SPI di Lingkup RSUD Waluyo jati di Ragukan, Pegiat Anti Korupsi Meminta Inspektorat Turun Gunung 

- Publisher

Selasa, 18 November 2025 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo –Salah satu pegiat anti korupsi Kabupaten Probolinggo Jawa Timur asal wilayah kecamatan Tiris ikut angkat bicara atas beredarnya informasi di media online perihal dugaan tindak pidana korupsi pengadaan gizi kering dan basah serta farmasi di RSUD Waluyo jati Kraksaan. 18/11/2025.

Anggaran pengadaan barang dan jasa khususnya pengadaan gizi dan farmasi masih tutup rapat. Dengan tidak adanya transparansi, tidak terbuka untuk publik, Sehingga dugaan praktek tindak pidana di lingkup RSUD Waluyo jati mencuat ke publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat team media menemui pegiat anti korupsi di kabupaten Probolinggo, sebut saja “AR” yang merasa geram dengan tertutup nya informasi publik di RSUD Waluyo jati. Menurutnya, patut diduga ada praktek tindak pidana korupsi.

BACA JUGA :  3 Unit Kursi di Serahkan, Tomas Apresiasi Sinergitas Antara Pemerintah Desa Tegalwatu Pemerintah Kecamatan Tiris TKSK dan Dinsos 

“Dari informasi yang beredar melalui media online yang saya baca, tidak ada jawaban dari pihak RSUD Waluyo jati. Keterbukaan informasi publik seolah olah hilang di telan bumi. Oleh karenanya, patut diduga ada oknum yang telah melakukan praktek tindak pidana korupsi. “Ucap nya.

Ia meminta dan menyarankan agar pemberitaan terkait pengadaan gizi kering dan basah, jangan beranggapan tidak mendidik dan membuat gaduh. Oleh sebab itu, AR meminta Inspektorat kabupaten Probolinggo agar menindak lanjuti informasi yang beredar melalui media online.

“Informasi yang telah beredar di media online, jangan di anggap informasi tersebut tidak mendidik, opini, apalagi di anggap bikin gaduh. Kami meminta Inspektorat kabupaten Probolinggo agar segera menindak lanjuti untuk mengaudit semua anggaran khususnya gizi dan farmasi. “Katanya.

BACA JUGA :  Direktur RSUD Waluyo Jati Klarifikasi Perihal Oknum Pegawai Non ASN Yang Viral Atas Pengakuan Nya

Ia mempertanyakan hasil audit SPI jika memang SPI menjalankan tugas dan tanggung jawab nya sesuai aturan dan undang-undang. Menurutnya, inspektorat kabupaten Probolinggo layak untuk mengambil alih dan menindak lanjuti tanpa pandang bulu.

“Jika memang SPI telah melakukan audit dan di temukan pelanggaran, seperti apa hasil nya dan apa sanksi nya. Jangan tanggung tanggung dalam mengaudit. Namun, saya rasa inspektorat kabupaten Probolinggo sangat perlu untuk turun gunung. Audit secara keseluruhan siapapun yang terlibat dan apapun jabatan nya harus di sikat. Jangan pandang bulu. “Imbuh nya.

BACA JUGA :  Kompak, Oknum Ketua Poktan Gemah Ripah Krajan dan Oknum PPL Banyuanyar Enggan Menjawab Konfirmasi Media 

Berbeda dengan penyampaian “SL” yang mengaku keluarga nya pernah rawat inap di RSUD Waluyo jati Kraksaan. Ia mengaku keluarga nya di rawat menggunakan BPJS. Namun, Ia mempertanyakan Obat yang di belinya di Apotek.

“Keluarga saya pernah di rawat di RSUD Waluyo jati menggunakan BPJS. Namun, pada saat itu, obat yang di butuhkan habis, sehingga saya harus beli ke apotik di daerah Kraksaan juga. Pertanyaan nya, apakah obat yang saya beli di luar BPJS?. Sementara keluarga saya pakai BPJS, itu tidak ada penjelasan dari sana. “Katanya.

Penulis : Ali Minso

Berita Terkait

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  
Silatnas dan Milad 2026 Perkuat Ukhuwah, Komitmen, dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama
Raker Ma’had Ar-Rohmah Bogor Perkuat Mutu Pendidikan dan Prestasi Santri
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
Meriaaah!!!, Carnaval Budaya Nusantara Yayasan Karomatul Hasan Tegalwatu Gandeng Pemerintah Kecamatan Tiris 
Berita ini 244 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:45 WIB

Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh

Senin, 22 Juni 2026 - 18:48 WIB

Perselisihan di Warung Mentawak Berujung Pemukulan, YL Lapor ke Polres Merangin  

Senin, 22 Juni 2026 - 12:17 WIB

Silatnas dan Milad 2026 Perkuat Ukhuwah, Komitmen, dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama

Senin, 22 Juni 2026 - 10:45 WIB

Raker Ma’had Ar-Rohmah Bogor Perkuat Mutu Pendidikan dan Prestasi Santri

Berita Terbaru

Berita Utama

Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru

Selasa, 23 Jun 2026 - 21:43 WIB