Prabowo : Kesejahteraan Wartawan Harus Jadi Perhatian Serius

- Publisher

Selasa, 30 September 2025 - 11:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta,–
Dalam pidatonya yang menekankan komitmen pemerintahan terhadap pemberantasan korupsi dan penegakan integritas, Presiden Prabowo Subianto menyelipkan sindiran tajam kepada pemilik media terkait kondisi kesejahteraan wartawan.

Prabowo menyoroti adanya ketimpangan yang sering terjadi di industri pers, di mana wartawan di lapangan bekerja keras dengan gaji relatif rendah, sementara keuntungan besar dari bisnis media lebih banyak dinikmati oleh para pemilik atau “bos media”.

“Kalau bicara soal keadilan, jangan lupa juga pada saudara-saudara wartawan kita. Mereka bekerja keras, tapi gajinya masih jauh dari layak. Sementara yang di atas menikmati hasil lebih besar,” ujar Prabowo dalam acara Musyawarah Nasional VI PKS, Senin (29/9).

 

Sindiran ini muncul dalam konteks pidato antikorupsi, ketika Presiden menegaskan bahwa pemerintahan bersih dan adil tidak hanya berbicara soal pejabat dan birokrasi, melainkan juga menyentuh aspek kesejahteraan pekerja di semua sektor, termasuk insan pers.

BACA JUGA :  Polres Gowa Laksanakan Simulasi Sispam Mako untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Kesejahteraan Wartawan Masih Jadi PR Besar

Fakta di lapangan menunjukkan banyak wartawan, terutama di media lokal dan kecil, yang menerima gaji jauh di bawah standar layak. Bahkan tidak jarang mereka menghadapi keterlambatan honor, beban kerja tinggi, dan minim perlindungan jaminan sosial.

Sindiran Prabowo ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi para pemilik media agar lebih memperhatikan hak-hak pekerja jurnalistik yang berada di garda depan penyampaian informasi publik.

BACA JUGA :  Alat Berat Diduga untuk PETI Melintas Dekat Polsek Muara Siau, Warga Pertanyakan Penegakan Hukum

Dorongan untuk Reformasi Industri Media

Pernyataan Presiden diharapkan tidak hanya berhenti sebagai kritik retoris, tetapi juga diikuti dengan langkah nyata pemerintah bersama Dewan Pers, organisasi wartawan, dan asosiasi perusahaan media untuk membangun sistem yang lebih adil bagi kesejahteraan jurnalis.

Sebagai pilar demokrasi, media yang sehat tidak hanya bergantung pada independensi editorial, tetapi juga pada kesejahteraan wartawannya. Tanpa itu, kebebasan pers dan kualitas informasi bagi publik bisa terancam.

Penulis : Ziqro fernando

Editor : Ziqro fernando

Berita Terkait

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”
Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan
Self Healing Talk & Workshop Bouquet untuk Muslimah
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026
Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan
Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih
PREDIKSI JITU dan AKURAT: Persib Menuju Singgasana Keabadian Hat-trick Champion, Rekor Tak Terkalahkan di Kandang, dan Dipastikan Terima Bintang Kelima Besok Sore!
Polres Gowa Laksanakan Simulasi Sispam Mako untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 02:13 WIB

Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:13 WIB

Dinamika Persaingan Media di Makassar dan Gowa Jadi Sorotan, Profesionalisme Pers Dipertanyakan

Jumat, 22 Mei 2026 - 22:12 WIB

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Berau. Terbitkan Surat Edaran Pelaku Usaha dan Industri Wajib Kelola Sampah Mandiri Mulai 16 Maret 2026

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:07 WIB

Tebar 45 Ekor Sapi Kurban, Ridwan Wittiri: Idul Adha Momentum Perkuat Solidaritas dan Kemanusiaan

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:04 WIB

Ratusan Massa Akan Kepung Balaikota dan PDAM Makassar, GEMPAK-HAM Soroti Krisis Air Bersih

Berita Terbaru

Moslem Woman Silhouette in Old Vintage Brick Wall Background

Artikel

Muslimah: Let’s Say “No” to Hopelessness 

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:12 WIB