Musa Boma: Jangan Jual Tanah Papua

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARAUTAMA,Dogiyai – Ketua Tim Peduli Alam dan Manusia Mapia, Musa Boma Mapiha, menyerukan agar masyarakat Papua tidak menjual tanah maupun kekayaan alam kepada pemerintah maupun pendatang dari luar daerah.

Dinas Koperasi Dogiyai Salurkan Bantuan Sembako untuk Kios OAP di 10 Distrik

Musa menyoroti maraknya pengambilan sumber daya alam seperti batu, pasir, kayu, dan hasil hutan lainnya tanpa izin masyarakat adat. Ia menyebut praktik ini sebagai bentuk ketidakadilan yang mengancam masa depan generasi Papua.

KNPB Paniai Gelar Konferensi Pers: Kecam Operasi Militer Indonesia di Paniai

“Kalau orang Papua ke Jawa, Kalimantan, atau Bali tidak bisa sembarangan membeli tanah. Tapi di Papua, orang luar bebas ambil apa saja,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (24/9/2025).

BACA JUGA :  Menjaga Marwah Jurnalisme: Wartawan Tak Bisa Rangkap Jabatan, Apalagi ASN

Disdikpora Dogiyai Gelar Sosialisasi Hentikan Perundungan dan Kekerasan di Sekolah

Ia juga menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap praktik penebangan liar, penambangan emas, dan perburuan satwa yang dilakukan tanpa izin. Musa mengingatkan bahwa menjaga tanah dan alam Papua adalah bagian dari menjaga harkat dan martabat orang Papua.

“Jika ini dibiarkan, anak cucu kita akan menjadi pengemis di tanah sendiri,” tegasnya.

Berita Terkait

Warga Ranuagung di Laporkan Warga Tiris Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan 
Jelajah Masjid Pedalaman Nusa Tenggara Timur, Samudera Zam Zam berbagi 4 Ton Sembako 
Menjadi Buah Bibir, Oknum Perangkat Desa Banyuanyar Tengah Diduga Berikan Contoh Langgar Aturan
Safari Pra-Ramadhan di Masjid Al Qodar Oebesa Pedalaman Timor NTT
Oknum Perangkat Desa Banyuanyar Tengah Diduga Merangkap Sebagai Ketua Poktan Jaya Abadi 
Tips Mengenal Wartawan Bodrex dan Wartawan Profesional
Melebar, Oknum SPPG Tiris Diduga Tidak Mengantongi Sertifikat Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan
Terindikasi Dugaan Mark Up Harga Bahan Makanan Bergizi, Oknum Aslap SPPG Tiris Memilih Diam

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 19:20

Warga Ranuagung di Laporkan Warga Tiris Atas Dugaan Tindak Pidana Penipuan 

Senin, 16 Februari 2026 - 18:32

Jelajah Masjid Pedalaman Nusa Tenggara Timur, Samudera Zam Zam berbagi 4 Ton Sembako 

Senin, 16 Februari 2026 - 09:05

Menjadi Buah Bibir, Oknum Perangkat Desa Banyuanyar Tengah Diduga Berikan Contoh Langgar Aturan

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:41

Safari Pra-Ramadhan di Masjid Al Qodar Oebesa Pedalaman Timor NTT

Minggu, 15 Februari 2026 - 16:21

Oknum Perangkat Desa Banyuanyar Tengah Diduga Merangkap Sebagai Ketua Poktan Jaya Abadi 

Minggu, 15 Februari 2026 - 11:58

Melebar, Oknum SPPG Tiris Diduga Tidak Mengantongi Sertifikat Pelatihan Higiene Sanitasi Pangan

Minggu, 15 Februari 2026 - 09:43

Terindikasi Dugaan Mark Up Harga Bahan Makanan Bergizi, Oknum Aslap SPPG Tiris Memilih Diam

Sabtu, 14 Februari 2026 - 15:24

Lagi Lagi Oknum Aslap SPPG Tiris Terkesan Menuduh Team Media Tidak Jelas Saat Konfirmasi Video MBG Sayur Viral

Berita Terbaru