Harga Bitcoin Tertekan, Pakar Fiskal Minta Investor Indonesia Tetap Rasional

- Publisher

Rabu, 5 November 2025 - 15:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP, pakar fiskal dan konsultan pajak, menyoroti dinamika harga Bitcoin yang mengalami tekanan dan mengingatkan investor agar tetap rasional di tengah volatilitas pasar kripto.

Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP, pakar fiskal dan konsultan pajak, menyoroti dinamika harga Bitcoin yang mengalami tekanan dan mengingatkan investor agar tetap rasional di tengah volatilitas pasar kripto.

SUARA UTAMA – Surabaya, 5 November – Pasar mata uang kripto, khususnya Bitcoin (BTC), kembali menunjukkan gejolak dengan tekanan harga yang signifikan di awal pekan ini. Setelah sempat menembus level tertinggi intraday di sekitar USD 104.000, harga BTC kini terkoreksi ke kisaran USD 101.000, mencerminkan penurunan lebih dari 2 persen dalam 24 jam terakhir.

Meskipun tren jangka panjang masih dianggap positif oleh sebagian analis, sinyal teknikal hari ini memperlihatkan kecenderungan bearish ringan, menandakan bahwa momentum kenaikan belum sepenuhnya pulih.

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Komentar Yulianto Kiswocahyono, SE., SH., BKP

Konsultan Pajak dan Ekonom yang juga dikenal sebagai pengamat kebijakan fiskal, Yulianto Kiswocahyono, menilai pergerakan Bitcoin kali ini sebagai momen reflektif bagi investor untuk kembali memperhatikan aspek fundamental dan manajemen risiko.

BACA JUGA :  Pemimpin Redaksi Andre Hariyanto Ajak Seluruh Keluarga Besar Hadiri Silatnas & Anniversary 2026

“Di tengah volatilitas kripto, investor perlu tetap rasional. Jangan hanya terpancing oleh euforia bullish atau rasa takut saat pasar turun. Breakout bisa terjadi, tetapi risiko koreksi juga nyata terutama bila support teknikal gagal dipertahankan,” ujar Yulianto dalam wawancara dengan Suara Utama.

Menurutnya, kondisi makroekonomi global dan dinamika regulasi aset digital di Indonesia masih menjadi faktor penting yang perlu dipertimbangkan investor lokal. Ia menambahkan bahwa penguatan dolar AS, kebijakan moneter global, dan respons pasar terhadap suku bunga akan berpengaruh langsung terhadap arah Bitcoin ke depan.

Analisis Teknis dan Fundamental

Data teknikal menunjukkan bahwa level support utama Bitcoin berada di sekitar USD 111.000–112.000, sementara resistance kunci berada di kisaran USD 116.000–118.000. Jika harga BTC mampu menembus resistance dengan volume tinggi, peluang breakout ke atas USD 120.000 bisa terbuka.
Namun, apabila harga kembali jatuh di bawah area support, potensi penurunan ke USD 107.000 bahkan USD 101.000 dapat terjadi dalam jangka pendek.

BACA JUGA :  Konsumen PDAM Unit Pedagangan Geram, Oknum Kanit Diduga Bukan Memperbaiki Sistem Namun Memanfaatkan Konsumen Baru 

Yulianto menilai, bagi investor di Indonesia, tekanan harga global ini seharusnya menjadi sinyal untuk memperkuat pemahaman terhadap dampak fiskal dan pajak aset digital.

“Setiap keuntungan atau kerugian dari transaksi kripto di Indonesia memiliki konsekuensi pajak. Investor harus siap, baik dari sisi pencatatan maupun kewajiban fiskal. Jangan hanya fokus pada profit, tapi juga pada kepatuhan,” jelasnya.

 

Pesan untuk Investor Indonesia

Yulianto menegaskan bahwa aset digital seperti Bitcoin memang menawarkan potensi besar, tetapi juga mengandung risiko tinggi. Ia mengimbau agar investor tetap rasional dan berbasis data dalam mengambil keputusan.

BACA JUGA :  Wakil Walikota Palangkaraya Dukung Penuh Sekolah Alam Alqonita: Milad ke-21 Ditandai Penanaman Pohon

“Pasar kripto bukan sekadar permainan tren. Ini adalah instrumen investasi berisiko tinggi yang menuntut disiplin, pengetahuan, dan kesadaran fiskal. Investor yang bijak akan menyiapkan strategi bukan hanya untuk untung, tapi juga untuk bertahan,” tutupnya.

 

Kesimpulan:
Dengan harga Bitcoin yang masih berfluktuasi di atas USD 100.000, arah pasar dalam jangka pendek akan sangat ditentukan oleh kemampuan menembus level resistance kunci. Bagi investor Indonesia, kehati-hatian dan rasionalitas menjadi kunci sebagaimana diingatkan oleh Yulianto Kiswocahyono agar keputusan investasi tidak sekadar didorong oleh emosi pasar.

 

Penulis : Odie Priambodo

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  
Silatnas dan Milad 2026 Perkuat Ukhuwah, Komitmen, dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama
Raker Ma’had Ar-Rohmah Bogor Perkuat Mutu Pendidikan dan Prestasi Santri
PDI Perjuangan Makassar Lantik Pengurus Anak Cabang se-Kota Makassar
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:45 WIB

Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:11 WIB

Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 18:48 WIB

Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  

Berita Terbaru