Diduga Takut Kena Razia, Alat Berat yang Dipakai Suwono Kabur dari Lokasi PETI Desa Rasau

- Publisher

Senin, 28 Juli 2025 - 17:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin — Diduga takut digulung aparat penegak hukum, satu unit alat berat jenis excavator yang digunakan untuk aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Rasau, Kecamatan Renah Pamenang, Kabupaten Merangin, Jambi, dilaporkan telah meninggalkan lokasi tambang pada Senin pagi (28/7/25).

Informasi tersebut disampaikan oleh seorang warga setempat berinisial BD. Ia mengatakan bahwa setelah aktivitas tambang ilegal itu viral di media sosial beberapa waktu lalu, suasana di lokasi menjadi lebih sepi dan pekerjaan tambang terlihat tidak lagi berjalan normal.

BACA JUGA :  Cendekia Academy Ajak Generasi Muda Mengenal Dunia Maritim di KRI Dewaruci

“Pekerjaannya mulai nggak fokus lagi setelah viral. Dan pagi ini alat beratnya sudah diangkut keluar pakai trado,” ujar BD.

Alat berat tersebut disebut-sebut milik seseorang warga Desa Bukit Bungkul Muji dan di rental oleh Suwono yang selama ini diketahui menjalankan aktivitas PETI di kawasan tersebut. Sebelumnya, warga juga telah melaporkan kegiatan tambang ilegal ini ke Polda Jambi. Namun hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian terkait tindak lanjut laporan tersebut.

BACA JUGA :  Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Keberadaan PETI di Kabupaten Merangin, khususnya di Desa Rasau, telah lama menjadi sorotan akibat dampak lingkungan yang ditimbulkan serta risiko konflik sosial yang mengintai.

Warga berharap agar aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap praktik tambang ilegal yang merusak lingkungan dan melanggar hukum tersebut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026
Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan
Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81
Lapas Bangko Perkuat Layanan Kesehatan, Pastikan Hak Dasar Warga Binaan Terpenuhi
Dugaan Illegal Logging di Pulau Bayur Bergulir: Ada Upaya Hentikan Pemberitaan, LSM Siapkan Laporan
Warga Resah, Aktivitas PETI Dompeng di Tanjung Lamin Disebut Makin Mendekati Permukiman
Pisah Sambut Kalapas Bangko, Heri Tinggalkan Kesan, Syaikoni Bawa Harapan Baru
Berita ini 153 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:06 WIB

Lapas Bangko Perkuat Layanan Kesehatan, Pastikan Hak Dasar Warga Binaan Terpenuhi

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/