Kepsek SLB Negeri Merangin Yubarizon Pecat Guru Honorer Tanpa Alasan yang Kuat

- Jurnalis

Sabtu, 4 Mei 2024 - 07:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kepala SLB Negeri Merangin Yubarizon.

Foto: Kepala SLB Negeri Merangin Yubarizon.

SUARA UTAMA, MERANGIN – Pemecatan Guru honorer di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLB) Merangin adalah sebuah tindakan tak terpuji yang di lakukan oknum Kepala Sekolah Yubarizon. Spd. SD, terhadap guru olahraga di sekolah tersebut bernama Elsa pada beberapa pekan lalu.

Oknum Kepala Sekolah SLB Negeri Merangin Yubarizon. Spd. SD mengeluarkan kebijakan tentang pemecatan guru honorer tanpa alasan yang kuat.

Berdasarkan keterangan dari orang tua Elsa kepada media ini dirinya mengatakan jika anaknya di berhentikan sebagai guru Olahraga di SLB N Merangin tanpa ada surat peringatan terlebih dahulu, dengan tiba-tiba kepala sekolah langsung melakukan pemecatan tanpa alasan yang mendasar.

“Ya anak saya di berhentikan dari guru olahraga di SLBN Merangin tanpa alasan yang jelas, harusnya kalau memang anak saya mempunyai kesalahan dalam mendidik murid, ya minimal di beri pembinaan lah, atau surat peringatan terlebih dahulu, jangan seenaknya sendiri mentang-mentang berkuasa,” Demikian ucap orang tua Elsa yang juga sebagai Guru di Salah satu SMKN ternama di Kabupaten Merangin.

Menurut Ketua Ketua LSM HAM Merangin Larisman Sinaga bahwa pemberhentian seorang guru honorer tersebut dengan alasan yang di anggap tidak rasional atau tidak berdalih terkait dengan tigak adanya dedikasi yang tinggi sebagai seorang pendidik.

BACA :  Informasi Verval Perpanjangan Waktu Verifikasi dan Validasi Administrasi PPG Dalam Jabatan bagi Guru yang belum Lulus Uji Tulis Nasional atau Uji Kompetensi pada akhir PLPG (Peserta Verval Sasaran 5)

“Mencermati Alasan Oknum Kepala Sekolah SLB Negeri Merangin Yubarizon terkait dengan persolan pemecatan guru honorer tersebut, menurut saya Pemberhentian dan atau pemecatan yang di lakukan oleh pihaknya (Kepala Sekolah) adalah Pernyataan Sepihak dan diduga tidak benar. Dengan alasan di pecat karena, oknum guru honorer tersebut tidak mempunyai Dedikasi” Tuturnya

Larisman juga mengatakan, Seharusnya sikap seorang Kepala Sekolah, jika ada sesuatu yang dianggap mengganjal atau ada masalah, jangankah terburu- buru mengambil keputusan pemecatan harus melalui tahapan-tahapan yang harus diambil,misalkan dengan teguran baik lisan maupun tulisan (tertulis), dan atau pernyataan tidak puas secara tertulis dan atau Pernyataan dll.

BACA :  Sejumlah Wali Murid Kelas Xll SMAN 5 Merangin Keluhkan Kebijakan Pihak Sekolah yang Plin Plan

“Ini malah di eksekusi (di pecat) secara langsung dengan alasan yang tidak berdalih, ini kan tampak jelas bahwa Oknum Kepala Sekolah SLB Negeri Merangin Yubarizon melakukan tindakan sewenang-wenang yang menunjukkan arogansi kekuasaan”Tandasnya

Sementara itu Kepala SLB Negeri Merangin Yubarizon ketika di bincangi oleh media ini pada (29/4/24) membenarkan jika dirinya yang memecat Guru Olahraga di Sekolahnya atasnama Elsa tersebut dengan alasan yang bersangkutan tidak mempunyai Dedikasi.

“Ya benar saya yang memberhentikan, karena menurut saya dia tidak mempunyai Dedikasi, selanjutnya silahkan bapak tanyakan ke guru-guru yang ada di SLB ini,” Demikian ucap Kepsek.

Penulis : Ady Lubis

Berita Terkait

Ponpes Wali Barokah Kota Kediri Gelar Penyuluhan Hukum Terpadu
Diduga KKN, Pengadaan Buku Kurikulum Merdeka SD Dan SMP TA 2023 Di Kampar Tengah Di Lidik Pidsus Kejari Kampar.
“ANEH” MEMANDANG KULIAH SEBAGAI PEDIDIKAN TERSIER: KRITIK ATAS PEMAHAMAN PROGRAM WAJIB BELAJAR
Hendak Ke Museum Lampung Bus Rombongan Studi Tour MIN Pesisir Barat Terjun ke Jurang di Tanggamus
Pengenalan Institusi DAMKAR Membuat TK Gelatik II Memahami Pentingnya Dinas Pemadam Kebakaran
Heboh Tata Kelola Perguruan Tinggi: Apa yang Harus Kita Lakukan?
Dinas Pendidikan Tulang Bawang Larang Kegiatan Study Tour Ke Luar Daerah
MTsN 1 Merangin Tanamkan Siswa Peduli Sosial Religius Anak dengan Pembiasaan Infak
Berita ini 220 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 23:11 WIB

Ponpes Wali Barokah Kota Kediri Gelar Penyuluhan Hukum Terpadu

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:31 WIB

Diduga KKN, Pengadaan Buku Kurikulum Merdeka SD Dan SMP TA 2023 Di Kampar Tengah Di Lidik Pidsus Kejari Kampar.

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:30 WIB

“ANEH” MEMANDANG KULIAH SEBAGAI PEDIDIKAN TERSIER: KRITIK ATAS PEMAHAMAN PROGRAM WAJIB BELAJAR

Rabu, 22 Mei 2024 - 11:12 WIB

Hendak Ke Museum Lampung Bus Rombongan Studi Tour MIN Pesisir Barat Terjun ke Jurang di Tanggamus

Selasa, 21 Mei 2024 - 10:33 WIB

Pengenalan Institusi DAMKAR Membuat TK Gelatik II Memahami Pentingnya Dinas Pemadam Kebakaran

Minggu, 19 Mei 2024 - 12:15 WIB

Heboh Tata Kelola Perguruan Tinggi: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Jumat, 17 Mei 2024 - 11:00 WIB

Dinas Pendidikan Tulang Bawang Larang Kegiatan Study Tour Ke Luar Daerah

Jumat, 17 Mei 2024 - 08:02 WIB

MTsN 1 Merangin Tanamkan Siswa Peduli Sosial Religius Anak dengan Pembiasaan Infak

Berita Terbaru

Berita Utama

SMA 1 Muara Wis Terbakar, Kerugian Materialnya Tercatat Tinggi

Rabu, 22 Mei 2024 - 17:25 WIB