Hasil Studi Kelayakan Pembangunan RSUD kabupaten Intan Jaya telah Diseminarkan di Sugapa.

- Publisher

Jumat, 11 Agustus 2023 - 15:59 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tamu undangan foto bersama usai menyimak materi seminar hasil kelayakan pembangunan RSUD Sugapa oleh Dr. Ld.Hidayati,M.Kes (MARS) di aula Kantor Bupati Intan Jaya pada Senin,(07/08/2023)

Tamu undangan foto bersama usai menyimak materi seminar hasil kelayakan pembangunan RSUD Sugapa oleh Dr. Ld.Hidayati,M.Kes (MARS) di aula Kantor Bupati Intan Jaya pada Senin,(07/08/2023)

SUARA UTAMA, INTAN JAYA – Dengan adanya hasil seminar studi kelayakan pembangunan RSUD Kabupaten Intan Jaya ini dapat membuat satu kebijakan oleh Pemerintah Daerah untuk membangun Rumah Sakit yang benar-benar berfungsi bagi masyarakat sehingga nantinya dapat menurunkan grafik angka kematian ibu dan bayi.

Hal ini disampaikan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Sugapa, Kristianus Tebai, S.KM; M.Kes. dalam sambutanya di ruang aula, Kantor Bupati Intan Jaya pada Senin, (07/08/2023).

Tamu undangan saat menyimak materi seminar hasil kelayakan pembangunan RSUD Sugapa oleh Dr. Ld.Hidayati,M.Kes (MARS) di aula Kantor Bupati Intan Jaya pada Senin,(07/08/2023)
Tamu undangan saat menyimak materi seminar hasil kelayakan pembangunan RSUD Sugapa oleh Dr. Ld.Hidayati,M.Kes (MARS) di aula Kantor Bupati Intan Jaya pada Senin,(07/08/2023)/foto.ist

 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kristianus Tebai S.KM; M.Kes.melanjutkan dengan adanya RSUD yang layak nantinya dapat menjawab kerinduan masyarakat dalam bidang kesehatan maupun tenaga kesehatan di lingkup RSDUD yang dipimpinnya.

BACA JUGA :  Raker Ma’had Ar-Rohmah Bogor Perkuat Mutu Pendidikan dan Prestasi Santri

“Sejak RSUD di Wandoga didirikan sejak tahun 2016 hingga saat ini mengalami banyak tantangan dan hambatan yang dihadapi sehingga gedung tidak digunakan. Saat ini tenaga kesehatan di RSUD Sugapa sebannyak 74 orang melakukan pelayanan di gedung yang tidak standar”, ujarnya.

“Kami mengharapkan pembangunan RSUD yang berstandar sehingga pelayanan kesehatan masyarakat dapat dilayani dengan maksimal. Kita jangan selalu merujuk pasien ke luar Intan Jaya,melainkan semestinya pasien harus ditangani dan sembuh dari sugapa dan pulang ke rumah dengan keadaan sehat”, harap Tebai

Dirinya meyakini dengan adanya paparan studi kelayakan pembangunan RSUD Kabupaten Intan Jaya ini menjadi acuan bagi pengambil kebijakan dalam pembangunan RSUD yang berstandar.

BACA JUGA :  Tomas Tiris Angkat Bicara, Sopir Elf Meminta Pihak Pihak Terkait Bertanggung Jawab Atas Pemasangan Portal Desa Segaran 

“Saya ucapkan terimah kasih kepada kepala Bapeda yang juga mewakili PJ.Bupati Intan Jaya yang turut hadir, juga kepada tim peneliti dari Universitas Sulawesi Barat yang telah berkontribusi secara ilmiah dalam memecahkan persoalan yang selama ini kami dambahkan”, akhir Kristianus Tebai

Acara Seminar Hasil Studi Kelayakan Pembangunan RSUD Kabupaten Intan Jaya dibuka langsung oleh Pj.Bupati Kabupaten Intan Jaya atau yang mewakili Kepala dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah ( BAPEDA).

Penelitian uji kelayakan pembangunan rumah sakit ini dilakukan oleh tim dari Lembaga Penelitian dari Kampus dari Sulawesi Barat yang dipimpin oleh Dr. Ld. Hidayati, M.Kes. ( MARS).

BACA JUGA :  Polres Maros Gelar Anjangsana Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Pererat Silaturahmi Keluarga Besar Polri

Usai pemaparan hasil uji kelayakan, Dr. Ld. Hidayati, M.Kes. ( MARS) menyampaikan ucapan terimah kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam penelitian.

” Saya ucapkan terimah kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung saya dalam penelitian ini selama hampir lima bulan. Penilitian ini bukan akhir dari sebuah keputusan,melainkan sebagai acuan bagi bapa-bapa pengambil kebijakan demi pembangunan rumah sakit yang berstandar”, pungkasnya.

Dari Pantauan media ini, acara tersebut dihadiri juga oleh para OPD, Pimpinan Kesatuan organik maupun non organik, Polres, Tokoh Intelektual, dan tokoh Masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 11 : 45 tersebut dapat diikuti oleh semua peserta maupun undangan dengan antusias dengan harapan kerinduan bangunan dan fasilitas RSUD Sugapa yang berstandar.

Berita Terkait

Sengketa Tanah di Kelurahan Mampun Memanas, Ahli Waris Amer Husin Siap Gugat Merry dan Tomy
Gunakan Excavator, Aktivitas PETI Diduga Milik Kunep di Desa Pulau Baru Jadi Sorotan Warga
Tak Terima Lahan Dikuasai Pihak Lain, Ahli Waris Amer Husin di Kelurahan Mampun Siap Seret Merry-Tomy ke Ranah Hukum
PC IMM Majene Kecam Penangkapan Dua Aktivis Penolak TPA Salurano, Desak Evaluasi Kapolres Mamasa
PFII Dinilai Jadi Solusi Pembiayaan Daerah, SMSI Dorong Sinergi Percepat Penerbitan Obligasi Daerah
Menjadi Manusia yang Bermanfaat dan Berjiwa Penolong
Tarif Merek UMKM Tak Naik, Pencatatan Hak Cipta Lagu Gratis Mulai Agustus 2026
PETI Diduga Milik Jayak Kian Merajalela di Tanjung Benuang, Warga Tagih Ketegasan APH
Berita ini 245 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:29 WIB

Sengketa Tanah di Kelurahan Mampun Memanas, Ahli Waris Amer Husin Siap Gugat Merry dan Tomy

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:48 WIB

Gunakan Excavator, Aktivitas PETI Diduga Milik Kunep di Desa Pulau Baru Jadi Sorotan Warga

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:59 WIB

Tak Terima Lahan Dikuasai Pihak Lain, Ahli Waris Amer Husin di Kelurahan Mampun Siap Seret Merry-Tomy ke Ranah Hukum

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:54 WIB

PC IMM Majene Kecam Penangkapan Dua Aktivis Penolak TPA Salurano, Desak Evaluasi Kapolres Mamasa

Sabtu, 25 Juli 2026 - 14:26 WIB

PFII Dinilai Jadi Solusi Pembiayaan Daerah, SMSI Dorong Sinergi Percepat Penerbitan Obligasi Daerah

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand