PWI Sulsel 2026-2031 Resmi Diadili Duet Suwardi-Dahlan

- Publisher

Rabu, 3 Juni 2026 - 07:29 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Suarautama.id |Makassar– Era baru roda organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan resmi bergulir. Lewat keputusan bulat dalam Konferensi PWI Sulsel yang digelar di Ballroom Graha Pena, Makassar, Selasa (2/6/2026), duet maut Ir. H. Suwardi Thahir, M.I.Kom dan Dr. H.M. Dahlan Abubakar, M.Hum resmi terpilih secara aklamasi untuk memimpin PWI Sulsel masa bakti 2026-2031.

 

Dalam nakhoda baru ini, Suwardi Thahir didapuk sebagai Ketua PWI Sulsel, didampingi Dahlan Abubakar yang memegang posisi krusial sebagai Ketua Dewan Kehormatan (DK). Keputusan ini ketuk palu setelah rival mereka, Amrullah Basri, memilih mundur dari arena kontestasi, sehingga forum sepakat melenggangkan kedua tokoh tersebut tanpa perlu melewati proses voting yang alot.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Suasana pemilihan pun berjalan sangat sejuk, demokratis, dan kental dengan nuansa kekeluargaan. Kemenangan mutlak lewat jalur aklamasi ini menjadi bukti sahih betapa solidnya dukungan dan besarnya porsi kepercayaan para anggota terhadap rekam jejak keduanya dalam memajukan dunia jurnalistik di Sulawesi Selatan.

BACA JUGA :  Lantik Ketua LPM Baru, Lurah Girian Weru Dua Harapkan Sinergi Kuat

 

Nama Suwardi Thahir sendiri sudah sangat mengakar di kancah pers jazirah selatan Sulawesi. Menatap rekam jejaknya, ia adalah petarung lama di industri media yang konsisten mengawal peningkatan mutu jurnalis, salah satunya lewat perannya sebagai penguji senior di ajang Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

 

Setali tiga uang, Dahlan Abubakar juga bukan sosok sembarangan dengan deretan portofolio mentereng. Tokoh Pers nasional besutan Dewan Pers ini pernah mengabdi sebagai Sekretaris PWI Sulsel periode 1988-1993, mantan Pemimpin Redaksi Harian Pedoman Rakyat (2003-2005), serta seorang penulis produktif yang telah melahirkan lebih dari 50 judul buku.

 

Sesaat setelah resmi ditetapkan, Suwardi langsung melayangkan visi besarnya untuk mendobrak sekat-sekat di tubuh organisasi dan membawa PWI Sulsel ke arah yang lebih terbuka. “Niatan saya menakhodai PWI Sulsel ini dipantik oleh kerinduan untuk melihat organisasi ini tumbuh secara inklusif, bukan kelompok yang eksklusif,” tegas Suwardi penuh optimisme.

BACA JUGA :  Sucikan Hati, Bersihkan Diri: WBP Lapas Bangko Dalami Ilmu Thaharah

 

Ia menggarisbawahi bahwa organisasi profesi wartawan harus menjelma sebagai rumah bernaung yang ramah bagi seluruh anggotanya, tanpa memandang bendera media ataupun faksi-faksi tertentu.

 

Estafet kepemimpinan di tangan Suwardi Thahir ini sontak mengembuskan angin segar bagi organisasi pers tertua di tanah air ini. Apalagi, industri media saat ini tengah diguncang badai disrupsi digital, maraknya hoaks, hingga urgensi peningkatan kapasitas para kuli tinta yang makin mendesak.

 

Tugas berat pun menanti di pundak Suwardi selama lima tahun ke depan, di mana ia dituntut mampu merekatkan soliditas internal, mendongkrak kualitas SDM, serta membentengi independensi dan profesionalisme pers di Sulsel.

 

Tak hanya itu, PWI Sulsel di bawah komandonya diharapkan bisa lebih getol menelurkan program edukasi, pelatihan berkala, serta sertifikasi UKW demi mencetak jurnalis yang berintegritas dan siap bertarung di era media modern.

BACA JUGA :  Polemik Gudang Beras Bulog Memanas, Aktivis Merangin Siapkan Demonstrasi

 

Tak pelak, Konferensi PWI Sulsel tahun ini menjadi titik balik krusial untuk menentukan arah kompas organisasi. Di tengah gempuran informasi digital dan ancaman berita bohong yang kian masif, peran organisasi pers yang kokoh menjadi harga mati demi menjaga marwah, etika, dan kredibilitas jurnalisme.

 

Berbekal mandat penuh dari seluruh anggota, Suwardi Thahir kini mengemban misi besar untuk mentransformasi PWI Sulsel menjadi lembaga yang solid, tangguh, adaptif, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pembangunan daerah lewat produk jurnalistik yang sehat, berimbang, dan mencerahkan.

 

Aklamasi ini bukan sekadar kemenangan di atas kertas, melainkan representasi dari asa yang digantungkan oleh seluruh insan pers Sulawesi Selatan di pundak Suwardi Thahir, agar media mampu terus berdiri tegak sebagai pilar demokrasi yang independen, profesional, dan terpercaya. (*)

Berita Terkait

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot
Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak
Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama
DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup
Bapelkum Bitung Goes to Campus, Bangun Generasi Sadar Hukum di Tengah Berlakunya KUHP Nasional
Wali Kota Pangkal Pinang Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong dan Jaga Kelestarian Lingkungan di Kecamatan Gerunggang
BREAKING NEWS: Dugaan Pencurian Buah Sawit Gegerkan Warga Koto Baru, Tabir Lintas
Tingkatkan Literasi Warga Binaan, Lapas Bangko Gandeng PKBM ADS Tunas Mulia
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Diduga Dikelola Wandri, PETI Excavator di Sungai Ulak Merangin Disorot

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Diduga Milik Sukro, Aktivitas PETI di Mentawak Dikeluhkan Warga, Polres Merangin Diminta Bertindak

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:57 WIB

Ketua Dewan Pakar SUARA UTAMA Kolonel (Purn) Oktovianus Karundeng Berdiskusi dengan Staf Khusus Menteri Agama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:49 WIB

DPRD dan Pemprov Babel Dorong Raperda Kelautan hingga Lingkungan Hidup

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:24 WIB

Wali Kota Pangkal Pinang Tekankan Pentingnya Semangat Gotong Royong dan Jaga Kelestarian Lingkungan di Kecamatan Gerunggang

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp