Rumah Saiful di Pasar Rantau Panjang Diduga Jadi Lokasi Pembakaran dan Penampungan Emas Ilegal, Aparat Diminta Turun Tangan

- Publisher

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:19 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,Merangin – Dugaan aktivitas penampungan dan pembakaran emas ilegal di Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, kembali memantik kegelisahan warga. Sebuah rumah milik Saiful yang berada di kawasan Pasar Rantau Panjang disebut-sebut menjadi lokasi utama pembakaran emas hasil tambang emas ilegal (PETI) yang berasal dari sejumlah titik penambangan di wilayah Tabir dan sekitarnya.

BACA JUGA :  Deklarasi Balla Menggema, Masyarakat Adat Sulselbar Desak Negara Hentikan Perampasan Wilayah Adat

Informasi yang diperoleh media ini dari hasil penelusuran lapangan mengungkapkan, aktivitas tersebut diduga telah berlangsung cukup lama dan bukan lagi menjadi rahasia di tengah masyarakat. Warga menuturkan, emas hasil dompeng ilegal kerap dibawa masuk ke rumah tersebut untuk kemudian diproses melalui pembakaran sebelum diperjualbelikan.

Menurut keterangan warga sekitar, lalu lalang orang yang diduga membawa emas hasil tambang sering terlihat, terutama pada waktu-waktu tertentu. Aktivitas tersebut dilakukan secara tertutup, namun keberadaannya sudah lama tercium oleh masyarakat sekitar pasar.

“Ini bukan cerita baru. Sudah lama warga tahu, tapi kami bingung kenapa tidak ada tindakan. Rumahnya di tengah pasar, bukan di lokasi terpencil,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.

BACA JUGA :  Sengketa Tambang Barsel: Janji "Hibah" Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Warga menilai, keberadaan penadah dan pembakar emas ilegal menjadi kunci utama suburnya praktik PETI di Kecamatan Tabir. Tanpa adanya penampung, aktivitas tambang ilegal diyakini tidak akan bertahan lama. Karena itu, warga menegaskan bahwa penindakan

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎
Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya
15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung
Mubeslub Ormawa UT Surabaya Bahas dan Tetapkan AD/ART sebagai Landasan Organisasi Mahasiswa
Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus
HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat
Diakon Alex Pigai Apresiasi Kadis Pendidikan Dogiyai Bantu 50 Sak Semen
YNCI Bitung Chapter Sampaikan Duka Mendalam atas Berpulangnya Ibunda Bendahara Chapter
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:50 WIB

Tambang PT MTN Makin Dekat dengan Rumah Warga, 100 KK Palayo Mengeluh: Sosialisasi Dipertanyakan, Manajemen Bungkam ‎

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:33 WIB

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agustus 2026 - 12:15 WIB

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Senin, 10 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Pelatihan Menulis Digelar di MTS Mamba’ul Ulum Pekon Margoyoso, Tanggamus

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:21 WIB

HIMAS 2026 : AMAN Sulsel Tegaskan Kedaulatan Pengetahuan Masyarakat Adat adalah Kunci Menjaga Bumi, Mendesak Pengesahan UU Masyarakat Adat

Berita Terbaru

Berita Utama

Bang Nahar Strategis Wafat, Sulbar Kehilangan Putra Terbaiknya

Selasa, 11 Agu 2026 - 16:33 WIB

Berita Utama

15 Peserta MagangHub Mulai Jalani Pemagangan di Bapelkum Bitung

Selasa, 11 Agu 2026 - 12:15 WIB

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/