Terindikasi Dugaan Mark Up Harga Bahan Makanan Bergizi, Oknum Aslap SPPG Tiris Memilih Diam

Minggu, 15 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – MBG di bawah naungan SPPG desa Tiris kecamatan Tiris kabupaten Probolinggo Jawa Timur kini menjadi sorotan publik. Selain MBG sayuran yang telah viral, kini MBG untuk Balita juga menjadi sorotan. Diduga kuat ada oknum yang melakukan praktek Mark up harga bahan makanan bergizi sehingga berpotensi adanya dugaan tindak pidana korupsi. 15/02/2026.

Berdasarkan informasi yang di himpun oleh team media yang tergabung di komunitas Jurnalis Nusantara Trabas. MBG yang di distribusikan oleh SPPG Desa Tiris kepada penerima baik untuk siswa maupun Balita, diduga kuat telah terjadi mark up harga makanan bergizi per porsi nya.

Adapun anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) yang di tetapkan oleh pemerintah, untuk balita dan anak sekolah pada tahun 2026 ditetapkan sekitar Rp 10.000 (sepuluh ribu rupiah) dengan total estimasi biaya per porsi (bahan + operasional) mencapai Rp15.000 (lima belas ribu rupiah).

Narasumber team media sebut saja “AS” saat di temui team media yang tergabung di komunitas Jurnalis Nusantara Trabas. Ia menduga bahwa MBG yang di distribusikan oleh SPPG desa tiris , Jika di renci per porsinya di bawah anggaran yang telah di tetapkan oleh pemerintah.

“MBG yang berisi sayur dalam satu porsi, jika di renci harga bahan makanan tersebut, kami menduga di bawah anggaran yang telah di tetapkan oleh pemerintah. coba saja renci, berapa harga 1 tahu, Kentang dan Sawi nya. Selain itu, kami menduga sayuran itu cocok untuk orang yang sedang diet. informasi yang kami dapat, jika di lihat dari sayuran nya, Vitamin sudah bagus, Namun yang saya dengar kurang protein. “Katanya.

BACA JUGA :  Turba Pengurus Baru DPP BKPRMI ke DPW Jawa Timur : Sosialisasi Perubahan Nomenklatur PDPRT Hasil Munas Medan

Selanjutnya “AS” menyinggung MBG yang di distribusikan untuk balita dari SPPG desa Tiris. Ia menyampaikan bahwa dalam satu porsi untuk balita terdapat 3 macam bahan makanan yang diduga kuat harga nya di Mark up.

“MBG untuk balita pada tanggal 09 Februari 2026, kami juga menduga jika di renci per porsi di bawah harga yang telah di tetapkan. Informasi dari penerima, ada roti lapis 2, ada pisang 1 biji dan abon kayak nya satu bungkus plastik kecil. Ya, silahkan di cek harganya di toko toko. “Ucap nya.

Ia menambahkan, menurut nya wajar jika lembaga pendidikan semuanya diam walaupun menu MBG yang di sajikan terindikasi kwalitas nya tidak sesuai standar dan tidak sesuai anggaran. Ia menduga ada unsur intimidasi dari oknum SPPG tiris untuk lembaga agar tidak bocor ke publik.

“Memang ya mas, setelah video MBG sayur itu viral, ada himbauan di group PIC, jika ada keluhan, saran dan masukan di suruh sampaikan di group itu. Namun dugaan kami di situ juga ada unsur intimidasi kepada lembaga, ketika tidak suka dengan MBG tersebut, Lembaga di minta membuat surat pemunduran diri. makanya lembaga seperti nya tutup mulut. “pungkas nya.

Oknum Aslap SPPG desa Tiris “FA” memilih diam enggan menjawab konfirmasi media walaupun pesan singkat whatsap team media telah di baca. perihal, rincian harga bahan makanan bergizi untuk satu porsi

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Melebar, Oknum SPPG Tiris Diduga Tidak Mengantongi Sertifikat Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan
Lagi Lagi Oknum Aslap SPPG Tiris Terkesan Menuduh Team Media Tidak Jelas Saat Konfirmasi Video MBG Sayur Viral
Bantaian Adat Sambut Ramadan 1447 H, Warga Desa Bukit Batu Sembelih 13 Kerbau
Ulang Tahun Trabas ke 4 Sangat Sederhana dan Penuh Makna, Ini Harapan Kordinator dan Pembina
Viral Video MBG Sayuran, Oknum Aslap SPPG Tiris Terkesan Menuduh Team Media Membuat Konten Tidak Bijak 
Predator Koruptor Sebut Tidak Ada Audensi, Gubernur Jatim di Periksa Sebagai Saksi Korupsi Dana Hibah
Desa Kapuk Darurat PETI: Sarnubi Seorang Kadus Disinyalir Terlibat, Alam Terancam Bencana
Pemuda Katolik Komcab Dogiyai Desak Pemprov Papua Tengah Segera Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat Mee & Kamoro

Berita Terkait

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:58

Melebar, Oknum SPPG Tiris Diduga Tidak Mengantongi Sertifikat Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:43

Terindikasi Dugaan Mark Up Harga Bahan Makanan Bergizi, Oknum Aslap SPPG Tiris Memilih Diam

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:24

Lagi Lagi Oknum Aslap SPPG Tiris Terkesan Menuduh Team Media Tidak Jelas Saat Konfirmasi Video MBG Sayur Viral

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:33

Bantaian Adat Sambut Ramadan 1447 H, Warga Desa Bukit Batu Sembelih 13 Kerbau

Sabtu, 14 Februari 2026 - 12:56

Ulang Tahun Trabas ke 4 Sangat Sederhana dan Penuh Makna, Ini Harapan Kordinator dan Pembina

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:05

Predator Koruptor Sebut Tidak Ada Audensi, Gubernur Jatim di Periksa Sebagai Saksi Korupsi Dana Hibah

Jumat, 13 Februari 2026 - 08:11

Desa Kapuk Darurat PETI: Sarnubi Seorang Kadus Disinyalir Terlibat, Alam Terancam Bencana

Jumat, 13 Februari 2026 - 06:29

Pemuda Katolik Komcab Dogiyai Desak Pemprov Papua Tengah Segera Selesaikan Sengketa Tanah Ulayat Mee & Kamoro

Berita Terbaru