IHSG Menguat, Saham Tambang dan Emas Jadi Sorotan

- Publisher

Selasa, 23 September 2025 - 17:04 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

IHSG kembali menguat pada perdagangan 23 September 2025, ditopang kenaikan saham tambang dan emas. Yulianto Kiswocahyono, S.E., S.H., BKP, menilai prospek saham BUMI dan EMAS masih menarik secara fundamental meski perlu diwaspadai potensi koreksi teknikal.

IHSG kembali menguat pada perdagangan 23 September 2025, ditopang kenaikan saham tambang dan emas. Yulianto Kiswocahyono, S.E., S.H., BKP, menilai prospek saham BUMI dan EMAS masih menarik secara fundamental meski perlu diwaspadai potensi koreksi teknikal.

SUARA UTAMA – Jakarta, 23 September 2025 – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini kembali menguat, ditopang oleh kenaikan sejumlah saham di sektor tambang dan emas. Data Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, saham-saham tertentu bahkan menyentuh batas auto rejection atas (ARA), menandakan antusiasme investor yang tinggi.

Saham Baru EMAS Sentuh Batas ARA

Saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (kode: EMAS) langsung mencuri perhatian. Pada hari perdana pencatatannya, saham ini melesat 25 persen hingga menyentuh level ARA. Prospek bisnis emas yang dinilai menjanjikan membuat EMAS ramai diburu investor sejak awal perdagangan.

BUMI dan CDIA Menguat

Selain EMAS, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menguat hingga 12,40 persen. Saham CDIA juga mengalami kenaikan 3,36 persen pada sesi perdagangan pagi. Kenaikan saham-saham tersebut sejalan dengan meningkatnya minat investor pada sektor energi dan komoditas, yang masih menjadi penopang perekonomian nasional.

IHSG Cetak Rekor Intraday

Pergerakan positif saham-saham tambang dan emas mendorong IHSG menembus rekor intraday baru. Sejumlah analis menilai penguatan ini tidak hanya dipicu oleh sentimen harga komoditas global, tetapi juga faktor domestik.

Dorongan Ekonomi dari Pemerintah

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menjaga stabilitas fiskal dan terus mendorong pertumbuhan melalui kebijakan yang berorientasi pada penguatan sektor riil. “Kebijakan fiskal diarahkan untuk menjaga daya beli masyarakat, mendorong investasi, dan memperkuat sektor strategis, termasuk energi dan pertambangan. Stabilitas ini diharapkan dapat memberi ruang bagi pasar modal untuk tumbuh,” kata Purbaya dalam keterangan resminya.

Analisis Fundamental & Teknikal

Menurut Yulianto Kiswocahyono, S.E., S.H., BKP, praktisi perpajakan sekaligus pengamat pasar modal, penguatan saham-saham tambang hari ini bisa dilihat dari dua sisi:

  1. Analisis Fundamental
    Yulianto menilai prospek jangka menengah saham BUMI dan EMAS ditopang oleh harga komoditas global yang masih tinggi. Permintaan energi dan logam mulia relatif stabil, sehingga mendukung kinerja keuangan emiten. “Dari sisi fundamental, valuasi saham tambang masih menarik jika harga komoditas bertahan. Namun investor tetap harus memperhatikan biaya produksi, regulasi, dan arah kebijakan ekspor pemerintah,” ujarnya.
  2. Analisis Teknikal
    Dari sisi teknikal, Yulianto melihat tren kenaikan BUMI sudah menembus level resistance penting di sekitar Rp100 per saham, dengan potensi menuju level berikutnya jika volume transaksi tetap tinggi. Sementara EMAS, meski naik tajam karena faktor IPO, perlu diwaspadai karena secara teknikal bisa mengalami koreksi sehat setelah menyentuh ARA. “Investor sebaiknya memperhatikan area support baru yang terbentuk setelah lonjakan hari ini, sehingga keputusan beli maupun jual lebih terukur,” tambahnya.
BACA JUGA :  “Quo Vadis” UU Perampasan Asset

Penutup

Dengan dukungan kebijakan pemerintah, sentimen harga komoditas global, serta respons positif investor, pasar modal Indonesia menunjukkan sinyal optimisme. Meski demikian, Yulianto mengingatkan agar investor tetap disiplin memadukan analisis fundamental dan teknikal dalam mengambil keputusan.

 

Penulis : Odie Priambodo

Editor : Andre Hariyanto

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media
Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS
Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II
Pemimpin Redaksi Suara Utama, Andre Hariyanto Soroti Dugaan Penyadapan Presiden hingga Media
Terindikasi Borong Pelanggaran, Oknum di SDN Tamansari lll Diduga Menarik Iuran Perminggu, Perbulan dan Penjualan LKS
Dugaan Praktek Jual Beli LKS Mencuat, SDN Meranggon Lawang ll Jadi Sorotan DPC Projamin Kabupaten Probolinggo 
Harga Cabai Naik, Inflasi Jakarta Justru Terendah se-Indonesia
Konpers Putusan Ijazah Gibran Dibatalkan Mendadak, Ada Apa?
Berita ini 139 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WIB

Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media

Kamis, 5 November 2026 - 19:09 WIB

Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS

Kamis, 5 November 2026 - 08:39 WIB

Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II

Rabu, 4 November 2026 - 20:29 WIB

Pemimpin Redaksi Suara Utama, Andre Hariyanto Soroti Dugaan Penyadapan Presiden hingga Media

Rabu, 4 November 2026 - 18:32 WIB

Terindikasi Borong Pelanggaran, Oknum di SDN Tamansari lll Diduga Menarik Iuran Perminggu, Perbulan dan Penjualan LKS

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp