Nah, Gedung Produksi Jahe Senilai 1,7 Miliar Milik Perindagkop Merangin di Desa Air Batu Tak Difungsikan

- Writer

Jumat, 4 Juli 2025 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_2

oplus_2

SUARA UTAMA, Merangin – Bangunan Gedung Produksi Jahe milik Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi (Perindagkop) Kabupaten Merangin yang berlokasi di Desa Air Batu, dinilai tidak difungsikan secara optimal. Padahal, pembangunan gedung tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp1,7 miliar. Kondisi ini menuai kekecewaan dan penyesalan dari warga setempat yang menganggap dana tersebut terbuang sia-sia.

Gedung yang dibangun dengan tujuan untuk mendukung pengembangan industri jahe lokal ini, kini terlihat terbengkalai. Beberapa warga menyatakan bahwa bangunan tersebut hanya digunakan sesekali dan tidak memiliki dampak signifikan bagi perekonomian masyarakat sekitar.

“Kami berharap gedung ini bisa menjadi pusat pengolahan jahe yang menyerap tenaga kerja dan meningkatkan pendapatan warga. Tapi kenyataannya, bangunan ini seperti tidak ada manfaatnya. Ini benar-benar pemborosan anggaran,” ujar salah seorang warga Desa Air Batu.  (3/7/25).

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Nah, Gedung Produksi Jahe Senilai 1,7 Miliar Milik Perindagkop Merangin di Desa Air Batu Tak Difungsikan Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika dikonfirmasi oleh media beberapa waktu lalu di ruang kerjanya, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (Disperindagkop) Kabupaten Merangin adalah Dadang Hikmatullah menjelaskan alasan dibangunnya gedung produksi jahe di Desa Air Batu. “Desa Air Batu dipilih karena merupakan sentra pertanian jahe. Kami berharap gedung ini bisa menjadi pusat pengolahan jahe yang mendukung petani dan meningkatkan nilai tambah produk jahe lokal,” ujar Dadang.

BACA JUGA :  Miris, SDN 207 Desa Selango Tidak Terawat, Diduga Kurangnya Pemanfaatan Dana BOS

Namun, kenyataannya justru bertolak belakang dengan harapan tersebut. Gedung yang seharusnya menjadi sarana pengembangan ekonomi tersebut kini terbengkalai dan tidak difungsikan secara optimal.

Sementara itu, pihak Dinas Perindagkop Kabupaten Merangin belum memberikan penjelasan resmi terkait alasan tidak optimalnya pemanfaatan gedung tersebut. Beberapa sumber menyebutkan bahwa kendala teknis dan kurangnya koordinasi antara dinas terkait menjadi penyebab utama.

Warga Desa Air Batu berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengoptimalkan fungsi gedung tersebut. Mereka menginginkan agar gedung produksi jahe ini benar-benar bisa menjadi sarana peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami tidak ingin gedung ini hanya jadi pajangan. Harus ada tindakan nyata agar dana yang sudah dikeluarkan tidak sia-sia,” tambah warga lainnya.

Sampai saat ini, nasib Gedung Produksi Jahe di Desa Air Batu masih menjadi tanda tanya besar. Masyarakat menunggu langkah tegas dari pemerintah untuk memastikan bahwa aset tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi mereka.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Proyek Kelurahan di Tabir Amburadul, Monev Bongkar Pekerjaan Asal Jadi Sejumlah Pemborong
Israel Menghancurkan Markas UNRWA
Regional UNESCO Jakarta Bersama Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) Adakan Lokakarya Pengarusutamaan Gender dalam Data dan Pendidikan
Bahlil : Menteri yang Amankan Kedaulatan Rakyat
Indonesia, Negara Hukum di Persimpangan Jalan
Satgas Jalan Lurus Tanggamus Kunjungi Anak Penderita Thalasemia di Talang Padang
Rumah Saiful di Pasar Rantau Panjang Diduga Jadi Lokasi Pembakaran dan Penampungan Emas Ilegal, Aparat Diminta Turun Tangan
Aktivitas Pembakaran Emas Diduga Ilegal di Tabir, Publik Soroti Peran Handoko
Berita ini 341 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Januari 2026 - 20:11 WIB

Proyek Kelurahan di Tabir Amburadul, Monev Bongkar Pekerjaan Asal Jadi Sejumlah Pemborong

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:49 WIB

Israel Menghancurkan Markas UNRWA

Rabu, 21 Januari 2026 - 07:11 WIB

Regional UNESCO Jakarta Bersama Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) Adakan Lokakarya Pengarusutamaan Gender dalam Data dan Pendidikan

Rabu, 21 Januari 2026 - 06:27 WIB

Bahlil : Menteri yang Amankan Kedaulatan Rakyat

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:40 WIB

Satgas Jalan Lurus Tanggamus Kunjungi Anak Penderita Thalasemia di Talang Padang

Selasa, 20 Januari 2026 - 11:19 WIB

Rumah Saiful di Pasar Rantau Panjang Diduga Jadi Lokasi Pembakaran dan Penampungan Emas Ilegal, Aparat Diminta Turun Tangan

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:05 WIB

Aktivitas Pembakaran Emas Diduga Ilegal di Tabir, Publik Soroti Peran Handoko

Senin, 19 Januari 2026 - 18:11 WIB

Kepala Puskesmas Kepayang Dan Kades Beri Penjelasan Terkait Dugaan Jual Beli Buku KIA

Berita Terbaru

Berita Utama

Israel Menghancurkan Markas UNRWA

Rabu, 21 Jan 2026 - 18:49 WIB

Fathin Robbani Sukmana, Pengamat Sosial dan Kebijakan Publik yang menyoroti profesi Pustakawan

Berita Utama

Bahlil : Menteri yang Amankan Kedaulatan Rakyat

Rabu, 21 Jan 2026 - 06:27 WIB