Israel Menghancurkan Markas UNRWA

- Publisher

Rabu, 21 Januari 2026 - 18:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Yerusalem – Otoritas Israel menghancurkan bangunan-bangunan di markas United Nations Relief and Works Agency (UNRWA) dengan menggunakan buldoser pada hari Selasa (20/1/2026). UNRWA didirkan dengan tujuan untuk membantu masyarakat Palestina berupa bantuan kemanusiaan.

Kru Pembongkaran, pasukan polisi dan militer Israel mulai merobohkan bangunan-bangunan di dalam kompleks kantor pusat UNRWA di Sheikh Jarrah, dan menembakkan gas air mata di sekolah kejuruan yang terletak di Qalandia.

Pada tanggal 12 Januari lalu, pasukan Israel memaksa masuk ke dalam pusat kesehatan UNRWA, dan menutup secara paksa. Fasilitas ini telah membantu ribuan pengungsi masyarakat Palestina.

Israel melakukan beberapa serangan ini dengan alasan UNRWA telah disusupi Hamas, dan UNRWA berada di wilayah teritorial Israel. Sebelum serangan ini Knesset—Parlemen Israel—telah membentuk aturan melarang kegiatan UNRWA di Yerusalem Timur.

UNRWA membantah tuduhan tersebut. Komisioner Jenderal UNRWA, Philippe Lazzarini, mengatakan “Israel tidak memiliki hak kedaulatan di wilayah pendudukan Palestina dan aturan-aturan hukum yang diterapkan disana adalah pelanggaran hukum”.

Ia menambahkan bahwa Israel harus berkomitmen pada aturan internasional, Israel wajib melindungi dan menghormati kekebalan fasilitas-fasilitas Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

BACA JUGA :  Aliansi Masyarakat Karawang Jabar Menuntut Ketegasan Pemkab Menutup TNM

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, ikut mengutuk tindakan otoritas Israel yang merobohkan kompleks UNRWA dengan pernyataan keras “sama sekali tidak dapat diterima”.

Otoritas Palestina yang berbasis di Ramallah menyebut pembongkaran tersebut sebagai pelanggaran serius terhadap aturan dan norma hukum internasional dan mendesak PBB serta negara-negara anggota untuk mengambil tindakan agar pembongkaran dihentikan.

Menteri Luar Negeri Israel, Gideon Moshe Sa’ar, menyatakan “kompleks tersebut tidak mendapatkan kekebalan hukum apa pun dan penyitaannya berdasarkan aturan hukum Israel maupun Internasional”, ia juga menyerang UNRWA dengan mengatakan “sarang terorisme yang sudah lama tidak lagi menjadi organisasi kemanusiaan”.

BACA JUGA :  AMAN Majene Dorong Penetapan Hutan Adat, Tiga Komunitas Adat Resmi Ajukan Usulan ke Kementerian Kehutanan

Menteri Keamanan Nasional sayap kanan ekstrim, Itamar Ben Gvir, berada di lokasi untuk melihat aktivitas pembongkaran fasilitas UNRWA. “ini adalah hari bersejarah, hari perayaan, dan hari penting bagi pemulihan tata kelola di Yerusalem, selama bertahun-tahun pendukung terorisme berada disini, dan mereka akan disingkirkan bersama dengan apa yang telah dibangun” kata Ben Gvir.

Sejak pengesahan aturan pelarangan kegiatan UNRWA di Israel dan Yerusalem Timur, Israel sudah berkali-kali menyerang fasilitas UNRWA.

Penulis : Keitaro Alfarizi

Sumber Berita: CNN, APNews, BBC, Al Jazeera, dan UNRWA

Berita Terkait

Ahmad Fahmi Soroti PKS “Nakal” di Merangin, Desak Pemkab Bertindak Tegas Perjuangkan Harga TBS Sawit
Diduga Tak Sesuai RAB, Proyek Bronjong Pengaman Jalan Muara Siau–Lubuk Beringin Senilai Rp400 Juta Disorot Warga
Menkum Terima Langsung Aduan Dugaan Pelanggaran Notaris, Pastikan Proses Sesuai Hukum*
Setahun Lebih Dua Kadus dan Dua RT di Desa Mudo Kosong, Warga Minta Pemdes Segera Isi Jabatan
BPN Merangin Dihujani Kritik, Ahmad Fahmi Desak Evaluasi Total Pelayanan Pertanahan
Ahli Waris Amer Husin Kumpulkan Bukti, Sertifikat Tanah Merry Cs di Kelurahan Mampun Akan Digugat
Kasus Dihentikan Polres Merangin, Ahmad Fahmi Siapkan Langkah Hukum Balik terhadap Regar Cs
Dua Rumah Warga di Desa Adolang Ludes Terbakar Saat Ditinggal Pemilik, Korban Harap Bantuan Pemerintah
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Ahmad Fahmi Soroti PKS “Nakal” di Merangin, Desak Pemkab Bertindak Tegas Perjuangkan Harga TBS Sawit

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Diduga Tak Sesuai RAB, Proyek Bronjong Pengaman Jalan Muara Siau–Lubuk Beringin Senilai Rp400 Juta Disorot Warga

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:34 WIB

Menkum Terima Langsung Aduan Dugaan Pelanggaran Notaris, Pastikan Proses Sesuai Hukum*

Jumat, 31 Juli 2026 - 09:18 WIB

Setahun Lebih Dua Kadus dan Dua RT di Desa Mudo Kosong, Warga Minta Pemdes Segera Isi Jabatan

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:34 WIB

BPN Merangin Dihujani Kritik, Ahmad Fahmi Desak Evaluasi Total Pelayanan Pertanahan

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand