Ikatan Keluarga Besar Negekeo dan Flobamora di Timika, Papua Tengah, Gelar Penggalangan Dana untuk Korban Banjir Mauponggo

- Publisher

Sabtu, 13 September 2025 - 21:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana penggalangan dana Ikatan Keluarga Besar Negekeo dan Flobamora di Timika untuk korban banjir Mauponggo
Ikatan Keluarga Besar Negekeo dan Flobamora Timika saat menggelar aksi solidaritas untuk membantu korban banjir Mauponggo.

SUARA UTAMA,Timika, Papua Tengah  Sabtu, 13 September 2025 Ikatan Keluarga Besar Negekeo bersama Ikatan Keluarga Besar Flobamora  di Timika, Papua Tengah, menggelar aksi penggalangan dana bagi korban banjir yang melanda Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.

 

Kegiatan ini merupakan inisiatif oleh ikatan keluarga besar Nagekeo dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat NTT yang ada di Timika. Ketua ikatan keluarga besar Nagekeo Timika, Maricus Eo, menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada para korban banjir.

Kami menyampaikan turut berbelasungkawa untuk para korban  bencana banjir di Mauponggo. Penggalangan ini adalah bentuk dukungan kemanusiaan yang wajib kita bantu. Kami berharap para korban tetap kuat dan tabah menghadapi musibah ini,” ujarnya kepada Suara Utama.

BACA JUGA :  Bau Akram Dai Hadiri Puncak Adat Limboro Rambu-Rambu
Ketua ikatan keluarga besar Nagekeo
Maricus Eo Ketua ikatan keluarga besar Nagekeo

Hingga hari kedua, aksi solidaritas tersebut telah menghimpun dana sekitar Rp40 juta. Panitia menargetkan kegiatan penggalangan dana berlangsung selama tujuh hari agar bantuan yang terkumpul lebih maksimal.

Selain itu, panitia juga berencana mengajukan proposal bantuan kepada Dinas Sosial dan Bupati Timika Papua Tengah. Seluruh bantuan yang berhasil dikumpulkan nantinya akan diantarkan langsung ke lokasi bencana oleh perwakilanKeluarga besar Nagekeo.

BACA JUGA :  100 Hari Kepemimpinan H. M. Sahlan di Kemenag Majene, Perkuat Kolaborasi dan Hadirkan Program Berdampak

Maricus menegaskan, bantuan tidak hanya berupa uang tunai, tetapi juga diupayakan dalam bentuk kebutuhan pokok seperti beras, pakaian layak pakai, dan obat-obatan.

Aksi kemanusiaan ini menjadi bukti nyata solidaritas masyarakat NTT di perantauan yang terus menjaga ikatan persaudaraan meski jauh dari kampung halaman.

Penulis : Severinus Je Raga

Sumber Berita: Suara Utama

Berita Terkait

DPRD Majene Bahas LPJ APBD 2025, Empat Ranperda Strategis Mulai Digodok
Pererat Kebersamaan, Lapas Kelas IIB Bangko Gelar Family Gathering Penuh Keakraban di Muara Karing
Undangan Sudah Beredar, Musdalub APKASINDO Merangin Terancam Batal Digelar
Gudang BBM Solar di Rumah Jayak Diduga Pasok Aktivitas PETI di Tanjung Benuang
Sengketa Tanah di Kelurahan Mampun Memanas, Ahli Waris Amer Husin Siap Gugat Merry dan Tomy
Gunakan Excavator, Aktivitas PETI Diduga Milik Kunep di Desa Pulau Baru Jadi Sorotan Warga
PC IMM Majene Kecam Penangkapan Dua Aktivis Penolak TPA Salurano, Desak Evaluasi Kapolres Mamasa
Menjadi Manusia yang Bermanfaat dan Berjiwa Penolong
Berita ini 200 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 20:07 WIB

DPRD Majene Bahas LPJ APBD 2025, Empat Ranperda Strategis Mulai Digodok

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:08 WIB

Undangan Sudah Beredar, Musdalub APKASINDO Merangin Terancam Batal Digelar

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:12 WIB

Gudang BBM Solar di Rumah Jayak Diduga Pasok Aktivitas PETI di Tanjung Benuang

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:29 WIB

Sengketa Tanah di Kelurahan Mampun Memanas, Ahli Waris Amer Husin Siap Gugat Merry dan Tomy

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:48 WIB

Gunakan Excavator, Aktivitas PETI Diduga Milik Kunep di Desa Pulau Baru Jadi Sorotan Warga

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand