SDN 54 Lubuk Birah Membusuk Tanpa Rehab, Kepala Sekolah Jarang Masuk Jadi Sorotan

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Kinerja Kepala SD Negeri Nomor 54 Lubuk Birah, Kecamatan Muara Siau, Kabupaten Merangin, Jambi, menuai sorotan tajam. Pasalnya, berdasarkan hasil investigasi di lapangan, sekolah tersebut tampak kumuh dan mengalami berbagai kerusakan parah akibat diduga tidak diterapkannya program rehab ringan sekolah yang seharusnya dialokasikan dari Dana BOS.

Pantauan media ini, kondisi sekolah sangat memprihatinkan. Plafon jebol di beberapa ruangan, kaca jendela pecah, dinding retak bahkan rusak berat, hingga fasilitas belajar-mengajar tampak tidak layak. Padahal, dalam Juknis BOS, salah satu item penting yang bisa digunakan adalah untuk perbaikan ringan sarana prasarana sekolah.

Namun ironisnya, di SDN 54 Lubuk Birah hal itu diduga tidak dijalankan. Sejumlah warga setempat bahkan menuding kepala sekolah, Arfan, telah memanipulasi penggunaan Dana BOS untuk kepentingan lain yang tidak semestinya.

“Seharusnya dana BOS itu jelas bisa dipakai untuk rehab ringan. Tapi faktanya sekolah rusak di mana-mana, kumuh, plafon jebol. Kepala sekolahnya pun jarang masuk, kadang sebulan sekali pun tak tentu,” ungkap salah satu warga kepada media ini dengan nada kesal.

BACA JUGA :  DIKPORA Dogiyai Gelar Sosialisasi ADEM dan ADIK

Kondisi tersebut membuat masyarakat kecewa dan menilai Kepala Sekolah SDN 54 Lubuk Birah tidak becus dalam mengelola sekolah. Alih-alih membawa perubahan dan kemajuan, justru sekolah terlihat makin terbengkalai.

Warga pun mendesak Dinas Pendidikan Kabupaten Merangin untuk segera turun tangan mengevaluasi kinerja Kepala Sekolah Arfan. Menurut mereka, sudah sepatutnya jabatan tersebut diberikan kepada orang yang lebih peduli pada pendidikan dan kemajuan sekolah, bukan sekadar menduduki posisi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak sekolah maupun Kepala Sekolah Arfan belum memberikan keterangan resmi. Media ini masih membuka ruang konfirmasi dan hak jawab kepada yang bersangkutan.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Ruang GTK, BCKS, dan Tantangan Kepemimpinan Sekolah
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung
PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan
Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:35

Ruang GTK, BCKS, dan Tantangan Kepemimpinan Sekolah

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:56

Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung

Senin, 26 Januari 2026 - 15:19

PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Berita Terbaru