Panen Raya Serentak, Lapas Bangko Wujudkan Kemandirian Pangan dan Kepedulian Sosial

Jumat, 16 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Bangko melaksanakan kegiatan Panen Raya pada Kamis (15/1) yang digelar secara serentak di seluruh Lapas dan Rumah Tahanan (Rutan) se-Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, khususnya pada sektor kemandirian pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Di Lapas Kelas IIB Bangko, panen raya dilakukan dengan memanfaatkan lahan tidur yang sebelumnya tidak produktif. Melalui program pembinaan kemandirian, warga binaan dilibatkan secara aktif dalam mengolah lahan tersebut menjadi kebun sayuran dengan komoditas utama kangkung dan terong. Hasil panen yang diperoleh menunjukkan capaian positif sekaligus menjadi bukti bahwa lembaga pemasyarakatan mampu berperan dalam mendukung ketahanan pangan serta pemberdayaan warga binaan.

Seluruh hasil panen kemudian dipasarkan kepada pihak ketiga, yakni penyedia bahan makanan bagi Lapas Bangko. Dana yang terkumpul tidak dimanfaatkan untuk kepentingan internal, melainkan disalurkan sebagai bantuan kemanusiaan bagi daerah terdampak bencana, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Proses penghimpunan dan penyaluran bantuan tersebut dikoordinasikan secara terpusat oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai bentuk solidaritas nasional insan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Bangko, Heri, Amd.IP, SH, MH, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya memiliki nilai strategis, tidak hanya dari sisi produksi pangan, tetapi juga dalam pembentukan karakter dan mental warga binaan.

“Panen raya ini membuktikan bahwa Lapas bukan semata-mata tempat pembinaan, tetapi juga ruang produktif yang mampu melahirkan karya nyata. Melalui program kemandirian pangan, kami membekali warga binaan dengan keterampilan, etos kerja, serta kepedulian sosial. Hasil panen yang disumbangkan ke daerah terdampak bencana merupakan wujud empati dan kontribusi nyata Lapas Bangko bagi bangsa,” ujarnya.

BACA JUGA :  Anniversary Suara Utama ke 2 Tahun Spesial Bersama Reporter Tribunnews dan Jurnalis Islam Bersatu

Kegiatan Panen Raya di Lapas Kelas IIB Bangko turut dihadiri oleh perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Merangin yang memberikan dukungan dan apresiasi atas upaya Lapas dalam mengoptimalkan potensi lahan serta memperkuat sinergi lintas sektor.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia memberikan arahan secara virtual melalui Zoom Meeting yang terpusat di Lapas Kelas I Cirebon. Dalam arahannya, Menteri menegaskan bahwa program kemandirian pangan harus menjadi gerakan berkelanjutan di seluruh satuan kerja pemasyarakatan.

“Pemasyarakatan harus hadir sebagai solusi. Tidak hanya membina warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas. Kemandirian pangan di Lapas dan Rutan merupakan kontribusi konkret negara dalam menjaga ketahanan pangan, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menanamkan nilai produktivitas dan kemanusiaan,” tegas Menteri.

Melalui kegiatan Panen Raya ini, Lapas Kelas IIB Bangko menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kebijakan nasional pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan, kemandirian, dan kemanfaatan sosial, sejalan dengan semangat reformasi pemasyarakatan yang humanis dan berkelanjutan.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  
Peringatan 1 Abad Hari Lahir :NU Tanggamus Adakan Istighosah
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki
Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak
Aman Beroperasi, Ateng Diduga Jadi Penampung dan Pembakar Emas PETI di Desa Langling

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 11:06

Gempa Magnitudo 6,4 Guncang Pacitan, Terasa hingga Malang dan Wilayah Sekitarnya

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 20:41

P3N Desa Lubuk Birah M. Aidil Fitra Diduga Gelapkan Uang Adminitrasi Nikah  

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Sabtu, 31 Januari 2026 - 14:25

‎Proyek Jalan Setapak Beton Kelurahan Sungai Nibung Banyak yang Rusak, Lurah: Nanti Kita Perbaiki

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:54

Diduga Milik Jayak, Dua Excavator PETI Bebas Beroperasi di Pamenang Selatan, Warga Tantang Aparat Bertindak

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:26

Aman Beroperasi, Ateng Diduga Jadi Penampung dan Pembakar Emas PETI di Desa Langling

Rabu, 28 Januari 2026 - 23:08

Media Suara Utama Buka Kesempatan Bergabung bagi Jurnalis dan Kontributor di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru