PKBM Bina Generasi Menghadiri Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka

- Publisher

Jumat, 9 Februari 2024 - 00:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

SUARA UTAMA – Lebak, 08 Februari 2024 PKBM Bina Generasi menghadiri acara Bimbingan Tekins dan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FKPKBM) Kabupaten Lebak.

Acara ini di laksanakan pada pada hari kamis tanggal 08 Februari 2024 yang berlokasi di SKB Kabupaten Lebak kecamatan sajira, Lebak.

Kegiatan ini dilaksanakan terkait pentingnya pengetahuan bagi para tutor dalam mempersiapkan proses kegiatan belajar mengajar. Serta persiapan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) bagi Ketua PKBM yang lembaganya akan menerapkan Kurikulum Merdeka.

Kepala PKBM Bina Generasi, Arif Rohmam Hakim, S.M mengatakan,  Implementasi kurikulum merdeka dihadiri oleh tutor kesetaraan dan ketua PKBM se-Kabupaten Lebak sekitar 100 peserta.

“Di kegiatan ini, alhamdulillah kami berkesempatan bisa bertemu Fauzi Eko Prayono yang merupakan seorang tokoh pendidikan kesetaraan sekaligus pembina FTPKN nasional,” katanya, Koordinator Fungsi Kesetaraan, Dit PMPK Fauzi Eko Pranyono, memberikan pemaparan tentang Kebijakan Implementasi Kurikulum Merdeka Pendidikan Kesetaraan, Kamis (08/02).

BACA JUGA :  Mahasiswa STAI Samarinda Jalani PKL di Twonash Law Office, Belajar Praktik Hukum Langsung dari Advokat

Di tempat yang sama, Ketua Forum Komunikasi Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (FKPKBM) Kabupaten Lebak, Habibullah menambahkan, manfaat dari kegiatan ini untuk meningkatkan kompetensi tutor dan  meningkatkan motivasi dalam menjalankan tugasnya sebagai tenaga pendidik yang profesional.

BACA JUGA :  Siswa SDN 66 Jelatang I Diduga Dikeroyok Enam Teman di Dalam Kelas, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum

“Bimtek ini juga untuk meningkatkan kemampuan tutor dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Jadi, diharapkan peserta bisa meningkatkan kemampuan pengelola PKBM dalam memahami pemenuhan Standar Kompetensi Kelulusan, mendorong PKBM untuk lebih tertib mempersiapkan administrasi Perangkat Kurikulum, dan menciptakan tertib administrasi,” ungkapnya.

 

 

Berita Terkait

Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung
Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan
Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan
Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026
Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani
Siswa SDN 66 Jelatang I Diduga Dikeroyok Enam Teman di Dalam Kelas, Orang Tua Tempuh Jalur Hukum
Perkuat Kapasitas Epidemiolog, Indonesia Ikuti Training of Trainers FETP di Bangkok Thailand
Dedikasi Membuahkan Hasil: Delegasi SMA Ar Rohmah Guncang Panggung Asean Olympiad 2026 dengan Sederet Kemenangan
Berita ini 285 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:48 WIB

Pemkab Dogiyai Serahkan 16 Calon Mahasiswa untuk Kuliah di UNPAR Bandung

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:26 WIB

Bupati Yudas Tebai Tegaskan Beasiswa Dogiyai Harus Berkelanjutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:08 WIB

Kabut Asap Pekat Selimuti Padang Pariaman, Masyarakat Diimbau Waspadai Gangguan Pernapasan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:35 WIB

Bupati Dogiyai Kukuhkan Pokja Bunda PAUD 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:58 WIB

Kepsek Ancelina: HUT ke-63 Jadi Momentum Kemajuan Pendidikan SMP YPPK Fransiskus Moanemani

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp