkap sebagai ketua Poktan. belum menjawab konfirmasi media melalui pesan singkat Whatsap.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Warga Ranuagung di Laporkan Warga Tiris Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan 
Jelajah Masjid Pedalaman Nusa Tenggara Timur, Samudera Zam Zam berbagi 4 Ton Sembako 
Menjadi Buah Bibir, Oknum Perangkat Desa Banyuanyar Tengah Diduga Berikan Contoh Langgar Aturan
Safari Pra-Ramadhan di Masjid Al Qodar Oebesa Pedalaman Timor NTT
Oknum Perangkat Desa Banyuanyar Tengah Diduga Merangkap Sebagai Ketua Poktan Jaya Abadi 
Tips Mengenal Wartawan Bodrex dan Wartawan Profesional
Melebar, Oknum SPPG Tiris Diduga Tidak Mengantongi Sertifikat Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan
Terindikasi Dugaan Mark Up Harga Bahan Makanan Bergizi, Oknum Aslap SPPG Tiris Memilih Diam

Berita Terkait

Selasa, 17 Februari 2026 - 16:44

Semakin Krisis Kepercayaan Masyarakat, 3 Oknum perangkat desa Banyuanyar tengah Rangkap Jabatan

Senin, 16 Februari 2026 - 19:20

Warga Ranuagung di Laporkan Warga Tiris Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan 

Senin, 16 Februari 2026 - 18:32

Jelajah Masjid Pedalaman Nusa Tenggara Timur, Samudera Zam Zam berbagi 4 Ton Sembako 

Senin, 16 Februari 2026 - 09:05

Menjadi Buah Bibir, Oknum Perangkat Desa Banyuanyar Tengah Diduga Berikan Contoh Langgar Aturan

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:41

Safari Pra-Ramadhan di Masjid Al Qodar Oebesa Pedalaman Timor NTT

Minggu, 15 Februari 2026 - 15:18

Tips Mengenal Wartawan Bodrex dan Wartawan Profesional

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:58

Melebar, Oknum SPPG Tiris Diduga Tidak Mengantongi Sertifikat Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:43

Terindikasi Dugaan Mark Up Harga Bahan Makanan Bergizi, Oknum Aslap SPPG Tiris Memilih Diam

Berita Terbaru