Kompak, Warga Desa Liprak Wetan Buat Surat Pernyataan Bersama, Tolak Sumur Bor Irigasi Warga Butuh Air Bersih 

- Publisher

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:27 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Warga Dusun Kokon menunjukkan kekompakan nya pasca penayangan pemberitaan sebelumnya terkait sumur bor untuk memenuhi kebutuhan sehari hari (air bersih) yang diduga di alihkan menjadi sumur bor irigasi berlokasi di desa Liprak wetan kecamatan Banyuanyar kabupaten Probolinggo Jawa Timur. 18/01/2026.

Kekompakan tersebut di tunjukkan melalui surat pernyataan bersama yang di tanda tangani sebanyak 43 orang dari masing masing KK. Pasal nya, warga merasa keberatan dengan alasan tidak sesuai dengan pengajuan saat reses dengan mantan anggota DPRD kabupaten Probolinggo saat masih aktif “Usman Muhtadi”.

“Yang bertanda tangan di bawah ini, kami warga Desa Liprak wetan dusun kokon merasa keberatan adanya sumur bor (air bersih) yang diduga di alihkan menjadi sumur bor irigasi (mengairi sawah) yang kami butuhkan adalah air minum. “isi dalam surat pernyataan yang di tanda tangani bersama. Dibuat pada tanggal 18 Januari 2026.

Menanggapi surat pernyataan bersama warga desa Liprak wetan, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Brigkom Tapal kuda Nusantara “Reza Kurniawan” menegaskan. Surat pernyataan dari warga semakin memperkuat dugaan penyalahgunaan anggaran.

BACA JUGA :  Terindikasi di Salahgunakan Demi Kepentingan Pribadi, Progam PRONA 2010 dan PTSL 2018 Jadi Ladang Basah

“Surat pernyataan bersama yang di buat oleh warga setempat, membuat dugaan kami semakin kuat. Sudah jelas pengakuan warga saat reses dengan mantan anggota DPRD kabupaten Probolinggo “Usman” yang di butuhkan Sumur bor untuk air minum bukan sumur bor untuk irigasi. “Tegas nya.

Ia kembali menegaskan, jika dugaan nya di anggap salah oleh oknum pemerintah desa Liprak wetan kecamatan Banyuanyar. Ia mempersilahkan membuat klarifikasi secara detail dan transparan kepada publik.

BACA JUGA :  Minggu Biasa XIV, Umat Paroki Idakebo Diajak Tetap Pegang Tangan Tuhan.

“Jika dugaan kami di anggap salah. Monggo membuat klarifikasi kepada media yang bersangkutan. Di situ kan ada hak koreksi ada hak jawab. Namun, klarifikasi nya harus detail. Berapa harga borongan permeter nya?. berapa kedalaman nya?. menggunakan paralon berapa inci?. harga meteran listrik dan harga Sibel. Agar transparan dan publik tau. “Pungkas nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peringatan Hari Pengayoman ke-81, Bapelkum Bitung Fokus Cetak SDM Hukum yang Responsif
Bupati Yudas Tebai Turun Langsung ke RSUD Dogiyai, Dengarkan Keluhan Nakes
Tensi Memanas Jelang Dewata Challenge Persib Bandung Siap Tantang Bali United Malam Ini
Pamit di Podium Kemerdekaan ​Momen Perpisahan dan Tugas Terakhir
Sertijab Camat Gunung Bintang Awai: Apresiasi ASN untuk Armadi, Sambut Indra Yudi
Dana Pensiun Indonesia: Dari Paham Menjadi Punya
Korban PRONA dan PTSL Belum Merdeka Secara Utuh, Oknum Kepala ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Diduga  Bersembunyi di Bawah Ketiak
KKN UMAHA Hadir untuk UMKM Desa KarangTanjung melalui Pendampingan Penerbitan NIB
Berita ini 63 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:34 WIB

Peringatan Hari Pengayoman ke-81, Bapelkum Bitung Fokus Cetak SDM Hukum yang Responsif

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:41 WIB

Bupati Yudas Tebai Turun Langsung ke RSUD Dogiyai, Dengarkan Keluhan Nakes

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Tensi Memanas Jelang Dewata Challenge Persib Bandung Siap Tantang Bali United Malam Ini

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:20 WIB

Sertijab Camat Gunung Bintang Awai: Apresiasi ASN untuk Armadi, Sambut Indra Yudi

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Dana Pensiun Indonesia: Dari Paham Menjadi Punya

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/