Rombongan Ketua Tim Peduli Kembali ke Wakiya Tanam Tapal Batas Adat Jaga 

- Publisher

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA,DOGIYAI- sampaikan kepada seluruh Rakyat, Pemuda, Perempuan, Anak, Pelajar, Mahasiswa, Pegawai Negeri Sipil, DPR, MRPT, DPRPT, Pengusaha, Guru, Mantri, Honorer, Karyawan Perusahaan asal dari Dogiyai bahwa pada hari ini Ketua Tim peduli bersama Teman-temannya dari Timika kembali bertolak ke Wakiya.

Kami kembali ke Wakiya karena ada dua tugas utama dan paling krusil hendak kami selesaikan demi mencari Damai hal itu disampaikan kepada awak media  Suarautama.id pada 12 Oktober 2024 di Dogiyai Papua Tengah.

BACA JUGA :  WALI KELAS XII.3 SMA NEGERI 1 BITUNG SUKSES ANTARKAN 38 SISWA LULUS 100%

Kami kembali ke Wakiya karena amana dari Rakyat Mapia, dan demi untuk anak cucu generasi emas dari Mapia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hutan Papua Bukan Milik Negara Tapi Masyarakat Adat

Apapun konsekuensi dan resiko itulah tugas dan tanggung jawab Muliah yang harus diselesaikan tanpa mempertimbangkan keuntungan dan kerugian, Ungkapnya

Karena kami tahu bahwa bila saat ini kami diam dan membisu berarti dari kita menitif sebuah mala petaka dan penderitaan bagi anak cucu kita.ujarnya

BACA JUGA :  Wakil Ketua I DPRD Berau Kembali Soroti Minimnya Transparansi CSR Perusahaan Tambang.

Oleh sebab itulah maka kepada semua pihak terutama rakyat Mapia dan Dogiyai kami minta doa dan dukungan agar apapun yang kami rencanakan ini bisa terlaksana dengan baik.

Lanjut Ketua Tim peduli Alam dan Manusia Kapiraya Musa Boma menyatakan bahwa segala sesuatu perlu ada kerja sama dan dukungan positif sangat penting.

BACA JUGA :  Website Disdik Jabar Malfungsi Massal, Ribuan Wali Murid Terjebak 'Prank' Pengumuman

Karena hadirnya perusahaan Ilegal PT Zommalion Heavin industri di Wakiya ini jelas dia tidak memiliki ijin resmi dari pemerintah baik dari tingkat Kabupaten, Provinsi hingga pada pusat

Maka saya sebagai ketua Tim peduli Alam dan Manusia Kapiraya Musa Boma meminta kepada Kapolri dan Polda Papua Tengah segera tangkap kepala desa Wakiya, kepala suku Kamoro di Wakiya bersama pimpinan Perusahaan PT Zommalion Heavin industri itu, tuturnya.

Berita Terkait

Produk Khas Indonesia Naik Kelas, Menkum Resmikan Etalase IG di Tokopedia dan TikTok Shop
Sambut Muharram 1448 H, YBM PLN UP3 Mamuju Khitan 26 Anak di Banua Adolang
Warga Desa Gading Kulon Mendesak ATR/BPN, Segera Mengambil Tindakan dan Keputusan Agar Kebenaran Terungkap 
Komnas PA Kota Batu Berikan Edukasi Perlindungan Anak pada Pertemuan Forum Anak Desa Tlekung
Jaga Keberlanjutan Bisnis, Advokat Roszi Krissandi Tekankan Pentingnya Audit Hukum Berkala bagi Perusahaan
RSUD Jaraga Sasameh Verifikasi Data Rujukan Ditengah Transisi RME
HUT Bhayangkara Ke-80 Polres Barsel Tegaskan Komitmen Pelayanan
Ahmad Fahmi Suarakan Aspirasi Petani Sawit, Menteri Pertanian Langsung Respons Keluhan PKS Nakal

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:53 WIB

Produk Khas Indonesia Naik Kelas, Menkum Resmikan Etalase IG di Tokopedia dan TikTok Shop

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:36 WIB

Sambut Muharram 1448 H, YBM PLN UP3 Mamuju Khitan 26 Anak di Banua Adolang

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:17 WIB

Warga Desa Gading Kulon Mendesak ATR/BPN, Segera Mengambil Tindakan dan Keputusan Agar Kebenaran Terungkap 

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:38 WIB

Komnas PA Kota Batu Berikan Edukasi Perlindungan Anak pada Pertemuan Forum Anak Desa Tlekung

Kamis, 2 Juli 2026 - 05:57 WIB

Jaga Keberlanjutan Bisnis, Advokat Roszi Krissandi Tekankan Pentingnya Audit Hukum Berkala bagi Perusahaan

Berita Terbaru