Kepsek SLB Negeri Merangin Yubarizon Pecat Guru Honorer Tanpa Alasan yang Kuat

Sabtu, 4 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala SLB Negeri Merangin Yubarizon.

Foto: Kepala SLB Negeri Merangin Yubarizon.

SUARA UTAMA, MERANGIN – Pemecatan Guru honorer di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLB) Merangin adalah sebuah tindakan tak terpuji yang di lakukan oknum Kepala Sekolah Yubarizon. Spd. SD, terhadap guru olahraga di sekolah tersebut bernama Elsa pada beberapa pekan lalu.

Oknum Kepala Sekolah SLB Negeri Merangin Yubarizon. Spd. SD mengeluarkan kebijakan tentang pemecatan guru honorer tanpa alasan yang kuat.

Berdasarkan keterangan dari orang tua Elsa kepada media ini dirinya mengatakan jika anaknya di berhentikan sebagai guru Olahraga di SLB N Merangin tanpa ada surat peringatan terlebih dahulu, dengan tiba-tiba kepala sekolah langsung melakukan pemecatan tanpa alasan yang mendasar.

“Ya anak saya di berhentikan dari guru olahraga di SLBN Merangin tanpa alasan yang jelas, harusnya kalau memang anak saya mempunyai kesalahan dalam mendidik murid, ya minimal di beri pembinaan lah, atau surat peringatan terlebih dahulu, jangan seenaknya sendiri mentang-mentang berkuasa,” Demikian ucap orang tua Elsa yang juga sebagai Guru di Salah satu SMKN ternama di Kabupaten Merangin.

Menurut Ketua Ketua LSM HAM Merangin Larisman Sinaga bahwa pemberhentian seorang guru honorer tersebut dengan alasan yang di anggap tidak rasional atau tidak berdalih terkait dengan tigak adanya dedikasi yang tinggi sebagai seorang pendidik.

BACA JUGA :  Surah Albaqarah ayat 185: Makna Nuzulul Quran sebagai Pembuka Hati yang Gelap

“Mencermati Alasan Oknum Kepala Sekolah SLB Negeri Merangin Yubarizon terkait dengan persolan pemecatan guru honorer tersebut, menurut saya Pemberhentian dan atau pemecatan yang di lakukan oleh pihaknya (Kepala Sekolah) adalah Pernyataan Sepihak dan diduga tidak benar. Dengan alasan di pecat karena, oknum guru honorer tersebut tidak mempunyai Dedikasi” Tuturnya

Larisman juga mengatakan, Seharusnya sikap seorang Kepala Sekolah, jika ada sesuatu yang dianggap mengganjal atau ada masalah, jangankah terburu- buru mengambil keputusan pemecatan harus melalui tahapan-tahapan yang harus diambil,misalkan dengan teguran baik lisan maupun tulisan (tertulis), dan atau pernyataan tidak puas secara tertulis dan atau Pernyataan dll.

“Ini malah di eksekusi (di pecat) secara langsung dengan alasan yang tidak berdalih, ini kan tampak jelas bahwa Oknum Kepala Sekolah SLB Negeri Merangin Yubarizon melakukan tindakan sewenang-wenang yang menunjukkan arogansi kekuasaan”Tandasnya

Sementara itu Kepala SLB Negeri Merangin Yubarizon ketika di bincangi oleh media ini pada (29/4/24) membenarkan jika dirinya yang memecat Guru Olahraga di Sekolahnya atasnama Elsa tersebut dengan alasan yang bersangkutan tidak mempunyai Dedikasi.

“Ya benar saya yang memberhentikan, karena menurut saya dia tidak mempunyai Dedikasi, selanjutnya silahkan bapak tanyakan ke guru-guru yang ada di SLB ini,” Demikian ucap Kepsek.

Penulis : Ady Lubis

Berita Terkait

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung
PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan
Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles
Cegah Luka Psikis Akibat Bullying, Mahasiswa UMAHA Lakukan Penyuluhan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:56

Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung

Senin, 26 Januari 2026 - 15:19

PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:05

Cegah Luka Psikis Akibat Bullying, Mahasiswa UMAHA Lakukan Penyuluhan Hukum

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:36

Perpustakaan sebagai Ruang Alternatif Pembelajaran di Masa Liburan

Berita Terbaru