Pesan Yulian Keiya: Papua Lawan HIV/AIDS

Kamis, 25 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA,Dogiyai- Papua maraknya praktik seks bebas di kalangan generasi muda Papua menjadi perhatian serius masyarakat. Harga yang dibayar tidak main-main: meningkatnya kasus HIV/AIDS mengancam masa depan generasi penerus. Ujar saat temui di dogiyai Papua Tengah  kamis,(25/9).

Dinas Koperasi Dogiyai Salurkan Bantuan Sembako untuk Kios OAP di 10 Distrik

BACA JUGA :  Publik Meminta Kemenag Kabupaten Probolinggo Intropeksi, Pakopak Sebut Ada Potensi Pelanggaran Hak Konstitusional Pegawai

Yulian Keiya, tokoh Pemuda asal kamu Utara Kabupaten Dogiyai, menyuarakan pentingnya menjaga kesehatan pribadi demi masa depan Papua.

Yulian  menyampaikan keprihatinannya, “Kami orang Papua jual murah seks bebas, tapi akhirnya yang kami dapat adalah penyakit mematikan. Generasi muda makin menurun.”

BACA JUGA :  Diduga Abaikan SOP, Oknum Kepala SPPG Disorot: Relawan Mengeluh, Sistem Kerja Dinilai Semrawut.

Musa Boma: Jangan Jual Tanah Papua

Penyakit lain mungkin bisa diobati di rumah sakit, namun HIV/AIDS memerlukan kesadaran dan pencegahan sejak dini. Masyarakat dihimbau untuk memeriksa diri secara rutin dan menjauhi perilaku berisiko.

HIV/AIDS masih menjadi ancaman serius di Papua. Oleh karena itu, edukasi dan kesadaran akan kesehatan reproduksi serta pentingnya pemeriksaan dini terus digencarkan,Ujarnya.

BACA JUGA :  Bukti Data Telah di Terima ATR/BPN, 57 Ahli Waris Djawan Satino Desa Gading Kulon Menunggu Kebijakan 

Pemerintah daerah dan tenaga kesehatan juga diharapkan meningkatkan layanan tes HIV gratis dan edukasi seksual yang benar di sekolah maupun komunitas khusus nya dogiyai Papua Tengah.

Ayo jaga diri, jaga masa depan Papua.

Berita Terkait

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan
Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi
Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman
GEGER PEMBEBASAN TERDUGA PENGEDAR NARKOBA MUARA SINGOAN, WARGA DESAK AUDIT INVESTIGASI
DJKI Sesuaikan Tarif Pendaftaran Merek Mulai 1 Agustus, UMK Tetap Nikmati Tarif Khusus Rp500 Ribu
TPA Langling Kian Memprihatinkan, Tumpukan Sampah Diduga Tak Terkelola, Akses Warga ke Kebun Lumpuh
Saling Lempar Alibi Masalah Sampah Menahun 4 Truk di Sangkanhurip
Diduga Milik Cuncun, Aktivitas PETI dan Galian C di Kecamatan Tabir Kembali Jadi Sorotan

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 22:35

Transformasi IAI TABAH Lamongan Resmi menjadi Universitas Tarbiyatut Tholabah Lamongan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 06:29

Presiden DPP Aliansi Alam Bersatu Jaya Minta Polisi Usut Tuntas Kebakaran Kantor Organisasi

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:36

Wamenlu: Tugas Jurnalis Mengantar Publik dari Pendangkalan Menuju Pendalaman

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:56

GEGER PEMBEBASAN TERDUGA PENGEDAR NARKOBA MUARA SINGOAN, WARGA DESAK AUDIT INVESTIGASI

Jumat, 17 Juli 2026 - 03:47

DJKI Sesuaikan Tarif Pendaftaran Merek Mulai 1 Agustus, UMK Tetap Nikmati Tarif Khusus Rp500 Ribu

Berita Terbaru