Terindikasi Dugaan Mark Up Harga Bahan Makanan Bergizi, Oknum Aslap SPPG Tiris Memilih Diam

- Publisher

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – MBG di bawah naungan SPPG desa Tiris kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo Jawa Timur kini menjadi sorotan publik. Selain MBG sayuran yang telah viral, kini MBG untuk Balita juga menjadi sorotan. Diduga kuat ada oknum yang melakukan praktek Mark up harga bahan makanan bergizi sehingga berpotensi adanya dugaan tindak pidana korupsi. 15/02/2026.

Berdasarkan informasi yang di himpun oleh team media yang tergabung di komunitas Jurnalis Nusantara Trabas. MBG yang di distribusikan oleh SPPG Desa Tiris kepada penerima baik untuk siswa maupun Balita, diduga kuat telah terjadi mark up harga makanan bergizi per porsi nya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di tetapkan oleh pemerintah, untuk balita dan anak sekolah pada tahun 2026 ditetapkan sekitar Rp 10.000 (sepuluh ribu rupiah) dengan total estimasi biaya per porsi (bahan + operasional) mencapai Rp15.000 (lima belas ribu rupiah).

BACA JUGA :  BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 

Narasumber team media sebut saja “AS” saat di temui team media yang tergabung di komunitas Jurnalis Nusantara Trabas. Ia menduga bahwa MBG yang di distribusikan oleh SPPG desa tiris , Jika di renci per porsinya di bawah anggaran yang telah di tetapkan oleh pemerintah.

“MBG yang berisi sayur dalam satu porsi, jika di renci harga bahan makanan tersebut, kami menduga di bawah anggaran yang telah di tetapkan oleh pemerintah. coba saja renci, berapa harga 1 tahu, Kentang dan Sawi nya. Selain itu, kami menduga sayuran itu cocok untuk orang yang sedang diet. informasi yang kami dapat, jika di lihat dari sayuran nya, Vitamin sudah bagus, Namun yang saya dengar kurang protein. “Katanya.

BACA JUGA :  Camat Tiris Panggil Oknum Bendahara Desa Racek, Warga Buka Suara Awal Terbongkar Nya Dugaan Poligami Ilegal 

Selanjutnya “AS” menyinggung MBG yang di distribusikan untuk balita dari SPPG desa Tiris. Ia menyampaikan bahwa dalam satu porsi untuk balita terdapat 3 macam bahan makanan yang diduga kuat harga nya di Mark up.

“MBG untuk balita pada tanggal 09 Februari 2026, kami juga menduga jika di renci per porsi di bawah harga yang telah di tetapkan. Informasi dari penerima, ada roti lapis 2, ada pisang 1 biji dan abon kayak nya satu bungkus plastik kecil. Ya, silahkan di cek harganya di toko toko. “Ucap nya.

Ia menambahkan, menurut nya wajar jika lembaga pendidikan semuanya diam walaupun menu MBG yang di sajikan terindikasi kwalitas nya tidak sesuai standar dan tidak sesuai anggaran. Ia menduga ada unsur intimidasi dari oknum SPPG tiris untuk lembaga agar tidak bocor ke publik.

BACA JUGA :  Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan

“Memang ya mas, setelah video MBG sayur itu viral, ada himbauan di group PIC, jika ada keluhan, saran dan masukan di suruh sampaikan di group itu. Namun dugaan kami di situ juga ada unsur intimidasi kepada lembaga, ketika tidak suka dengan MBG tersebut, Lembaga di minta membuat surat pemunduran diri. makanya lembaga seperti nya tutup mulut. “pungkas nya.

Oknum Aslap SPPG desa Tiris “FA” memilih diam enggan menjawab konfirmasi media walaupun pesan singkat whatsap team media telah di baca. perihal, rincian harga bahan makanan bergizi untuk satu porsi

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 
Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia
Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?
Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan
Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
Selain Dugaan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif, Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terindikasi Melanggar Kode Etik dan Disiplin ASN
Puncak Acara Hari Tani: Pelantikan 7 Juta Relawan Tani Indonesia
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 09:35 WIB

Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 

Senin, 2 November 2026 - 19:08 WIB

Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia

Senin, 2 November 2026 - 18:38 WIB

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Minggu, 1 November 2026 - 10:45 WIB

Ruri Jumar Saef Prihatin!, Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni di Probolinggo Berujung Prapradilan dan SP3, Kemana Arah Ke Adilan Korban?. 

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama

Berita Terbaru

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa? (sumber resmi Humas MA, dari portal berita resmi Mahkamah Agung MARINews)

Berita Utama

Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?

Senin, 2 Nov 2026 - 18:38 WIB

Polres Metro Bekasi Identifikasi Kecelakaan Truk Molen || Sumber gambar : https://tribratanews.metro.polri.go.id/

Berita Utama

Truk Molen Maut di Bekasi: 6 Tewas, Sopir Jadi Tersangka

Senin, 2 Nov 2026 - 18:31 WIB

Chat via WhatsApp