Kader KAMMI, Muhammad Rifadli Irawan: Mendesak Penegakan Hukum Responsif, Kesejahteraan Penegak Hukum, dan Putusan Hukum yang Adil

- Publisher

Minggu, 30 November 2025 - 13:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Jakarta, 30 November 2025 – Dalam forum diskusi yang digagas oleh perangkat Marhalah Dauroh 3 (DM3), Muhammad Rifadli Irawan dari Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) menyerukan agar penegakan hukum di Indonesia dijalankan dengan responsif, memperhatikan kesejahteraan aparat penegak hukum, dan menghasilkan putusan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sebagai bagian dari generasi aktivis yang peduli terhadap keadilan dan integritas negara, Rifadli menekankan tiga poin penting:

1. Penegakan hukum yang responsif. Hukum harus dijalankan cepat, transparan, dan objektif tanpa pandang bulu untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
2. Kesejahteraan penegak hukum. Agar penegak hukum dapat bekerja optimal dan bebas dari korupsi, penting bagi negara menjamin kesejahteraan dan perlindungan bagi aparat sebagai bentuk penghormatan terhadap amanah mereka.
3. Putusan hukum yang adil dan tegas. Hasil keputusan pengadilan harus mencerminkan keadilan substantif dan tidak hanya prosedural demi memastikan hak-hak korban, masyarakat, dan pemenuhan rasa keadilan secara menyeluruh.

BACA JUGA :  Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan

Menurut Rifadli, tanpa ketiganya responsivitas, kesejahteraan, dan keadilan sistem hukum bisa kehilangan legitimasi. “Hukum bukan sekadar alat represif, tapi harus menjadi instrumen keadilan dan perlindungan bagi seluruh warga,” tegasnya.

BACA JUGA :  SALUT! KADES MUZAKIR TURUN LANGSUNG PADAMKAN KARHUTLA DI DESA OLAK BATANGHARI

Melalui pernyataan ini, Rifadli berharap agar seluruh komponen negara legislatif, eksekutif, yudikatif, serta masyarakat sipil bersama-sama memperbaiki sistem hukum dan komitmen terhadap keadilan. Ia menyerukan agar generasi muda dan kader aktivis turut mengawal dan mendorong reformasi hukum secara nyata.

Berita Terkait

BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 
Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan
Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media
PP Barokatul Hasan Desa Tegalwatu Peringati HSN 2026, Payung Hias Mempunyai Filosofi dan Makna Yang Mendalam 
Irigasi Diduga Mengalir di Area Pabrik PT Sasa Inti, Dugaan Juga Tertuju Pada Pemasangan dan Pengoperasian Turbin Gas Bumi
Muktamar XI Al-Khairiyah di Cilegon Berjalan Lancar, Ini Harapan Al-Khairiyah Tanggamus
Fasilitator TEKAD Dogiyai Dukung Festival Kopi Papua Tengah 2026
RSUD Waluyo Jati Gandeng Universitas Airlangga, Perkuat Layanan Kesehatan Unggulan dan Pendidikan Kedokteran
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:33 WIB

BBM Jenis Pertalite Hilang di Pasaran Pengecer, Pedagang Keliling Sebut Urat Nadi Masyarakat Pegunungan Hilang 

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Kebakaran Gunung Arjuno – Welirang, Founder Persatuan Kelana Alam Indonesia Ajak Masyarakat Berdoa dan Turun Hujan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:08 WIB

Oknum Kepala SDN Brani Wetan 1 Terkesan Arogansi, Anti Kritik dan Intimidatif Saat di Konfirmasi Media

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

PP Barokatul Hasan Desa Tegalwatu Peringati HSN 2026, Payung Hias Mempunyai Filosofi dan Makna Yang Mendalam 

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Muktamar XI Al-Khairiyah di Cilegon Berjalan Lancar, Ini Harapan Al-Khairiyah Tanggamus

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp