8 Prinsip Hidup Bersama Al-Quran

- Writer

Kamis, 10 Oktober 2024 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO : Mas Andre Hariyanto Eks Santri Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan Kalimantan Timur/Menjadikan Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup: 8 Prinsip Memaknai Al-Quran dalam Kehidupan (SUARA UTAMA)

FOTO : Mas Andre Hariyanto Eks Santri Pondok Pesantren Hidayatullah Gunung Tembak Balikpapan Kalimantan Timur/Menjadikan Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup: 8 Prinsip Memaknai Al-Quran dalam Kehidupan (SUARA UTAMA)

Menjadikan Al-Quran Sebagai Pedoman Hidup: 8 Prinsip Memaknai Al-Quran dalam Kehidupan

Oleh : Mas Andre Hariyanto, Founder Muslim Hijrah Movement

SUARA UTAMA Al Quran adalah kitab suci umat Islam yang menjadi pedoman hidup dan sumber petunjuk bagi seluruh umat manusia. Tidak hanya sebagai tuntunan spiritual, Al-Quran juga membawa ketenangan bagi siapa saja yang membacanya dengan khusyuk. Mengapa demikian? Karena Al-Quran adalah cahaya ilahi yang mampu menyejukkan hati dan pikiran, membawa kedamaian yang sejati.

Saat membaca ayat-ayatnya, hati seolah bernyanyi dengan nada-nada cinta dan kasih sayang yang indah. Rasanya seperti melantunkan sebuah lagu yang tidak ingin berhenti, karena setiap kata dalam Al-Quran memberikan ketenangan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk tidak hanya membaca, tetapi juga menghafal dan memahami Al-Quran. Dengan begitu, insyaAllah Al-Quran akan menjadi syafaat kita di akhirat nanti.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 8 Prinsip Hidup Bersama Al-Quran Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maka dari itu, mari kita menjadikan Al-Quran sebagai sahabat sejati dalam hidup kita. Mungkin bagi yang masih lajang, istilahnya adalah ‘bermesraan dengan Al-Quran’ seperti layaknya pasangan suami-istri yang saling mencintai. Berikut adalah delapan prinsip yang dapat membantu kita menghayati dan mengamalkan Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari:

 

1. Menghafal Tidak Harus Hafal Sepenuhnya

Allah memberi kemampuan yang berbeda-beda kepada setiap orang dalam menghafal. Bahkan, Imam Asim, seorang ulama besar dalam ilmu qiraat, membutuhkan waktu 20 tahun untuk menghafal Al-Quran. Target menghafal bukanlah seberapa cepat kita hafal, tetapi seberapa banyak waktu yang kita habiskan untuk berinteraksi dengan Al-Quran.

 

2. Jangan Terburu-Buru, Tapi Jangan Ditunda

Ketika sudah menetapkan waktu untuk menghafal, seperti dari pukul 6 hingga 7 pagi, maka fokuslah pada durasi itu, bukan jumlah ayat yang dihafal. Nikmati prosesnya, jangan merasa terburu-buru untuk pindah ke ayat berikutnya sebelum ayat yang pertama benar-benar tertanam dalam ingatan. Namun, pastikan juga tidak menunda-nunda waktu menghafal. Konsisten adalah kuncinya.

 

3. Menghafal untuk Setia Bersama Al-Quran

BACA JUGA : 

Menghafal Al-Quran bukan hanya tentang mengejar khatam, tapi tentang kesetiaan untuk selalu bersama Al-Quran. Jangan memandang hafalan sebagai beban yang harus segera diselesaikan. Al-Quran diturunkan bukan sebagai beban, melainkan sebagai cahaya petunjuk.

 

4. Senang Dirindukan Ayat

Ketika ada ayat yang sulit dihafal, jangan merasa frustrasi. Justru, mungkin ayat itu sedang ‘merindukan’ kita. Cobalah baca maknanya dan tafsirnya, bisa jadi ayat tersebut adalah jawaban dari pertanyaan hidup yang sedang kita cari.

 

5. Menghafal Sedikit Demi Sedikit

Nikmati setiap proses menghafal seperti menikmati makanan yang enak. Jangan terlalu sedikit atau terlalu banyak. Hafalkan ayat dengan porsi yang sesuai dengan kemampuan kita, sehingga proses menghafal terasa nikmat.

 

6. Fokus pada Perbedaan, Perbaiki Persamaan

Dalam menghafal, kita bisa lebih fokus pada ayat-ayat yang berbeda daripada yang sama. Sebagai contoh, jika kita sudah hafal ayat “Fabi ayyi alaa’i rabbikuma tukadz dziban” dalam surat Ar-Rahman, kita sudah hafal 31 ayat dari 78 ayat yang ada di surat tersebut.

 

7. Utamakan Waktu, Bukan Jumlah

Konsistenlah pada waktu yang sudah ditetapkan untuk menghafal, bukan pada jumlah ayat. Anggaplah seperti argo taksi yang tetap berjalan meski dalam kondisi macet atau lancar. Serahkan waktu yang kita miliki kepada Allah, walaupun hanya satu jam sehari, itu sudah lebih dari cukup.

 

8. Pastikan Bacaan Bertajwid

Memastikan bacaan kita benar sesuai tajwid sangatlah penting. Cari guru yang dapat membimbing kita, karena kesalahan dalam tajwid yang terus diulang akan sulit diperbaiki di kemudian hari. Jangan pernah mengandalkan otodidak dalam mempelajari Al-Quran, apalagi dalam memahami hukum-hukum yang terkandung di dalamnya.

Dengan menerapkan delapan prinsip ini, kita dapat lebih mudah menghafal, memahami, dan meresapi setiap ayat Al-Quran. Semoga Al-Quran menjadi teman hidup kita, yang selalu mendampingi di setiap langkah kehidupan, hingga akhirnya memberikan syafaat di akhirat nanti.

Berita Terkait

Desa Asembagus Salurkan BLT DD Extrem Triwulan 1 Tahun Anggaran 2025. 
Webinar Internasional FEB Uniku : Menjelajah Tantangan Global di Era Digital
Jumat Terakhir Ramadhan: Refleksi Ketangguhan Bu Mariama, Janda 5 Anak yang Viral Bergelantungan di Laut Demi Berjualan
Warga Desa Maron Kidul di Dampingi Kuasa Hukum Nya Datangi Polsek Gending, Laporkan Dugaan Membawa Kabur Istri nya Yang Sempat di Grebek.
Bupati Dogiyai Resmi Buka Bimtek Pemutakhiran DAPODIK Tahun 2025
Misa Syukur Bupati Terpilih Yudas Tebai dan Wakil Bupati Yuliten Anouw warga Padati di Lapangan Tokapo
Gubernur LIRA Jawa Timur Pimpin Pembagian Ribuan Takjil dan Ratusan Sarung kepada pengendara. 
Bupati H M Toha Bagikan Ribuan THR untuk Kaum Dhuafa, Petugas Kebersihan, dan Pengemudi di Sekayu
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Maret 2025 - 10:59 WIB

Desa Asembagus Salurkan BLT DD Extrem Triwulan 1 Tahun Anggaran 2025. 

Jumat, 28 Maret 2025 - 08:36 WIB

Jumat Terakhir Ramadhan: Refleksi Ketangguhan Bu Mariama, Janda 5 Anak yang Viral Bergelantungan di Laut Demi Berjualan

Kamis, 27 Maret 2025 - 15:40 WIB

Warga Desa Maron Kidul di Dampingi Kuasa Hukum Nya Datangi Polsek Gending, Laporkan Dugaan Membawa Kabur Istri nya Yang Sempat di Grebek.

Kamis, 27 Maret 2025 - 15:00 WIB

Bupati Dogiyai Resmi Buka Bimtek Pemutakhiran DAPODIK Tahun 2025

Kamis, 27 Maret 2025 - 14:42 WIB

Misa Syukur Bupati Terpilih Yudas Tebai dan Wakil Bupati Yuliten Anouw warga Padati di Lapangan Tokapo

Kamis, 27 Maret 2025 - 09:38 WIB

Gubernur LIRA Jawa Timur Pimpin Pembagian Ribuan Takjil dan Ratusan Sarung kepada pengendara. 

Rabu, 26 Maret 2025 - 20:05 WIB

Bupati H M Toha Bagikan Ribuan THR untuk Kaum Dhuafa, Petugas Kebersihan, dan Pengemudi di Sekayu

Rabu, 26 Maret 2025 - 15:51 WIB

Matinya Demokrasi Di Indonesia

Berita Terbaru