Menemukan Harmoni : Keistimewaan Masjid Konsulat Pemuda Surabaya

- Publisher

Jumat, 29 November 2024 - 18:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mohammad AS kiri dengan Damar salah satu marbot dari Jakarta
Mohammad AS kiri dengan Damar salah satu marbot asal Jakarta

SUARA UTAMA, Surabaya – Berlokasi di Jalan Kalikepiting No. 111, Masjid Konsulat Pemuda Surabaya dikenal tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan yang penuh makna. Dengan visi menjadi pusat solusi bagi seluruh makhluk ciptaan Allah, masjid ini menciptakan suasana yang ramah dan inklusif bagi jamaahnya.

Aktivitas selepas salat Ashar menjadi pemandangan rutin yang menarik. Setelah berjamaah, kemudian melanjutkan tadarus Al-Qur’an, membaca dzikir petang, hingga mempersiapkan Warung Makan Gratis. Khusus hari Kamis, warung makan ini dibuka selepas salat Magrib sebagai bagian dari edukasi tentang keutamaan puasa sunnah Senin dan Kamis.

BACA JUGA :  DJKI Dorong Komersialisasi Paten Lewat Indonesia Patent Awards 2026

Pak Edy, seorang marbot relawan yang telah dua bulan mengabdi, menjadi salah satu penggerak kehangatan masjid ini. Setelah pensiun dari showroom Sun Motor Ngagel, ia memilih mengabdikan dirinya di masjid ini. Dengan kepribadian yang hangat, Pak Edy kerap menyapa jamaah dengan logat Betawinya yang khas, menambah keakraban di antara para pengunjung.

Dalam salah satu kunjungan, Ustadz Arul, pengelola masjid, bahkan menyambut saya lebih dulu di teras masjid. Sikapnya yang ramah mencerminkan visi masjid yang ingin menjadi tempat berlindung dan sumber solusi bagi masyarakat. Percakapan singkat kami diiringi suguhan kue kering dan air mineral dari salah satu marbot, menambah kesan mendalam akan keramahan mereka.

Kegiatan unik lainnya termasuk warung makan gratis yang diselenggarakan tiap hari selepas Dhuhur berjamaah selain Senin-Kamis di teras dan halaman masjid duduk di kursi-kursi plastik yang di tata rapi maupun lesehan sehingga suasana bisa santai, di mana jamaah saling berbagi cerita. Masjid ini tidak hanya menjadi pusat spiritual tetapi juga komunitas yang memberdayakan, menciptakan hubungan yang erat antara jamaah dan pengurus.

BACA JUGA :  Bom Waktu Sampah di Jantung Kota Buntok

Masjid Konsulat Pemuda Surabaya membuktikan bahwa rumah ibadah bisa menjadi lebih dari sekadar tempat salat. Keistimewaannya terletak pada pelayanan masyarakat, dedikasi para pengurus, serta atmosfer kehangatan yang memikat siapa pun yang berkunjung.

Penulis : Mohammad Abu SaRach

Editor : Redaksi Suara Utama

Sumber Berita: Ustadz Arul

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Jemput Aspirasi Masyarakat, Efrinaldi Politisi Nasdem Laksanakan Reses di Desa Naumbai
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Berita ini 259 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand