ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Workshop Pengembangan Kurikulum Prodi Bisnis Digital

Kamis, 12 September 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IMG 20240912 075159 1 scaled ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Workshop Pengembangan Kurikulum Prodi Bisnis Digital Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

Foto: Suasana Workshop di Kampus ITSKes Muhammadiyah Selong

Ikhtiar tidak akan mengkhianati hasil, ungkapan tersebut pantas disematkan pada Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan (ITSKes) Muhammadiyah Selong Lombok Timur, NTB. Melalui perjuangan panjang seluruh elemen dan civitas akademika ITSKes Muhamamadiyah Selong akhirnya memiliki 3 Program Studi (Prodi) diantaranya: Prodi Administrasi Publik, Administrasi Kesehatan dan Prodi Bisnis Digital.

Rektor ITSKes Muhammadiyah Selong Drs.H.Moh.Juhad,M.AP dalam giat Workshop Review dan Pengembangan Kurikulum Program Studi Bisnis Digital mengatakan setiap program studi perlu adanya penyempurnaan dan tetap mengikuti perkembangan zaman.

Meskipun prodi bisnis digital tergolong seumur jagung sambung Moh. juhad, memasuki usia yang ke 4 tahun ini, dirinya optimis para alumni prodi bisnis digital memiliki prospek dan masa depan cemerlang di dunia kerja baik dalam bidang pemerintahan maupun dunia usaha.

Ia pun berharap, terjalinnya sinergi dengan semua stage holder terkait untuk memberikan sumbangsih dan saran demi kemajuan program studi tersebut.

“Kami ucapkan apresiasi dan terimakasih atas kehadiran sejumlah instansi lingkup Pemda Lombok Timur dan stage holder bersama seluruh elemen tanpa terkecuali atas kehadirannya dalam acara workshop ini,” ucapnya Rabu (11/9/2024).

Hal senada disampaikan Kaprodi Bisnis Digital Salmi Yuniar Bahri.ME didampingi Kabag Akademik Saefudin,S.AP saat membuka Workshop Review dan Pengembangan Kurikulum Program Studi Bisnis Digital.

BACA JUGA :  Coach Andre Hariyanto Beri Pelatihan Certified Digital Marketing Strategi Wirausaha Mahasiswa Universitas PGRI Palembang

Berbeda dengan Kurikulum sebelumnya sambung Salmi, Sistem pendidikan saat ini mengacu pada kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) yaitu sistem pendidikan yang berorientasi pada hasil atau capaian pembelajaran.

Adapun pendekatan dalam sistem pendidikan OBE menekankan pada keberlanjutan proses pembelajaran yang Inovatif, Efektif dan Interaktif.

Lebih jauh disampaikan Dosen lulusan Magister Fakultas Ekonomi Universitas Mataram itu, bahwa kurikulum OBE terfokus untuk mengasah kemampuan siswa dan hasil pembelajaran bukan hanya pada penyelesaian materi. Begitupula dengan regulasinya, tidak hanya mengacu pada Permendikbud Nomor 3 Tahun 2020 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-Dikti) Namun juga dari Asosiasi Profesi Bisnis Digital (APBISDI) terlebih lagi, ITSKes Muhammadiyah Selong merupakan anggota dari APBISDI.

Ia pun berharap sumbangsih dan saran dari semua stakeholder dan elemen terkait baik pengguna, lulusan, dosen, alumni, maupun mahasiswa guna penyempurnaan kurikulum prodi Bisnis Digital 2024-2028.

Hadir pada acara tersebut jajaran Civitas Akademika ITSKes Muhammadiyah Selong dan sejumlah instansi diantaranya: Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan, Dinas Perindustrian, Dinas Kominfo dan Persandian, Bank NTB Syariah, PT.Runways Edutama Interhub serta sejumlah tamu undangan.

Penulis : Mr. Jhon

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Ruang GTK, BCKS, dan Tantangan Kepemimpinan Sekolah
AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung
PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan
Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:35

Ruang GTK, BCKS, dan Tantangan Kepemimpinan Sekolah

Jumat, 6 Februari 2026 - 19:15

AR Learning Center Resmi Tetapkan Struktur Manajemen Kelembagaan Masa Kerja 2026

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:56

Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung

Senin, 26 Januari 2026 - 15:19

PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Berita Terbaru