Warga Kregenan Keluhkan Bau, Pemilik Kandang Ayam Sebut Aneh

- Publisher

Rabu, 25 Juni 2025 - 20:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Suara Utama, Probolinggo – Warga Desa Kregenan RT 02 RW 03 Dusun Silayar keluhkan bau tak sedap. Diduga bersumber dari kandang ayam daging yang berlokasi di perbatasan Desa Pejarakan Kulon Gang 07 kecamatan Pajarakan dengan desa kregenan yang di batasi dengan aliran sungai dan tak jauh dari permukiman warga. 25/06/2015.

Kandang ayam daging dapat menimbulkan berbagai dampak negatif bagi warga sekitar, seperti bau yang tidak sedap, peningkatan jumlah lalat, dan potensi penyebaran penyakit. Dampak-dampak ini menyebabkan warga resah dan merasa tidak nyaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Keluhan di sampaikan oleh “MS” Selaku RT 02 Dusun Silayar Desa Kregenan kecamatan Kraksaan. Ia Menjelaskan awal mula dirinya mencium aroma bau yang di duga berasal dari kandang ayam yang berada di desa tetangga. bahkan dirinya mengaku sempat mengira bau tersebut dari baju yang di pakai nya.

BACA JUGA :  Pers Harus Dilindungi, Pemred SUARA UTAMA, Andre Hariyanto Kecam Dugaan Penganiayaan Wartawan Suara Utama di Merangin Jambi

” Sebenarnya bau ini sudah lebih dari 3 Tahun. Awal nya di musholla saya bingung bau apa gitu, saya kira pakaian saya. Ternyata warga bilang bau nya dari arah barat. Diduga dari kandang ayam daging itu, mungkin Blower nya di hadapkan ke sini. Jadi warga sudah lama terkena dampak dari bau ini. “jelasnya.

Ketua RT 02 juga menjelaskan dampak yang di rasakan oleh warganya diantaranya bau dan lalat yang di duga berasal dari kandang ayam daging tersebut.

Siang malam bau nya itu menyengat. Saat ini mungkin masih belum di isi ayam nya. Jadi tidak seberapa bau nya. Bukan hanya bau nya saja yang sampai kesini pak. namun, Lalat nya itu besar besar masuk ke rumah rumah nyamperin makanan. Lalat itu kan bisa bawa penyakit pak. “Jelas nya.

BACA JUGA :  Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan

Oleh karenanya, Ia meminta kepada instansi terkait agar menindak lanjuti keluhan warga nya agar supaya dampak tersebut bisa secepatnya teratasi.

“Kami bukan nya mau menganggu dan melarang yang namanya orang usaha pak. Namun, lihat lingkungan terlebih dahulu, ada dampak tidak untuk warga. apalagi blower nya di hadapkan kesini. Harapan kami warga kregenan, Tolong kepada Yang berwenang agar supaya di tertibkan. “Pungkas nya.

BACA JUGA :  Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan

Selanjutnya, Team media Mengkonfirmasi “EP” pengusaha ayam daging (Pemilik kandang). Melalui pesan singkat Jejaring Sosial Whatsap. Terkait keluhan bau tersebut. Namun, dirinya merasa aneh, dikarenakan kandang ayam tersebut sudah berjalan selama 4 tahun.

“Waalaikumsalam. Kandang saya sudah lama ada dan kok aneh yaa, baru ada bau sekarang. Selama 4 tahun ini tidak ada warga kregenan yang ke kandang komplain masalah bau, apalagi jalan ke kandang lalu lintas orang kregenan yang lalu lalang. jika ada bau pasti bilang ke saya. Apalagi yang punya kandang sebelah kan juga orang kregenan, pas timurnya kandang, jadi klau ada bau pasti konfirmasi ke saya juga “Jawab nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand