Pesan Yulian Keiya: Papua Lawan HIV/AIDS

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA,Dogiyai- Papua maraknya praktik seks bebas di kalangan generasi muda Papua menjadi perhatian serius masyarakat. Harga yang dibayar tidak main-main: meningkatnya kasus HIV/AIDS mengancam masa depan generasi penerus. Ujar saat temui di dogiyai Papua Tengah  kamis,(25/9).

Dinas Koperasi Dogiyai Salurkan Bantuan Sembako untuk Kios OAP di 10 Distrik

Yulian Keiya, tokoh Pemuda asal kamu Utara Kabupaten Dogiyai, menyuarakan pentingnya menjaga kesehatan pribadi demi masa depan Papua.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Pesan Yulian Keiya: Papua Lawan HIV/AIDS Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yulian  menyampaikan keprihatinannya, “Kami orang Papua jual murah seks bebas, tapi akhirnya yang kami dapat adalah penyakit mematikan. Generasi muda makin menurun.”

BACA JUGA :  Sinergi dengan Provinsi, Bupati Subang Yakin Jalan Subang Leucir Dan Caang akan Tercapai

Musa Boma: Jangan Jual Tanah Papua

Penyakit lain mungkin bisa diobati di rumah sakit, namun HIV/AIDS memerlukan kesadaran dan pencegahan sejak dini. Masyarakat dihimbau untuk memeriksa diri secara rutin dan menjauhi perilaku berisiko.

HIV/AIDS masih menjadi ancaman serius di Papua. Oleh karena itu, edukasi dan kesadaran akan kesehatan reproduksi serta pentingnya pemeriksaan dini terus digencarkan,Ujarnya.

Pemerintah daerah dan tenaga kesehatan juga diharapkan meningkatkan layanan tes HIV gratis dan edukasi seksual yang benar di sekolah maupun komunitas khusus nya dogiyai Papua Tengah.

Ayo jaga diri, jaga masa depan Papua.

Berita Terkait

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Kaleidoskop 2025: Bukan Sekadar Bencana Alam, tetapi Bencana Tata Kelola
Andi Jadi Sorotan: Pembangunan Sumur Bor di Kelurahan Mampun Diduga Tak Sesuai Aturan Transparansi
Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi
Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan
Ironi Merangin: Jembatan Hampir Ambruk, Warga Terjatuh, Pemerintah Belum Juga Hadir
Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi di Kelurahan Mampun Diduga Milik CV Masyarakat Merangin Mandiri: Warga Pertanyakan Transparansi
Pernah Berhadapan dengan Hukum, Eko Wahyu Pramono Kini Aktif di Advokasi Publik
Berita ini 205 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:16 WIB

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:11 WIB

Kaleidoskop 2025: Bukan Sekadar Bencana Alam, tetapi Bencana Tata Kelola

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Andi Jadi Sorotan: Pembangunan Sumur Bor di Kelurahan Mampun Diduga Tak Sesuai Aturan Transparansi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:56 WIB

Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:16 WIB

Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:53 WIB

Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi di Kelurahan Mampun Diduga Milik CV Masyarakat Merangin Mandiri: Warga Pertanyakan Transparansi

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:30 WIB

Pernah Berhadapan dengan Hukum, Eko Wahyu Pramono Kini Aktif di Advokasi Publik

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:49 WIB

Memahami SP2DK dari Kacamata Wajib Pajak dan Fiskus

Berita Terbaru