Warga Desak Polisi Tangkap Saiful, Diduga Terlibat Penampungan dan Pembakaran Emas Ilegal di Pasar Rantau Panjang

- Publisher

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA,Merangin – Dugaan praktik penampungan dan pembakaran emas ilegal di Pasar Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, kembali memicu kemarahan warga. Kali ini, sorotan publik mengarah pada sosok Saiful yang oleh warga setempat disebut-sebut diduga terlibat dalam aktivitas penampungan emas hasil tambang emas ilegal (PETI) yang masih marak beroperasi di wilayah Tabir dan sekitarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini di lapangan, aktivitas tersebut dinilai telah berlangsung cukup lama dan menimbulkan keresahan serius di tengah masyarakat. Warga menyebut, emas hasil penambangan ilegal kerap dikumpulkan, dibakar, dan diperjualbelikan melalui jaringan tertentu yang diduga melibatkan Saiful sebagai salah satu pelaku utama.

BACA JUGA :  Sarbumusi Kota Batu Peringati Harlah ke-71, Perkuat Silaturahmi dan Perjuangan Buruh

“Kalau memang aparat mau serius, tangkap saja Saiful. Warga sudah lama tahu aktivitas itu. Jangan cuma dengar laporan, tapi turun langsung ke lapangan,” tegas seorang warga Pasar Rantau Panjang kepada media ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga menilai, keberadaan penampung dan pembakar emas ilegal merupakan akar persoalan yang menyebabkan praktik PETI terus hidup. Menurut mereka, para penambang tidak akan berani dan terus beroperasi jika tidak ada pihak yang siap membeli dan menampung hasil tambang tersebut.

“Yang bikin PETI hidup itu penadahnya. Kalau penampung seperti Saiful ini ditangkap, otomatis PETI berhenti. Tapi anehnya, sampai sekarang masih aman-aman saja,” ujar warga lainnya dengan nada kesal.

BACA JUGA :  Rentetan Keributan Libatkan SAD, Publik Pertanyakan Ketegasan Aparat Penegak Hukum

Kemarahan warga kian memuncak lantaran hingga kini belum terlihat langkah tegas dari aparat penegak hukum. Padahal, menurut warga, dugaan aktivitas tersebut berlangsung di kawasan terbuka dan mudah dijangkau, bukan di lokasi terpencil yang sulit diawasi.
“Ini bukan di hutan, ini di pasar. Kalau aparat benar-benar mau, sehari saja turun, pasti kelihatan. Jangan sampai masyarakat menilai hukum ini hanya formalitas,” sindir seorang tokoh masyarakat setempat.

Warga secara terbuka meminta Polres setempat hingga Polda Jambi untuk segera turun tangan, melakukan penyelidikan menyeluruh, dan menangkap pihak-pihak yang diduga terlibat, termasuk Saiful, apabila terbukti secara hukum. Mereka menegaskan, pembiaran terhadap penadah emas ilegal sama saja dengan membiarkan kerusakan lingkungan dan pelanggaran hukum terus terjadi.

BACA JUGA :  Uskup Timika Bernadus Pemberkatan Goa Maria di Paroki Idakebo

Selain merusak lingkungan, aktivitas pembakaran emas ilegal di tengah permukiman juga dinilai membahayakan keselamatan warga sekitar. Asap, limbah, dan potensi penggunaan bahan berbahaya menjadi ancaman nyata yang selama ini seolah diabaikan.

Kini masyarakat menunggu langkah nyata aparat penegak hukum. Warga berharap penindakan tidak lagi sebatas wacana atau penertiban simbolis, melainkan tindakan tegas dan transparan. Penangkapan terhadap pelaku penampungan dan pembakaran emas ilegal dinilai sebagai ujian nyata komitmen aparat dalam memberantas PETI dan menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”
Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026
Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung
Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional
Dishub Pangkalpinang Sosialisasi Smart Parking di SMADA, Dorong Pelajar Jadi Pelopor Digitalisasi
Aula Bappeda Merangin Dipakai Pengukuhan PKB, Publik Pertanyakan Penggunaan Fasilitas Pemerintah
Sorotan Tajam! Juhendri Disorot Usai Hadiri Pengukuhan PKB Berseragam PNS
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 02:14 WIB

Bapelkum Bitung Edukasi Pelajar SMAN 2 Bitung melalui Program “Bapelkum Bitung Mengajar”

Kamis, 22 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 - 02:57 WIB

Dukung UMKM Naik Kelas, Sekjen DPP APPSI Kunjungi Zona BakuBae Kota Bitung

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Andre Hariyanto Lulus UKW Dewan Pers, Perkuat Kompetensi sebagai Wartawan Profesional

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp