Human Plus Institute : Pelatihan How To Be The World Class Manager di Kab. Kuningan Jawa Barat

Human Plus Institute : Mangajarkan konsep 'management skill' secara terstruktur dan telah terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas dan kemampuan manajerial para peserta

- Publisher

Selasa, 23 Mei 2023 - 06:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA.ID,KUNINGANHuman Plus Institute mengadakan Pelatihan Ketrampilan Manajerial Batch 101 How To Be The World Class Manager (WCM) bertempat di Training Centre Human Plus Institute ( Konsultan dan Pusat Pelatihan Manajemen) Kecamatan Cilimus Kabupaten Kuningan (Toko Oleh Oleh Bu Sepuh). Kegiatan How To Be The World Class Manager (WCM) Batch 101 ini diikut 81 orang peserta yang berasal dari berbagai perusahaan dan lembaga swasta/pemerintah berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 22-24 Mei 2023.

Peserta pelatihan How To Be The World Class Manager Foto : Dok.Ilham Akbar (SUARA UTAMA.ID)

” Kegiatan HOW TO BE THE WORLD CLASS MANAGER (WCM) Batch 101 yang dipandu Adi Waluyo selaku MC Human Plus Institute berharap seluruh peserta pelatihan diharapkan dapat bersungguh sungguh mengikuti dengan PIKIRAN TERBUKA  jangan MEMBENTENGI diri, Rileks,Fokus dan Konsentrasi karena materi diberikan langsung oleh Armala.,MPS seorang praktisi dan pemilik Human Plus Institute telah mencetak manager manager berkelas dunia,Ujarnya” di kantor Training Centre Human Plus Institute Kab.Kuningan, Senin (22/05/2023)

Mas Adi Waluyo sebagai MC di acara WCM-Kuningan Foto : Dok.Ilham Akbar (SUARA UTAMA.ID)

Human Plus Institute merupakan tempat yang sempurna bagi yang gemar belajar serta ingin mengembangkan diri. Budaya kerja yang ada disini mengedepankan kebebasan dalam belajar dan memberikan dukungan penuh yang diberikan kepada kliennya. Human Plus Institute menghargai nilai nilai profesionalisme, integritas dan ketekunan dalam mencapai standar kualitas yang tinggi serta memberi kesempatan kepada anggota dan tim untuk menjadi mitra dalam bisnis.

BACA JUGA :  Lapas Bangko Gelar Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Teguhkan Komitmen Pengabdian dan Pembinaan Warga Binaan

Materi apa saja yang akan dipelajari peserta pelatihan How To Be The World Class Manager (WCM) selama 3 hari ? 

  1. Bagaimana Menjadi Manager kelas Dunia
  2. Menjadi Diri Yang Terbaik
  3. Personal Productivity

Produk pelatihan Human Plus Institute bukan hanya WCM saja tetapi banyak produk pelatihan lainnya sesuai kebutuhan kliennya. Mantan manager di beberapa perusahaan di negara jepang dan USA setelah kembali ke Indonesia pada tahun 1988 kemudian mendirikan Human Plus Institute sebagai lembaga pelatihan SDM di Indonesia. Armala.,MPS sapaan Founder Human Plus Institute adalah seorang konsultan manajemen kelas dunia terkemuka. Pada tahun 2018 meraih prestasi internasional sebagai Master Productivity Specialist (MPS) dari Association of Productivity Specialist (APS). Gelar ini adalah sertifikat internasional paling bergengsi di dunia konsultan manajemen produktivitas. Prestasi tersebut menjadikannya sebagai orang Indonesia pertama dan satu-satunya yang meraih penghargaan tersebut. Bahkan di tingkat dunia pun pemegang gelar MPS yang tercatat dalam “Wall of Fame” di kantor pusat APS di New York, USA pada tahun itu hanya terdapat 38 orang dan founder Human Plus Institute ini adalah satu diantara 38 konsultan terbaik dunia ini.

Founder Human Plus Institute yang memiliki pengalaman internasional di bidang manajemen produktivitas dan pengembangan sumber daya manusia. Bidang spesialisasinya adalah Productivity Improvement, People Development, dan Organization Development. Selain master di bidang manajemen produktivitas, ia juga ahli di bidang perubahan perilaku; sesuai dengan sertifikasi internasional yang dimilkinya; Certified Behaviour Change Specialist.

Selain memiliki pengalaman profesional lebih dari 30 tahun di berbagai bidang industri. Memulai karir sebagai penyelia hingga menduduki posisi senior manajemen. Diantaranya pernah bekerja untuk: Improved Management Profitability and Control (Singapore) Pte. Ltd, PT. Jebsen & Jessen Broadway Indonesia, PT. Izumi Indonesia, dan PT. Peace Industrial Packaging (Sinar Antjol Group).

Pengalamannya dalam mengajar sudah lebih dari 10.000 jam terbang. Ini terlihat dari kepiawaiannya dalam mengolah pengetahuan yang bersifat teoritis menjadi pengetahuan praktis dengan pendekatannya yang langsung pada pokok pembahasan, serta memadukannya dengan pengalaman yang dimilikinya, sehingga sesi-sesi yang dibawakannya menjadikan pelatihan yang penuh inspirasi dan motivasi. Human Plus Institute, sudah membantu ratusan perusahaan dalam mengembangkan organisasi, meningkatkan produktivitas, penjualan dan profitabilitasnya, melalui program pendampingan “management business assistance” yang efektif. Serta telah melatih ribuan supervisor, manajer dan direktur perusahaan di berbagai perusahaan di Asia Pasifik untuk meningkatkan keterampilan manajerial dan leadeship-nya.

BACA JUGA :  Diduga Pungut Iuran dari Bos PETI untuk Rehab Jembatan Gantung, Pemdes Mudo Jadi Sorotan Publik

Beragam latar belakang pendidikan dan pengalaman internasional yang dimilikinya-baik sebagai seorang professional manajer, trainer, coach maupun konsultan-telah memberi kekuatan dan warna tersendiri dalam training-training yang dibawakannya.

Utusan PBI mengikuti Pelatihan WCM bersama Founder Human Plus Institute. Foto : Dok. Ilham Akbar (SUARA UTAMA.ID)

Nothing Work Well at The First Time

Ketika mempelajari “sesuatu” yang baru, tidak ada yang bisa langsung sempurna. Sama seperti kita belajar naik sepeda saat kecil dulu. Namun setelah kita mencoba melakukannya, kemudian mengulangnya, mengulang dan mengulangi lagi, maka kita akan semakin ahli (menguasai). Begitulah cara kita belajar sesuatu yang baru

 

-ARMALA-

Berita Terkait

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian
PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?
Rapuh Seperti Kue Sagon, Paving Block Anggaran Pokir Dikeluhkan Anggota DPRD Pandeglang
Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau
Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat
Lahan Sawit Rusak Tertimbun Limbah Tambang, Advokat Dampingi Warga Samarinda Menuntut Keadilan
Lapas Bangko Gelar Hening Cipta untuk Mengenang ASN Jayawijaya yang Gugur dalam Tugas
Sisir Rakata, Sertung, hingga Pulau Panjang, Tim Gabungan Belum Temukan 8 Orang yang Hilang
Berita ini 255 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 23:47 WIB

Kebakaran Gunung Kawi-Butak hingga Arjuno, Yayasan Suara Utama Indonesia Serukan Kepedulian

Selasa, 15 September 2026 - 20:34 WIB

PETI Gunakan Ekskavator Milik Cuncun di Pematang Kandis, Beranikah Aparat Bertindak ?

Senin, 14 September 2026 - 19:15 WIB

Jenazah Misterius Ditemukan di Pulau Enggano, Tim SAR dan Polisi Lakukan Pencocokan DNA Dengan Delapan Keluarga Korban Hilang Saat Peliputan Eerupsi Gunung Anak Krakatau

Senin, 14 September 2026 - 18:55 WIB

Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat

Senin, 14 September 2026 - 18:15 WIB

Lahan Sawit Rusak Tertimbun Limbah Tambang, Advokat Dampingi Warga Samarinda Menuntut Keadilan

Berita Terbaru

https://mancingjitu.com/