Umat Stase Goodide Gelar Renungan Pendalaman Masa Adven: Keluarga dalam Terang Iman 

- Publisher

Jumat, 5 Desember 2025 - 18:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; 
hw-remosaic: 0; 
touch: (0.3074074, 0.3074074); 
modeInfo: ; 
sceneMode: Night; 
cct_value: 0; 
AI_Scene: (-1, -1); 
aec_lux: 0.0; 
hist255: 0.0; 
hist252~255: 0.0; 
hist0~15: 0.0;

filter: 0; jpegRotation: 0; fileterIntensity: 0.000000; filterMask: 0; module:1facing:0; hw-remosaic: 0; touch: (0.3074074, 0.3074074); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 0.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~15: 0.0;

SUARAUTAMA,Dogiyai- Umat Stase Gereja Katolik Santo Yohanes Pemandi Goodide, Paroki Santa Maria Ratu Rosari Idakebo, Dekenat Kamapi, Keuskupan Timika, menggelar kegiatan renungan Pendalaman Masa Adven pada Jumat (5/12).

Kegiatan ini dipimpin oleh pewarta Rafael Goo dan berlangsung di halaman gereja dengan suasana penuh khidmat.

Dalam renungannya, Rafael Goo menegaskan bahwa keluarga merupakan tempat pertama untuk menumbuhkan cinta dan kasih sayang.

“Dari keluarga terpancar persekutuan dan kerja sama antara suami, istri, dan anak untuk saling menghidupi dalam terang iman,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa tema Tungku Api Keluarga menjadi pusat perhatian di Keuskupan Timika, sejalan dengan motto “Siapkan Jalan untuk Tuhan.” Tema tersebut diperdalam lagi melalui Tema Adven tahun ini: “Keluarga Berjalan Menuju Pintu Keselamatan.” Menurutnya, gerakan ini dimaksudkan untuk membangun kembali kehidupan keluarga agar menjadi tempat yang hangat dan menghadirkan Kerajaan Allah.

BACA JUGA :  Silatnas dan Milad 2026 Perkuat Ukhuwah, Komitmen, dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama

Pada kesempatan itu, Paulus Goo mengenang sejarah masuknya Gereja Katolik ke Tanah Goodide sejak tahun 1953. Ia menuturkan bahwa orang tua pada masa itu hidup dalam sikap saling menghargai, mendengar, dan menyatu dengan alam, sehingga mampu membina anak-anak dalam nilai hidup Orang Mee.

Sementara itu, Mama Nela Mote mengajak umat untuk kembali menghidupkan Tungku Api Keluarga. “Dulu tujuan utama bekerja adalah untuk memberi makan keluarga kudus. Tidak ada pengaruh luar seperti togel, kartu, atau HP. Ketika anak-anak mendengar orang tua, mereka bisa berhasil,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bau Akram Dai Hadiri Puncak Adat Limboro Rambu-Rambu

Kegiatan renungan  pendalaman masa Adven ini mendapat sambutan positif dari umat.

Mereka mengikuti acara dengan antusias dan mengharapkan kegiatan serupa terus dilaksanakan pada masa-masa mendatang.

Berita Terkait

Gerebek Rumah di Sambaliung, Satresnarkoba Polres Berau Amankan Dua Pengedar Sabu
KKT Gelar Drill ISPS Code Triwulan II 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Keamanan Fasilitas Pelabuhan
PETI Kian Merajalela di Bukit Bungkul, Dua Ekskavator Diduga Milik Izal Beroperasi Bebas, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Minta Bertanggung Jawab, Berpotensi Dikenakan Sanksi Administratif Hingga Pidana
Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi
Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 
Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru
Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Juni 2026 - 21:48 WIB

Gerebek Rumah di Sambaliung, Satresnarkoba Polres Berau Amankan Dua Pengedar Sabu

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:15 WIB

KKT Gelar Drill ISPS Code Triwulan II 2026, Perkuat Kesiapsiagaan Keamanan Fasilitas Pelabuhan

Sabtu, 27 Juni 2026 - 14:44 WIB

PETI Kian Merajalela di Bukit Bungkul, Dua Ekskavator Diduga Milik Izal Beroperasi Bebas, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas

Sabtu, 27 Juni 2026 - 09:44 WIB

ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Minta Bertanggung Jawab, Berpotensi Dikenakan Sanksi Administratif Hingga Pidana

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:40 WIB

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi

Berita Terbaru