Kisah Awal Mula Pertentangan Antar Manusia

- Publisher

Jumat, 1 November 2024 - 16:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Abu Mahdi Ibn Ibrahim
Abu Mahdi Ibn Ibrahim

Oleh: Abu Mahdi ibn Ibrohim

Pertama, kisah dua anak Nabi Adam ‘Alaihis Salam ketika mereka diperintahkan oleh Allah untuk berkurban. Salah satu anaknya, Habil, sebagai seorang petani, berkurban dengan mempersembahkan hasil pertanian terbaik. Sedangkan saudaranya, Qabil, sebagai seorang peternak, justru berkurban dengan domba (kambing) yang kurus-kurus.

Peristiwa kurban ini adalah awal mula ditetapkannya syariat Allah mengenai qurban bagi manusia. Sebagian ulama tafsir seperti Ibn Jarir Ath-Thobari berpendapat bahwa kisaran jumlah qurban Habil menjadi patokan hukum zakat pertanian. Sedangkan ralat atas kesalahan Qabil kelak menjadi cikal bakal patokan hukum zakat ternak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Allah tidak membutuhkan qurban atau zakat manusia, tetapi yang Allah nilai adalah ketaatan (ketundukan) manusia atas semua perintah-Nya.

Kedua, kisah perkawinan anak-anak Nabi Adam ‘Alaihis Salam. Menurut Imam Abu Ja’far bin Jarir dalam kitab At-Tarikh, Hawa melahirkan 40 anak dalam 20 kali kehamilan. Pendapat ini juga disampaikan oleh Ibnu Ishaq dan dalam Tafsir Al-Qurtubi. Menurut sumber lain, Hawa melahirkan sebanyak 120 kali, di mana setiap kelahiran menghasilkan dua sepasang anak, lelaki dan perempuan. Qabil dan saudarinya, Qalima, adalah anak yang paling tua, sedangkan anak terakhir adalah Abdul Mughits dan saudarinya, Ummul Mughits. Menurut petunjuk Allah, Qabil tidak boleh menikah dengan saudara kembarnya, melainkan dengan saudara kembar Habil, yaitu Labudza. Karena Labudza tidak seberapa cantik seperti saudara kembarnya, Iklima, maka Qabil menolak dinikahkan dengan Labudza. Qabil merasa iri kepada Habil karena mendapatkan istri yang lebih cantik.

BACA JUGA :  Portal Desa Segaran Terindikasi Melanggar Aturan dan Undang-Undang, Publik Pertanyakan Pertanggung Jawaban

Karena peristiwa kurbannya ditolak oleh Allah dan mendapatkan calon istri yang tidak sesuai harapannya, Qabil menaruh dendam kepada Habil dan membunuhnya. Peristiwa pembunuhan ini juga diabadikan dalam Al-Qur’an surat Al-Maidah ayat 27-31 (baca: Al-Razi, Mafatih al-Ghaib, juz 11, hal. 204 dan Al-Qurthubi, cetakan 2003 M: juz VI/hal. 134).

BACA JUGA :  Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Dari peristiwa tersebut, kita dapat mengambil sebuah kesimpulan bahwa pertentangan hebat seorang manusia berawal dari harta dan wanita. Cinta harta menyebabkan seseorang enggan untuk berinfak (mengeluarkan sebagian rezekinya untuk beramal menolong manusia lainnya), padahal dia tahu benar bahwa Allah tidak membutuhkan hartanya sedikitpun. Allah hanya melihat kebaikan hatinya dalam kepeduliannya kepada sesama manusia. Di situlah nilai kebaikan dan ketaatannya, yang dijanjikan pahala dan kelak akan diganjar dengan surga-Nya. Cinta kepada wanita pun adalah faktor lain yang sangat mempengaruhi nafsu manusia untuk memperturutkan syahwatnya demi meraih kenikmatan yang nilainya kecil sekali jika dibandingkan dengan kenikmatan yang Allah janjikan dalam pernikahan di surga kelak.

Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallam juga pernah berpesan agar kita berhati-hati terhadap fitnah wanita, yang diabadikan dalam Al-Qur’an dalam peristiwa yang menimpa Nabi Yusuf ‘Alaihis Salam pada surat Yusuf ayat 28, dengan lafadz inna kaidahunna ‘adhiim (sesungguhnya tipu daya wanita itu sungguh dahsyat).

BACA JUGA :  HUT Ke-38, Julia Entengo Dinilai Jadi Inspirasi Pelaku UMKM Zona Baku Bae

Nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallam juga sudah memperingatkan tentang jebakan harta, sesuai hadits riwayat Abu Hurairah. Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

مَا أَخْشَى عَلَيْكُمُ الْفَقْرَ وَلَكِنْ أَخْشَى عَلَيْكُمُ التَّكَاثُرَ

“Yang aku khawatirkan pada kalian bukanlah kemiskinan, namun yang kukhawatirkan adalah saling berbangganya kalian (dengan harta).” (HR. Ahmad 2:308. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Muslim).

Terhadap fitnah wanita, beliau Shalallahu ‘Alaihi Wasallam juga berpesan, dari Sahl bin Sa’d, Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda:

مَا تَرَكْتُ بَعْدِي فِي النَّاسِ فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

Artinya, “Aku tidak meninggalkan fitnah yang lebih besar bagi laki-laki selain dari perempuan” (HR Al-Bukhari).

Mudah-mudahan kita diberi kemudahan oleh Allah untuk selamat dari dua musibah yang menyebabkan pertentangan dan fitnah dalam hidup kita, yaitu harta dan wanita. Aamiin.

 

Penulis : Abu Mahdi Ibn Ibrahim

Editor : Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   
Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 
Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung
Relokasi PKL Dengan Humanis, RSUD Waluyo Jati Kraksaan Menyajikan Sentra Kuliner WJ Sejahtera 
UPT Puskesmas Klenang Kidul Pastikan  Bayi Kembar 3 Desa Gading Kulon Kondisi Bagus, BB Sesuai Umur 
Kontainer Sampah Kondisi Memprihatinkan, Keluarga Pasien UPT Puskesmas Ranugedang Ungkap Potensi Lingkungan Tidak Sehat 
HGU Lonsum Berakhir, AMAN Sulsel Fasilitasi Terbentuknya Koalisi Rebut Ruang
Konsumen Sebut Oknum Kepala Unit Pedagangan Terindikasi Tidak Berintegritas, Air Sering Mati dan Tunggakan Perlu Dikaji Penyebab Nya
Berita ini 97 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:02 WIB

Ruri Jumar Saef Ketua Team Nawacita -Astacita Presiden RI, Segera Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan Suarni Tengger Probolinggo   

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Kasus Dugaan Penganiayaan Suarni Mendapat Perhatian Ketua Team Astacita -Astacita Presiden Republik Indonesia 

Minggu, 23 Agustus 2026 - 13:36 WIB

Dugaan Pelanggaran Hukum Proyek Jalan Rp25,2 Miliar di Berau, Tembus Kawasan Hutan Tanpa Izin hingga Ancaman Laporan ke Kejagung

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:07 WIB

UPT Puskesmas Klenang Kidul Pastikan  Bayi Kembar 3 Desa Gading Kulon Kondisi Bagus, BB Sesuai Umur 

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:06 WIB

Kontainer Sampah Kondisi Memprihatinkan, Keluarga Pasien UPT Puskesmas Ranugedang Ungkap Potensi Lingkungan Tidak Sehat 

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand https://www.marcopolodijon.com/