KNPB Mnukwar: Sukses Rayakan Ibadah HUT KNPB yang ke-14 dengan Baik dan konduktif

Hari Hut KNPB merayakan ini merupakan tambahan usia yang ke- 14 tahun

- Publisher

Sabtu, 19 November 2022 - 15:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, MANOKWARI – Tepat pada hari ini 19 November 2022 Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Mnukwar bersama rakyat Papua Barat dan beberapa sektor KNPB di Mnukwar merayakan ibadah bersama dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) KNPB yang ke- 14 pada pukul 8:35 waktu papua di Manokwari, Papua Barat.

Perayaan ibadah HUT ini diiringi dengan lagu kebangsaan “hai tanahku Papua” sekaligus dengan ibadah singkat yang dikuatkan dengan renungan oleh Pdt. Manggara dalam bacaan firman yang dikutip dari kitab Pengkhotbah 4:1 dengan bunyi firman “Lagi aku melihat segala penindasan yang terjadi dibawah mata hari dan lihatlah orang orang yang ditindas dan tak ada yg menghibur mereka karena difihak orang orang yang menindas ada kekuasaan”.

Dalam khotbah Pdt. Manggara mejelaskan injil itu kekuatan Allah untuk menyelamatkan setiap orang terutama bangsa Papua.

Maka menurutnya KNPB sosok menyelamatkan bangsa Papua dari ketidakadilan dibawah terik mata hari dan penindasan klonial indonesia.

Kami percaya bahwa pasti KNPB akan bawah rakyat Papua dari berbudakan, pembunuhan dari tangan penjajah menuju pembebasan nasional yang merdeka dan berdaulat, khotbahnya.

Kini saatnya KNPB tangis tapi ada saatnya KNPB akan tertawa, sekarang KNPB duka cita tapi ada waktunya knpb akan suka cita . Kami yakin pasti anak anak knpb suatu saat akan membawah bangsa ini keluar dari tangan penjajah.

Pdt. Manggara juga sarankan kini waktunya untuk bersatu mengusir indonesia dari tanah Papua melalui persatuan dan nasionalsime Papua.

“Hilangkan ego suku, daerah, klen, budaya dan basis organisasi tapi harus bersatu dalam media rakayat KNPB untuk sukseskan agenda mogok sipil nasional (MSN) sebagai wujud nasional menolak kedudukan indonesia di tanah Papua,” Jelasnya.

BACA JUGA :  Polres Maros Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara Ke-80

Sementara itu, mewakili badan pengurus KNPB wilayah Mnukwar, Abraham Togoldy selaku skretaris umum dalam sambutannya menjelaskan tentang cikal bakal lahirnya knpb sejak 19 november 2008 bertempat di aula STT Wallter Post Sentani sampai sekarang usia yang 14 tahun.

Togodly juga meyampaikan selama 13 tahun knpb mengalami berbagai cara untuk menghancurkan knpb, mengkriminalisasi knpb dari pusat sampai wilayah, mengkambing hitamkan nama knpb di publik dan juga menghancurkan basis knpb yang selama ini knpb bangun.

“Namun kami tetap eksis dalam perlawanan. Knpb sebagai media rakyat tidak kemana-mana tapi ada dimana-mana untuk mediasi semua ketidakadilan terjadi terhadap bangsa Papua hingga bangsa Papua merdeka,” Jelasnya.

Lanjut, Yunus Aliknoe sebagai sekretaris satu knpb Mnukwar sampaikan bahwa knpb sudah berhasil dan menyakinkan publik dari nasional, regional sampai internasional.

Knpb sebagai media banyak tantangan yang selama ini hadapi mulai dari tuduhan dan kriminalisasikan ke rana hukum kriminal untuk menghancurkan persatuan nasionalisme yang selama ini knpb bangun.

BACA JUGA :  Desas-desus PHK Massal Menggema, DPRD Berau Diminta Tak Sekadar Menonton

Lanjut Alikkone, Knpb sudah belajar dan sudah sadar dalam perjuangan melawan indonesia sehingga sampe saat ini knpb terus eksis melawan indonesia melalui agenda agenda kolektif dan bermartabat.

“Knpb sudah berhasil kerja-kerja perjuangam karena hasil resolusi kongres 1 knpb di kampung harapan sentani diputuskan 4 resolusi sudah sukses,” Pintanya.

Maka, knpb secara nasional hanya memiliki satu agenda kolektif yaitu mogok sipil nasional (MSN). Sehingga kami berpesan rakyat papua barat lebih khususnya ditanah Arfak segara siapkan diri untuk mobilisasi umum diri sendiri dari kelompok ke kelompok organisasi guna sukseskna MSN secara damai dan bermartabat.

Kegiatan tersebut berjalan dengan aman dan terkendali dalam penyertaan Allah Leluhur Bangsa Papua. (*)

Reporter : Yeko Gobai
Editor      : Amoye Oto D. Kayame

Berita Terkait

Pemberitahuan STOP PRESS Media Suara Utama Atas Nama Fajar Ahmad Wahyuddin
Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 
Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru
Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan
Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan
Polres Barsel Ziarah ke TMP Abdi Kencana: Komitmen Lanjutkan Pengabdian Pahlawan
Polres Maros Gelar Dzikir dan Doa Bersama Sambut Hari Bhayangkara Ke-80
Berita ini 227 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:40 WIB

Pemberitahuan STOP PRESS Media Suara Utama Atas Nama Fajar Ahmad Wahyuddin

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:51 WIB

Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:23 WIB

Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:43 WIB

Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa

Kamis, 25 Juni 2026 - 15:15 WIB

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan

Berita Terbaru

(Ilustrasi)

Hukum

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Jumat, 26 Jun 2026 - 14:23 WIB

Hukum

Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:48 WIB