Kasus Prada Lucky Memanas! 20 Anggota TNI Resmi Tersangka, Satu Perwira Ikut Terjerat

- Publisher

Senin, 11 Agustus 2025 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA,NTT

Foto.Ibunda prada Luky Namo Bersama Mayjen TNI Piek Budyakto di kompleks Asrama TNI AD Kuanino, Kupang.

 

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

 

 

 

Kasus kematian tragis Prada Lucky Chpril Saputra Namo akhirnya memasuki babak baru. Sebanyak 20 anggota Batalion Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 834 Wakanga Mere, Kabupaten Nagekeo, resmi ditetapkan sebagai tersangka. Satu di antaranya bahkan merupakan seorang perwira.

Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, mengumumkan langsung perkembangan ini usai bertemu kedua orang tua almarhum di kompleks Asrama TNI AD Kuanino, Kupang, Senin (11/8/2025). Dalam pertemuan tersebut, Pangdam menyampaikan bahwa seluruh tersangka saat ini sudah ditahan dan tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Polisi Militer Kodam IX/Udayana.

BACA JUGA :  Longsor Mengancam. Perusahan Dan Pemerintah Hanya Diam, Kampung Tumbit Dayak di Lingkar Tambang Menanti Kepedulian

“Proses hukum sedang berjalan. Saya akan segera melaporkan kepada pimpinan, namun saat ini kita masih menunggu rekonstruksi yang sedang dilaksanakan,” ujar Mayjen TNI Piek Budyakto.

Menurut Pangdam, penetapan 20 tersangka ini merupakan hasil penyelidikan mendalam yang melibatkan saksi, barang bukti, serta hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen penuh untuk mengusut kasus ini secara transparan dan tidak akan memberikan toleransi bagi siapa pun yang terbukti terlibat.

BACA JUGA :  Persidangan Sengketa Lahan Desa Sukabumi, Kecamatan Kota Bangun Darat.

“Siapa pun yang terlibat, tanpa pandang bulu, akan diusut tuntas. Semua kita periksa sesuai mekanisme hukum yang berlaku. Hukuman terberat akan dijatuhkan sesuai prosedur. Kami pastikan tidak ada yang ditutupi,” tegasnya.

Kedua orang tua Prada Lucky, yang turut hadir dalam pertemuan tersebut, menyampaikan rasa haru sekaligus tegas menuntut keadilan penuh atas kematian putra mereka. Mereka berharap proses hukum berjalan cepat dan memberikan hukuman setimpal kepada para pelaku.

Mayjen TNI Piek Budyakto menambahkan, penyidikan dilakukan secara terbuka dan akuntabel, dengan tujuan memberikan kepastian hukum sekaligus memenuhi rasa keadilan keluarga korban serta masyarakat luas. “Ini adalah komitmen kami. Proses akan dijalankan dengan profesional, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.

BACA JUGA :  Sekda Majene Hadiri Upacara Adat Pattera' Pappuangang dan Patamma di Limboro Rambu-Rambu

Kasus ini menjadi perhatian besar publik, terutama di Nusa Tenggara Timur, mengingat jumlah tersangka yang cukup banyak dan melibatkan seorang perwira. Publik menantikan hasil rekonstruksi yang diharapkan dapat mengungkap kronologi lengkap kejadian yang menyebabkan kematian Prada Lucky.

Sementara itu, proses hukum terhadap para tersangka dipastikan akan terus dikawal ketat oleh pihak Kodam IX/Udayana, dengan pengawasan internal dan keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Penulis : SEVERINUS JE

Sumber Berita: SUARA UTAMA

Berita Terkait

Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling
Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80
HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal
Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba
Aliansi Lingkungan Soroti Rencana PT Conch di Barru
Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)
Lapas Kelas IIB Sarolangun Klarifikasi Dugaan Keterlibatan Petugas, Kalapas: Kami Masih Lakukan Pendalaman Secara Menyeluruh
Lapas Kelas IIB Bangko dan BPS Merangin Perkuat Sinergi Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
Berita ini 121 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:11 WIB

Warkop Anggota DPR RI di Pettarani Tak Aman, Helm Wartawan Hilang Digondol Maling

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:41 WIB

Polda Sulsel Gelar Ziarah Rombongan, Teguhkan Semangat Pengabdian di Hari Bhayangkara Ke-80

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:17 WIB

HUT Bhayangkara ke-80, Polres Barsel Kumpulkan 26 Kantong Darah Lewat Donor Massal

Rabu, 24 Juni 2026 - 03:03 WIB

Posbankum Jadi Jembatan Keadilan, Bapelkum dan BNN Ajak Warga Lawan Narkoba

Selasa, 23 Juni 2026 - 18:45 WIB

Berkumpul tokoh sentral adat, PYM Datu Amir MA (Sultan Sambaliung), PYM Adji Raden M. Bahkrun (Sultan Gunung Tabur), serta H. Datu Dissan Hasanudin Maulana (Sultan Bulungan)

Berita Terbaru