Tragedi Demo: Rantis Brimob Tabrak Pengemudi Ojek Online, Kapolri Meminta Investigasi

- Publisher

Jumat, 29 Agustus 2025 - 11:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi insiden tragis yang melibatkan kendaraan lapis baja Brimob saat aksi protes. Kendaraan tersebut menabrak seorang pengemudi ojek online di tengah kerumunan massa. Gambar ini menggambarkan momen tegang dengan para pengunjuk rasa mengangkat tangan, menuntut keadilan. Peristiwa yang terjadi pada 28 Agustus 2025 ini memicu kecaman publik terkait penggunaan kekerasan selama demonstrasi.

Ilustrasi insiden tragis yang melibatkan kendaraan lapis baja Brimob saat aksi protes. Kendaraan tersebut menabrak seorang pengemudi ojek online di tengah kerumunan massa. Gambar ini menggambarkan momen tegang dengan para pengunjuk rasa mengangkat tangan, menuntut keadilan. Peristiwa yang terjadi pada 28 Agustus 2025 ini memicu kecaman publik terkait penggunaan kekerasan selama demonstrasi.

Jakarta, 29 Agustus 2025 – Satu unit mobil rantis milik satuan Brimob menabrak seorang pengemudi ojek online (ojol) di tengah kerumunan massa demonstrasi yang berlangsung di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (28/8/2025). Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 19.27 WIB, saat mobil rantis bergerak menuju arah massa yang sedang melakukan aksi demonstrasi di Jalan Penjernihan I.

Video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan kejadian tersebut dengan jelas, di mana mobil rantis yang melaju kencang berusaha menerobos kerumunan massa hingga menabrak dan melindas pengemudi ojol yang berada di jalur tersebut. Seorang saksi mata, Rian, yang melihat langsung kejadian tersebut mengatakan, “Lurus, ditubruk langsung, dia enggak lihat-lihat. Langsung dilindas, ditabrak aja.”

Setelah kejadian itu, massa langsung berkerumun dan menggotong tubuh korban yang sudah terkapar tak berdaya. Saksi juga menambahkan bahwa situasi menjadi sangat kacau, dan beberapa orang segera berusaha menolong korban yang tak lama kemudian dievakuasi.

Kapolri Angkat Bicara dan Memerintahkan Propam untuk Menindaklanjuti Insiden

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan rasa prihatin dan kesedihannya atas peristiwa tersebut. Dalam konfirmasinya kepada wartawan, Jenderal Sigit menyatakan, “Saya sangat menyesali peristiwa yang terjadi ini. Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban. Saat ini, kami sedang mencari keberadaan korban dan saya perintahkan Propam untuk turun tangan menindaklanjuti insiden ini.”

Pihak kepolisian telah membuka penyelidikan terkait insiden yang merenggut nyawa seorang pengemudi ojol tersebut dan memastikan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Dukacita dari Praktisi Hukum dan Perpajakan, Yulianto Kiswocahyono

BACA JUGA :  Antisipasi Tawuran, Polres Gowa Perkuat Patroli Malam di Titik Rawan

Praktisi hukum dan perpajakan, Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP, turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas peristiwa tragis ini. “Saya sangat berduka cita atas insiden yang menimpa Affan Kurniawan, pengemudi ojek online yang telah kehilangan nyawanya di tengah kerumunan aksi unjuk rasa. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” kata Yulianto.

Yulianto juga menekankan pentingnya agar kekerasan yang melibatkan aparat tidak terjadi lagi di masa mendatang. “Insiden ini menjadi pelajaran bagi kita semua bahwa tindakan kekerasan oleh aparat tidak dapat dibenarkan, apapun alasan atau latar belakangnya. Saya berharap kejadian ini diusut tuntas secara transparan dan semua pihak yang bertanggung jawab dapat dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar Yulianto.

BACA JUGA :  Rumah Kaprawi Disorot Warga, Diduga Jadi Lokasi Penampungan dan Pembakaran Emas Hasil PETI

Harapan untuk Penanganan Insiden secara Transparan

Yulianto juga berharap agar pihak berwenang memberikan perhatian serius terhadap kasus ini dan melakukan investigasi secara objektif dan terbuka. “Masyarakat berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, dan keadilan harus ditegakkan tanpa pandang bulu. Semoga insiden ini menjadi titik balik untuk meningkatkan disiplin dan kontrol terhadap tindakan aparat dalam menghadapi demonstrasi dan situasi darurat,” tambah Yulianto.

Kesimpulan dan Harapan untuk Perbaikan

Peristiwa tragis ini menjadi sebuah cermin bagi pemerintah dan aparat keamanan untuk selalu bertindak dengan penuh kehati-hatian, mengedepankan prinsip kemanusiaan, dan menjaga kedamaian di tengah-tengah aksi protes. Semua pihak berharap agar kasus ini diselesaikan dengan adil dan tidak ada lagi korban jatuh akibat tindakan kekerasan yang tidak perlu.

 

 

Penulis : Odie Priambodo

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Pemerintah Desa Bontolempangan Dorong Solusi Komprehensif Atasi Dampak Tambang
Aktivitas Tambang Diduga Tak Berizin di Karst Bontolempangan Terus Berjalan
Kepolisian Resor (Polres) Berau bersama tim gabungan lintas instansi, Sidak terkait dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.
Berita ini 217 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:21 WIB

Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:45 WIB

Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:11 WIB

Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Berita Terbaru