Proyek Jalan Setapak Beton di Tungkal 1 Sudah Mengalami Keretakan di Beberapa Titik

- Publisher

Minggu, 30 November 2025 - 15:37 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Tungkal ilir – Sebuah proyek jalan setapak beton dengan panjang sekitar 1 kilometer di RT 16, Parit 9, Desa Tungkal 1, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, ditemukan mengalami keretakan di beberapa titik. Proyek yang dibangun menggunakan anggaran APBD tahun 2025 ini, menuai perhatian dan kekhawatiran warga setempat.

Pasal nya proyek jalan setapak ini seharusnya menjadi fasilitas yang memudahkan akses warga dalam beraktivitas dan meningkatkan perekonomian di wilayah tersebut. Namun, kondisi keretakan yang muncul di sejumlah bagian jalan menimbulkan kekhawatiran akan daya tahan dan kualitas pekerjaan.

“Saya khawatir, jalan ini bisa semakin rusak jika tidak segera diperbaiki. Apalagi, ini baru beberapa bulan selesai dibangun,” ujar salah seorang warga setempat, Sabtu (30/11/2025).

BACA JUGA :  Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026

Warga berharap, pihak terkait segera melakukan pengecekan dan perbaikan agar proyek tersebut dapat berfungsi optimal dan tahan lama. Mereka juga meminta agar pengawasan terhadap kualitas pekerjaan proyek infrastruktur di wilayah tersebut lebih diperketat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun dinas terkait mengenai penyebab keretakan dan langkah perbaikan yang akan dilakukan.

BACA JUGA :  Warga Pamait Hilang, Ditemukan Tewas di Dasar Danau Malawen, diduga Perahu Karam

Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa keretakan pada jalan setapak beton tersebut cukup signifikan. Terlihat jelas adanya retakan memanjang yang melintasi permukaan jalan, dengan lebar yang bervariasi. Beberapa bagian retakan bahkan terlihat sudah ditambal, namun tambalan tersebut juga tampak kurang kuat dan berpotensi retak kembali. Kondisi ini semakin memperburuk kualitas jalan dan menimbulkan kekhawatiran akan keamanan pengguna jalan.(tim)

Penulis : Hengky Deviza

Editor : Andre hariyanto

Sumber Berita: Redaksi Suara utama

Berita Terkait

Lapas Bangko Gelar Salat Istisqa, Wujud Ikhtiar dan Doa Memohon Turunnya Hujan
Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026
Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan
Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81
Lapas Bangko Perkuat Layanan Kesehatan, Pastikan Hak Dasar Warga Binaan Terpenuhi
Dugaan Illegal Logging di Pulau Bayur Bergulir: Ada Upaya Hentikan Pemberitaan, LSM Siapkan Laporan
Warga Resah, Aktivitas PETI Dompeng di Tanjung Lamin Disebut Makin Mendekati Permukiman
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:25 WIB

Lapas Bangko Gelar Salat Istisqa, Wujud Ikhtiar dan Doa Memohon Turunnya Hujan

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Lapas Bangko Perkuat Layanan Kesehatan, Pastikan Hak Dasar Warga Binaan Terpenuhi

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/