SMKN Pulau Tabuan Tanggamus Harapan Baru Pendidikan di Pulau Terluar Lampung

- Publisher

Rabu, 21 Agustus 2024 - 21:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SMKN Pulau Tabuan Mulai Menerima Murid Baru TA 2024-2025. SUARA UTAMA.ID

SMKN Pulau Tabuan Mulai Menerima Murid Baru TA 2024-2025. SUARA UTAMA.ID

SUARA UTAMA, Tanggamus- SMKN Pulau Tabuan, sebuah sekolah menengah kejuruan yang baru dibuka, telah memulai penerimaan siswa baru untuk Tahun Ajaran 2024-2025. Terletak di daerah terpencil dan terluar Kecamatan Cukuh Balak, Kabupaten Tanggamus, Lampung, sekolah ini menjadi pusat harapan baru bagi pendidikan berkualitas di wilayah tersebut.

Pada tahun pertamanya, SMKN Pulau Tabuan menerima 29 siswa yang terdiri dari 21 laki-laki dan 8 perempuan. Sekolah ini menawarkan tiga jurusan: Agribisnis Pengelolaan Hasil Perikanan, Teknik Kapal Penangkapan Ikan, dan Manajemen Perkantoran. Didukung oleh 12 tenaga pengajar dan satu kepala sekolah yang juga merupakan satu-satunya guru berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), SMKN Pulau Tabuan berupaya untuk menciptakan siswa berprestasi yang siap bersaing dan memasuki dunia kerja.

BACA JUGA :  Simulasi Evakuasi di Tol Pettarani Tarik Perhatian Pengendara

Kepala Sekolah SMKN Pulau Tabuan, Muh. Ruzabari, dalam pernyataannya pada Rabu (21/8), mengungkapkan bahwa pihaknya benar-benar memulai dari nol. “Pihak kami bergerak door to door menawarkan sekolah ini kepada calon siswa baru. Izin operasional masih dalam proses, sarana – prasarana dan dana operasional masih sangat terbatas,” ujar Ruzabari.

    Proses Belajar Mengajar SMKN Pulau Tabuan (21/8) SUARA UTAMA.ID

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, SMKN Pulau Tabuan mendapat dukungan dari guru-guru yang berasal dari berbagai daerah di Lampung, termasuk Way Kanan, Lampung Utara, Lampung Barat, Bandar Lampung, dan Tanggamus. Dari total 13 guru, lima di antaranya merupakan putra daerah Pulau Tabuan.

Kodarudin (44), salah satu guru yang mengajar mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (Penjaskes), menurutnya Ia merasa terpanggil untuk berkontribusi dalam membangun pendidikan di pulau ini setelah sebelumnya mengajar selama lima tahun di Yayasan Multazam.

BACA JUGA :  Tidak ada titik terang Banuanta konsisten, akan membawa sampai ke provinsi atau pusat. PT PAMA tidak menunjukkan data tentang rekrutmen.

Salah satu siswa, Tri Anisa, turut berbagi pandangannya tentang pengalaman bersekolah di SMKN Pulau Tabuan. “Saya senang bergabung bersama kawan-kawan di sini. Kami merasakan hangatnya kebersamaan antara siswa dan guru. Kami juga merasakan kesungguhan dewan guru dalam membimbing kami,” ungkapnya.

Penulis : Nafian Faiz

Berita Terkait

HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat
Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen
YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter
Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan
OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan
Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.
Dinas PUPR Dogiyai Bangun Bronjong di Kali Wani
Dugaan Pungli PTSL di Desa Empang Benao Mencuat, Warga Disebut Diminta hingga Rp2 Juta per Sertifikat
Berita ini 533 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:21 WIB

HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:38 WIB

Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen

Minggu, 9 Agustus 2026 - 18:48 WIB

YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Miris! Jembatan Gantung Desa Mudo Memprihatinkan, Warga Jatuh Saat Melintas, Pemerintah Diminta Segera Turun Tangan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:08 WIB

OD Summit 2026 Dorong Pemimpin Organisasi Menemukan Arah Baru di Tengah Perubahan

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand