Islam adalah Agama Damai, Bukan Teror

- Publisher

Kamis, 9 Oktober 2025 - 00:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, Rabu 8 Oktober 2025 —
Dalam berbagai momentum sosial dan keagamaan, tokoh masyarakat dan aktivis Islam menegaskan kembali bahwa agama Islam menolak keras segala bentuk kekerasan, teror, dan tindakan ekstrem yang mengatasnamakan agama.

Islam, sebagai agama rahmatan lil ‘alamin (rahmat bagi seluruh alam), mengajarkan kedamaian, kasih sayang, dan keadilan. Setiap tindakan terorisme yang menimbulkan ketakutan dan korban jiwa tidak pernah sejalan dengan nilai-nilai Islam.

> “Islam tidak pernah mengajarkan untuk menebar ketakutan. Justru Islam mengajarkan kasih sayang, perdamaian, dan penghormatan terhadap sesama manusia,”
ujar salah satu tokoh LSM keagamaan di Jakarta.

 

Rilisan ini juga menyoroti bahwa gerakan terorisme sering kali memelintir ayat-ayat suci untuk membenarkan kekerasan, padahal mayoritas ulama dan ormas Islam di Indonesia telah sepakat bahwa terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan penghinaan terhadap ajaran Islam itu sendiri.

BACA JUGA :  Ketua Umum DPP GPIE Kukuhkan Muhammad Ari Al-Kasyfi sebagai Ketua DPC Kota Medan Periode 2026–2030

Para tokoh menyerukan agar umat Islam tetap bersatu menjaga persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi oleh ajakan kekerasan, baik di dunia nyata maupun media sosial. Pemerintah dan lembaga keagamaan juga diharapkan memperkuat pendidikan Islam moderat di pesantren, sekolah, dan lingkungan masyarakat.

> “Musuh kita bukan agama, tapi kebencian dan kebodohan. Mari buktikan bahwa Islam sejati adalah pembawa kedamaian, bukan sumber ketakutan,”
tegas salah satu peserta deklarasi anti-terorisme.

BACA JUGA :  Silatnas dan Milad 2026 Perkuat Ukhuwah, Komitmen, dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama

 

Rilisan ini menutup dengan ajakan nasional:
💚 “Islam Cinta Damai – Lawan Terorisme dengan Akhlak dan Pengetahuan.”

🕌 Catatan FAKTUAL:

Kegiatan: Deklarasi Islam Anti Terorisme

Lokasi: Jakarta dan berbagai kota besar di Indonesia

Tanggal: 8 Oktober 2025

Peserta: Tokoh agama, LSM Islam, aktivis pemuda, dan masyarakat umum

Situasi: Aman dan kondusif

Penulis : Ziqro Fernando

Editor : Ziqro Fernando

Berita Terkait

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi
Ketika Hukum Kehilangan “RUH”
Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 
Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru
Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru
Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan
Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa
Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Bangko Gelar Razia Rutin Blok Hunian Warga Binaan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 21:40 WIB

Fajar Ahmad Wahyuddin Diberhentikan, Media Suara Utama Terbitkan Stop Press Resmi

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:23 WIB

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:51 WIB

Warga Desa Gading Kulon Jadi Korban Sertifikat PRONA 2010 dan PTSL 2018, Terindikasi Cacat Administrasi dan Yuridis, BPN Jadi Sorotan Publik 

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:48 WIB

Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:23 WIB

Santunan 28 Anak Yatim Piatu Warnai Peringatan 10 Muharram di Desa Tambang Baru

Berita Terbaru

(Ilustrasi)

Hukum

Ketika Hukum Kehilangan “RUH”

Jumat, 26 Jun 2026 - 14:23 WIB

Hukum

Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:48 WIB