Hari Perempuan Dunia, LDII Ajak Berdayakan Wanita untuk Siapkan Masa Depan Bangsa

Hari Perempuan Dunia, LDII Ajak Berdayakan Wanita untuk Siapkan Masa Depan Bangsa

- Publisher

Kamis, 9 Maret 2023 - 06:02 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

💰 Ayo Dukung Keberlanjutan Media & Jurnalisme
+ Berpartisipasi

Hari Perempuan Dunia, LDII Ajak Berdayakan Wanita untuk Siapkan Masa Depan Bangsa

Hari Perempuan Dunia, LDII Ajak Berdayakan Wanita untuk Siapkan Masa Depan Bangsa

SUARA UTAMA, Jakarta – Peristiwa unjuk rasa buruh di Prancis pada 8 Maret 1907 yang melibatkan banyak perempuan, dijadikan pijakan para intelektual Eropa untuk memperingati Hari Perempuan Internasional. Dalam konteks kekinian, perempuan harus diberdayakan untuk menyiapkan generasi unggul masa depan.

“Para perempuan saat ini telah meraih pendidikan tinggi dan mampu menjawab tuntutan profesional. Di sisi lain, perempuan memiliki kodrat melahirkan. Di sinilah Islam mengajarkan perempuan yang sholihah mampu merawat, dan membina menjadi generasi unggul,” ujar Ketua Umum DPP LDII KH Chriswanto Santoso.

Perempuan menempati tempat tersendiri dalam program kerja LDII. Menurut KH Chriswanto, sejak 1997, LDII Jawa Timur mengadakan seminar perempuan yang rutin, menghadirkan para psikolog keluarga, manajer keuangan, ahli kesehatan, hingga ahli gizi, “Perempuan yang berpengetahuan dan berwawasan dapat membina anak-anaknya dengan baik. Dengan demikian lahirlah generasi unggul,” tutur KH Chriswanto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perempuan memang tak sekadar memasak, membersihkan rumah, dan tugas-tugas lain sebagai istri. Mereka adalah manajer yang mengatur keuangan keluarga, “Tugas ini bertambah ketika perempuan juga memutuskan bekerja atau menjalankan aktivitas sosial. Untuk itu mereka harus mampu mengatur waktu, berbagi tugas dengan suami,” pungkasnya.

Hal senada disampaikan Ketua DPP LDII Siti Nurannisaa Paramabekti, perempuan merupakan sasaran program pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), “Artinya dalam pembangunan tak ada satupun yang tertinggal, termasuk wanita,” ujarnya.

Menurut Nisa, SDGs menempatkan perempuan sebagai salah satu sumberdaya manusia yang aktif berperan untuk memajukan diri, memperoleh pengetahuan, memperluas pemahaman, dan meningkatkan keterampilannya, “Bonus demografi juga menjadi tantangan untuk memanfaatkan perempuan usia produktif yang dapat menjadi modal dasar, khususnya dalam aspek pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan perekonomian,” pungkasnya.

Pada era internet seperti saat ini, Nisa menukil data dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), UN Women, 37 persen wanita tidak menggunakan internet. 259 juta lebih sedikit perempuan yang memiliki akses ke internet dibandingkan laki-laki, walaupun jumlah mereka hampir setengah dari populasi dunia. Ia berpendapat peningkatan literasi digital bagi para perempuan, memungkinkan terbukanya peluang untuk membangun diri dan lingkungannya.

BACA JUGA :  Sidak Kantor Camat Tabir Lintas, M. Syukur Meradang: Camat Mawarna Disorot, Pelayanan Publik Dipertanyakan

“Jika perempuan tidak memperoleh akses dan kontrol pada sumberdaya tersebut dan tidak memiliki kemampuan dalam penggunaannya, maka mereka tidak dapat mengembangkan keterampilan digitalnya,” kata Nisa. Padahal, menurutnya, kemampuan tersebut sangat penting untuk pengembangan diri, sekaligus menghadapi kehidupan masa depan, khususnya pada peran pendidikan bagi generasi digital native (mereka yang lahir di lingkungan era digital).

Untuk itu, pemerintah, ormas, dan keluarga, ia harapkan menjadikan perempuan berdaya. Agar mereka mampu mengambil keputusan, teguh memfokuskan diri, mengerahkan energi dan perhatiannya pada apa yang bisa dilakukan. Menurutnya, perempuan yang berdaya memiliki dampak ke banyak hal.

Pada peran keluarga misalnya, peran perempuan sebagai Ibu, “Al-ummu madrasatul ula” madrasah atau sekolah pertama bagi anaknya. Apabila para perempuan dipersiapkan sebelumnya, maka sama dengan telah mempersiapkan generasi terbaik. Pada lingkup ruang publik perempuan juga dapat berpartisipasi dalam tugas-tugas sosial di bidang kesehatan, ekonomi, kesejahteraan, lingkungan dan lainnya.

Pada perjalanannya memang ada beberapa hal yang perlu dikuatkan terlebih dahulu oleh diri perempuan itu sendiri. Pertama, perempuan harus menjadi sosok yang percaya diri, memiliki kemauan kuat dari dalam diri sendiri bahwa dirinya ingin maju. Mampu mengubah pola pikir diri sendiri, memiliki karakter membangun dengan keterlibatan dalam berbagai hal di lingkungannya. “Kedua, restu dan dukungan keluarga. Ketiga, saling menguatkan antar perempuan, memberikan inspirasi, serta berbagi cerita,” pungkasnya.

Berita Terkait

DPRD Pangkalpinang Beri Dukungan Penuh Kontingen Porprov VII, Targetkan Juara Umum dan Junjung Sportivitas
Ribuan Atlet Bersaing di Porprov VII Babel 2026, Ajang Pembinaan Prestasi dan Penggerak Ekonomi Daerah
Dibuka Ramlan Mangkialo, Didoakan Ustaz Hairrudin, Bakubae Idol 2026 Resmi Dilaksanakan
Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers
Dongkrak Ekonomi Pedagang UMKM, Perumda Pasar Cita Kota Bitung Hadirkan Idol Cilik 2026
Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!
Diduga PETI Milik Budi dan Hamzah Porak-Porandakan Hutan Adat dan Geopark Merangin di Desa Guguk
Jokowi Perlihatkan Ijazah SD hingga S1 dalam Persidangan Kasus Polemik Ijazah
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 11:21 WIB

DPRD Pangkalpinang Beri Dukungan Penuh Kontingen Porprov VII, Targetkan Juara Umum dan Junjung Sportivitas

Minggu, 8 November 2026 - 11:15 WIB

Ribuan Atlet Bersaing di Porprov VII Babel 2026, Ajang Pembinaan Prestasi dan Penggerak Ekonomi Daerah

Sabtu, 7 November 2026 - 13:53 WIB

Dibuka Ramlan Mangkialo, Didoakan Ustaz Hairrudin, Bakubae Idol 2026 Resmi Dilaksanakan

Sabtu, 7 November 2026 - 10:45 WIB

Andre Hariyanto Kantongi Sertifikat UKW Harian Kompas, Resmi Kompeten sebagai Wartawan Dewan Pers

Jumat, 6 November 2026 - 17:09 WIB

Diduga Terlibat PETI di Sungai Manau, Nama Anwar Pegawai RSUD Bangko Jadi Sorotan Publik!

Berita Terbaru

Chat via WhatsApp