Titiek Soeharto Dukung Smart Fisheries Village di Subang, Bupati dan Gubernur KDM Turut Dampingi

- Publisher

Jumat, 4 Juli 2025 - 00:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Subang – Kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI ke Kabupaten Subang yang dipimpin langsung oleh Siti Hediati Soeharto  (Titiek Soeharto) dan diterima langsung oleh Gubernur KDM dan Bupati Subang pada Kamis, 3 Juli 2025 di Balai Riset Pemuliaan Ikan (BRPI) Sukamandi, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang.

Kunjungan kerja ini menunjukkan kolaborasi kuat antara legislatif dan eksekutif dalam mendukung pengembangan sektor perikanan melalui inovasi riset dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Rombongan Komisi IV DPR RI disambut oleh I Nyoman Radiarta,  sebagai Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan, menyampaikan bahwa selain menjadi pusat riset unggulan, BRPI juga berperan sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah dalam mencetak SDM andal di bidang perikanan.

Dalam sambutannya, Siti Hediati Soeharto menyatakan apresiasinya atas keberhasilan BRPI menginisiasi program Smart Fisheries Village (SFV) berbasis unit pelaksana teknis. Ia menegaskan bahwa konsep ini menjadi terobosan penting karena mengintegrasikan pendidikan vokasi, pelatihan, serta perluasan akses pembiayaan melalui kemitraan dan digitalisasi.

“Komisi IV DPR RI mendorong agar model SFV ini direplikasi di seluruh Indonesia. Dengan integrasi Internet of Things, AI, dan big data dalam sistem budidaya, serta penguatan akses pendanaan melalui bank, BUMDes, dan E-Commerce, kami percaya program ini akan mendukung terwujudnya generasi emas 2045,” ungkapnya.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dalam arahannya menekankan bahwa ikan adalah bagian penting dari budaya hidup masyarakat Jawa Barat. Ia mengingatkan pentingnya kembali ke kearifan lokal yang menempatkan pangan dan lingkungan sebagai prioritas, bukan uang.

“Ikan bukan sekadar komoditas, tapi bagian dari khazanah hidup masyarakat. Dulu, di kolam rumah ada ikan, di pekarangan ada ayam. Sekarang anak-anak kita lebih kenal uang daripada alam. Ini harus kita ubah,” ujarnya.

BACA JUGA :  Bea Cukai Operasi Rokok Ilegal, Publik Pertanyakan Tindak Lanjut Pabrik Industri Rokok CV Nur Jaya Utama Desa Bulang 

Ia menyoroti masalah pencemaran air dan bangunan liar yang merusak ekosistem. “Saya minta kepada Bupati Subang agar berani membongkar bangunan liar dan membangun rest area yang manusiawi untuk sopir truk. Ikan endemik kita terancam punah, tapi saya yakin lewat riset dan keberanian kita bisa pulihkan ini semua dalam dua tahun ke depan.”

Kegiatan dilanjutkan dengan peninjauan fasilitas BRPI dan penyerahan benih ikan unggul kepada kelompok peternak ikan (gapoktan) dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Ditemui seusai kegiatan, Bupati Subang yang akrab disapa Kang Rey, menegaskan bahwa keberadaan BRPI di Subang adalah potensi besar bagi kemajuan daerah. Ia menyambut baik dukungan Komisi IV DPR RI dan Pemprov Jabar dalam penguatan sektor perikanan berbasis riset dan edukasi.

BACA JUGA :  Kolaborasi KKN UMAHA dan Posyandu Karang Tanjung, Perkuat Kepedulian terhadap Kesehatan Warga

“Potensi luar biasa untuk kabupaten subang, mudah-musahan bisa jadi penyokong untuk para peternak ikan,  karena Swasebada bukan hanya ketahanan pangan namun juga terkait sumber daya protein, semoga peternak ikan bisa menyuplai itu semua ke masyarakat. Untuk tantangan ke depan, salah satu yang tadi disebutkan tentang air, bagaimana air di kita kualitasnya sekarang butub perbaikan, dan itu juga menjadi concern kami, saya dan pak gubernur sekarang kami fokus menata lagi hutan, menata lagi bangunan-bangunan liar, harapannya sumber-sumber air kita bisa lebih baik ke depannya, sehingga pertanian, perikanan itu bisa disupply dengan air yang jernih dan bersih.” ungkapnya Optimis

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain anggota Komisi IV DPR RI, Kepala Bapanas, pejabat Ditjen Kementerian Pertanian, Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kadisketpan Subang, serta para tamu undangan lainnya.

Berita Terkait

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026
Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎
Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan
Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81
Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif
Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   
Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 
Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung
Berita ini 89 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Dorong Ekraf dan UMKM, Pemkot Pangkalpinang Gelar Festival Gema Ekraf II 2026

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Hampir Rp6 Miliar Digelontorkan, Depo Arsip Berau Masih Jadi Struktur Beton: PUPR dan Kontraktor Wajib Buka-bukaan‎

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:29 WIB

Guyup Rukun, Warga Tempel Sukoharjo Sukses Gelar Rangkaian HUT RI ke-81

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:50 WIB

Tekankan Pentingnya Stabilitas, Tokoh Adat Wondama Dorong Kewaspadaan Kolektif

Berita Terbaru

Oplus_131072

Berita Utama

Kalapas Bangko Ajak WBP Jaga Kamtib dan Manfaatkan Masa Pembinaan

Senin, 24 Agu 2026 - 15:39 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/