Humanitalk Lampung di Rujak Petir: Dompet Dhuafa Lampung Gaungkan Aksi Peduli Bencana Sumatera

- Publisher

Minggu, 7 Desember 2025 - 20:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Dompet Dhuafa Lampung adakan Humanitalk di Rujak Petir ajak peserta untuk peduli dengan bencana di Sumatera (Ajeng Dini Utami/SUARA UTAMA)

Dompet Dhuafa Lampung adakan Humanitalk di Rujak Petir ajak peserta untuk peduli dengan bencana di Sumatera (Ajeng Dini Utami/SUARA UTAMA)

SUARA UTAMA, Lampung – Dompet Dhuafa Lampung menggelar Humanitalk dengan tema “Peduli Bersama Sumatera – Saatnya Peduli dan Beraksi” di Rujak Petir Metro sebagai bagian dari rangkaian Roadshow Peduli Sumatera 2025 pada Sabtu (06/12/2025).

Humanitalk diinisiasi sebagai wadah berbagi cerita, inspirasi, serta ajakan aksi nyata dalam membantu penyintas bencana Sumatera.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Vika dan Bas selaku owner Rujak Petir, Fathur (public speaker & influencer), dan tim Dompet Dhuafa Lampung yang memberikan update langsung dari lapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini melibatkan Dompet Dhuafa Volunteer wilayah Metro dan bersama beberapa komunitas di Metro.

Rangkaian Acara Humanitalk

Acara dibuka oleh Fathur dengan gambaran singkat mengenai kondisi banjir di Sumatera, respon cepat DMC Dompet Dhuafa, serta pentingnya menyambungkan empati masyarakat Lampung dengan aksi nyata.

Ia menekankan bahwa Humanitalk bukan sekadar forum diskusi, tetapi sarana untuk menggerakkan kesadaran menuju tindakan.

Siti Hardila selaku moderator kemudian mengajak peserta merenungkan nilai “Peduli dan Beraksi” di era sekarang. Bahwa meski jarak memisahkan Lampung dan wilayah bencana, amanah kemanusiaan tetap dekat dan relevan untuk diemban bersama.

Dalam sesi pertama, Vika dan Bas berbagi perjalanan usaha Rujak Petir serta nilai sosial yang mereka terapkan.

Mereka menggambarkan bagaimana UMKM juga memiliki peran strategis dalam mendukung aksi kemanusiaan, termasuk melalui kegiatan solidaritas, kampanye donasi, dan kolaborasi sederhana yang berdampak besar.

“Sejarah Rujak Petir dibentuk berawal dari keresahan bahwa petani buah selalu dihargai dengan harga murah, kami ingin harga petani dibeli dengan layak. Dari situlah Local Farm tercipta,” ujar Vika dan Bas kompak.

“Pesannya jelas gerakan sosial bisa dimulai dari apa yang kita punya, bukan menunggu besar baru bergerak,” tambah Vika menjelaskan.

Fathur pada sesi kedua membahas tentang bagaimana komunikasi publik, baik melalui konten maupun aktivitas offline, mampu membangun kepedulian luas.

Ia mencontohkan kampanye-kampanye kemanusiaan yang berhasil menyentuh publik dan bagaimana anak muda dapat memanfaatkan media sosial sebagai alat perubahan, bukan hanya konsumsi hiburan.

Humanitalk Gaungkan Aksi Nyata Peduli Bencana Sumatera

Sebagai salah satu cabang Dompet Dhuafa yang paling dekat dengan wilayah terdampak, yakni masih dalam pulau Sumatera, Dompet Dhuafa Lampung telah memberikan dukungan sejak hari pertama bencana melanda.

BACA JUGA :  Redaksi SUARA UTAMA Dorong Peningkatan Kompetensi Jurnalis melalui Uji Kompetensi Wartawan

“Pesan utama bahwa empati tidak boleh berhenti sebagai perasaan, tetapi harus diterjemahkan menjadi langkah nyata. Kebaikan dapat dimulai dari hal kecil, seperti donasi, mengajak orang lain peduli, menjadi relawan, atau menyebarkan informasi yang benar,” kata Fathur.

Nandrianto Suparno selaku Pimpinan Dompet Dhuafa Lampung menyampaikan, “Duka bencana Sumatera masih terasa hingga saat ini dan kami mengajak masyarakat untuk tidak hanya membantu ketika bencana sedang ramai dibicarakan, tetapi juga turut mengawal proses pemulihan hingga penyintas benar-benar bangkit.”

Masih dalam sesi Humanitalk, owner Rujak Petir Metro menyampaikan rasa bangga dapat berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Lampung, dan mengajak warga untuk bersama membantu saudara kita di sana.

Rujak Petir berkomitmen akan mendonasikan 100% keuntungan dari Local Farm untuk saudara-saudara kita yang terdampak Bencana di Sumatera melalui Dompet Dhuafa Lampung.

Penulis : Ajeng Dini Utami

Editor : Nurana Prasari

Sumber Berita: Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026
Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media
Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk
Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS
Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Budpar Dogiyai Matangkan Persiapan Pekan Kreasi Daerah II
Terindikasi Borong Pelanggaran, Oknum di SDN Tamansari lll Diduga Menarik Iuran Perminggu, Perbulan dan Penjualan LKS
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 03:21 WIB

Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026

Jumat, 6 November 2026 - 17:09 WIB

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

Jumat, 6 November 2026 - 09:51 WIB

Aparatur Desa Tagih Janji Bank Jatim Cabang Kraksaan, Pimpinan Sibuk Full Hingga 10 Hari Kerja Tidak Bisa Temui Media

Jumat, 6 November 2026 - 07:17 WIB

Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk

Kamis, 5 November 2026 - 19:09 WIB

Oknum Kepala SDN Sumberagung Memilih Diam, Ketua DPC Projamin Geram Atas Dugaan Praktek Pungli dan Penjualan LKS

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp