Polres Wonosobo Tindak Cepat Kasus Asusila MTsN 1, AKPERSI Siap Kawal

- Publisher

Selasa, 19 November 2024 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Logo Asosiasi Keluarga Pers Indonesia atau AKPERSI (Bang Rino & Mas Andre (SUARA UTAMA)

FOTO : Logo Asosiasi Keluarga Pers Indonesia atau AKPERSI (Bang Rino & Mas Andre (SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Wonosobo – Polres Wonosobo mendapat apresiasi atas respon cepatnya dalam menangani kasus dugaan tindak asusila yang melibatkan dua siswa di lingkungan MTsN 1 Wonosobo, Jawa Tengah. Kasus ini, yang dilaporkan sejak Oktober 2024 bulan lalu, mendapat perhatian serius dari aparat dan berbagai pihak terkait.

Korban, berinisial R, diduga mengalami tindakan asusila oleh pelaku RZ, yang juga merupakan siswa di lembaga pendidikan yang sama. Upaya mediasi awal yang difasilitasi oleh lembaga UPIPA menemui kegagalan, sehingga keluarga korban membawa kasus ini ke jalur hukum dengan pendampingan dari Organisasi Pers Asosiasi Keluarga Pers Indonesia (AKPERSI) DPD D.I. Yogyakarta.

BACA JUGA :  Anak Kandung Nekat Curi Emas Orang Tua Senilai Rp75 Juta, Residivis Kembali Diamankan Resmob Polsek Manggala

Setelah upaya mediasi kedua pada 18 November 2024 juga berujung tanpa kesepakatan, keluarga korban dan pelaku sepakat menyerahkan penyelesaian kasus ini kepada pihak kepolisian. Kasatreskrim Polres Wonosobo, AKP Arif Kristiawan melalui Kanit Reskrim Aipda Irawan, menyatakan bahwa pihaknya segera menggelar perkara.

“Jika ditemukan unsur pidana, akan dilakukan langkah hukum sesuai prosedur,” ujar Aipda Irawan.

Keluarga korban menyambut baik langkah tegas ini. “Kami berharap keadilan segera ditegakkan untuk anak kami dan tidak ada korban lain di masa depan,” kata keluarga korban.

Di sisi lain, rilis yang diterima redaksi Suara Utama, Selesa (19/11/2024), Ketua AKPERSI, Rino Triyono, menyatakan dukungannya terhadap Polres Wonosobo. Ia juga mengingatkan agar pihak kepolisian tetap teguh dalam mengusut kasus ini meskipun ada dugaan intervensi dari pihak tertentu. “Kami akan terus mengawal kasus ini hingga keadilan ditegakkan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Perkuat Kompetensi Humas, Bapelkum Bitung Luluskan 40 Peserta Pelatihan Penulisan

Ditambahkan Andre Hariyanto Pemimpin Redaksi Suara Utama, Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat pentingnya perlindungan terhadap anak-anak di lingkungan pendidikan. Polres Wonosobo diharapkan mampu menyelesaikan kasus ini dengan profesional dan transparan.

Penulis : Bang Rino

Editor : Mas Andre Hariyanto

Sumber Berita: DPP AKPERSI

Berita Terkait

Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling
Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru
Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Jelang HUT Bhayangkara ke-80, Polres Maros Ziarah ke TMP Maccopa
Pemerintah Desa Bontolempangan Dorong Solusi Komprehensif Atasi Dampak Tambang
Berita ini 209 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:11 WIB

Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:41 WIB

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:43 WIB

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:21 WIB

Tim Investigasi HAM Soroti Penanganan Kasus Kembru Berdarah oleh Komnas HAM

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Berita Terbaru