Rumah Saiful di Pasar Rantau Panjang Diduga Jadi Lokasi Pembakaran dan Penampungan Emas Ilegal, Aparat Diminta Turun Tangan

- Publisher

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Dugaan aktivitas penampungan dan pembakaran emas ilegal di Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, kembali memantik kegelisahan warga. Sebuah rumah milik Saiful yang berada di kawasan Pasar Rantau Panjang disebut-sebut menjadi lokasi utama pembakaran emas hasil tambang emas ilegal (PETI) yang berasal dari sejumlah titik penambangan di wilayah Tabir dan sekitarnya.

BACA JUGA :  Polemik 326 Kepsek Buka Temuan BOSP Rp30,9 Miliar

Informasi yang diperoleh media ini dari hasil penelusuran lapangan mengungkapkan, aktivitas tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan bukan lagi menjadi rahasia di tengah masyarakat. Warga menuturkan, emas hasil dompeng ilegal kerap dibawa masuk ke rumah tersebut untuk kemudian diproses melalui pembakaran sebelum diperjualbelikan.

Menurut keterangan warga sekitar, lalu lalang orang yang diduga membawa emas hasil tambang sering terlihat, terutama pada waktu-waktu tertentu. Aktivitas tersebut dilakukan secara tertutup, namun keberadaannya sudah lama tercium oleh masyarakat sekitar pasar.

“Ini bukan cerita baru. Sudah lama warga tahu, tapi kami bingung kenapa tidak ada tindakan. Rumahnya di tengah pasar, bukan di lokasi terpencil,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

BACA JUGA :  Persidangan Sengketa Lahan Desa Sukabumi, Kecamatan Kota Bangun Darat.

Warga menilai, keberadaan penadah dan pembakar emas ilegal menjadi kunci utama suburnya praktik PETI di Kecamatan Tabir. Tanpa adanya penampung, aktivitas tambang ilegal diyakini tidak akan bertahan lama. Karena itu, warga menegaskan bahwa penindakan

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi
Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru
Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa
Polres Maros Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara Ke-80
Wakil Bupati Majene Pimpin Rakor Teknis Penyelarasan Program Prioritas Nasional dan Daerah Tahun 2027
Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling
Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:40 WIB

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:23 WIB

Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:43 WIB

Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:30 WIB

Polres Maros Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara Ke-80

Kamis, 25 Juni 2026 - 05:43 WIB

Wakil Bupati Majene Pimpin Rakor Teknis Penyelarasan Program Prioritas Nasional dan Daerah Tahun 2027

Berita Terbaru

(Ilustrasi)

Hukum

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Jumat, 26 Jun 2026 - 14:23 WIB