Gebyar Hari Buku Sedunia 2024

Senin, 29 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gebyar Hari Buku Sedunia yang diadakan pada tanggal 28 April 2024 di Perpustakaan Nasional terdengar sangat menarik! Kegiatan peluncuran delapan buku baru yang berkaitan dengan pengelolaan sampah ini adalah inisiatif yang baik untuk meningkatkan kesadaran tentang isu-isu lingkungan melalui literatur. Menghubungkan tantangan pengelolaan sampah dengan penulis yang fokus pada tema serupa memberikan peluang yang besar untuk memperdalam pemahaman publik dan mendorong diskusi tentang solusi-solusi praktis dalam mengatasi masalah sampah.

Kegiatan seperti ini juga bisa menjadi kegiatan  yang efektif untuk menggabungkan kegiatan literasi dengan aksi sosial dan lingkungan, memberikan contoh nyata bagaimana buku dan pengetahuan dapat berkontribusi pada perubahan sosial. Melalui buku, pembaca dapat memperoleh wawasan baru serta inspirasi untuk terlibat lebih aktif dalam pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan mereka.

Kegiatan ini digagas oleh Earlando Forum, Obor Tjipta, APP, Pegadaian, Idolmart, Penerbit Erlangga yang saling berkolaborasi sehingga Gebyar ini dapat berjalan dengan baik dan lancar sehingga menjadi dampak bagi masyarakat luas selain peluncuran 8 buku juga diadakan seminar edukasi tentang pengelolaan sampah bersama para pakar dan juga hiburan sehingga menambah meriah acara ini.

Masyarakat dapat secara sederhana untuk pengelolaan sampah dilingkungan rumah tangga bisa sangat membantu dalam mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Berikut beberapa metode sederhana yang dapat Anda terapkan:

  1. Pengurangan Sampah: Mulailah dengan mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan. Gunakan kembali barang-barang sebisa mungkin dan pilih produk yang memiliki kemasan minimal atau dapat didaur ulang.
BACA JUGA :  Perpustakaan sebagai Ruang Alternatif Pembelajaran di Masa Liburan

Hindari penggunaan plastik sekali pakai seperti tas belanja, sedotan, dan barang-barang plastik lainnya.

  1. Pemilahan Sampah: Pisahkan sampah berdasarkan jenisnya.

Organik (sisa makanan dan bahan alami): Dapat dikomposkan di pekarangan rumah atau menggunakan

tempat kompos portabel.

Anorganik (plastik, kaca, logam): Dapat didaur ulang. Pastikan untuk membersihkan bahan-bahan ini

sebelum dimasukkan ke tempat sampah daur ulang.

Sampah B3 (baterai, elektronik rusak): Kumpulkan dan serahkan ke pusat daur ulang yang menerima jenis

sampah berbahaya ini.

  1. Mendaur Ulang: Dukung program daur ulang di area Anda atau mulai mengumpulkan dan mengirimkan material daur ulang ke pusat pengolahan.
  2. Pendidikan dan Kesadaran: Edukasi keluarga dan tetangga tentang pentingnya pengelolaan sampah.
  3. Penggunaan Ulang dan DIY (Do It Yourself): Gunakan kembali barang-barang yang tidak terpakai untuk keperluan lain atau sebagai proyek kerajinan.

Proyek DIY: Ubah kaleng, botol, atau kemasan lain menjadi pot bunga, penyimpanan alat, atau dekorasi rumah.

Mengimplementasikan salah satu atau beberapa metode ini tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan tetapi juga dapat menginspirasi orang lain di sekitar Anda untuk lebih peduli terhadap isu lingkungan. Setiap langkah kecil dalam pengelolaan sampah dapat membuat perbedaan besar terhadap kesehatan dan kelestarian lingkungan kita.

Berita Terkait

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial
Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah
Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung
PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan
Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles
Cegah Luka Psikis Akibat Bullying, Mahasiswa UMAHA Lakukan Penyuluhan Hukum
Perpustakaan sebagai Ruang Alternatif Pembelajaran di Masa Liburan

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Jumat, 6 Februari 2026 - 10:41

Kesempatan Emas! AR Learning Center Buka 10 Program Pelatihan Profesional Sekaligus dengan Promo Spesial

Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:20

Satgas Jalan Lurus Kunjungi Ponpes Al Fatah, Untuk Klarifikasi Dugaan Bullying: Ponpes Al Fatah Akui Tidak Ada Bullying di Ponpes Al Fatah

Selasa, 27 Januari 2026 - 20:56

Pimpinan Suara Utama Andre Hariyanto Sharing Jurnalistik bersama Mahasiswa Universitas Lampung

Senin, 26 Januari 2026 - 15:19

PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:05

Cegah Luka Psikis Akibat Bullying, Mahasiswa UMAHA Lakukan Penyuluhan Hukum

Selasa, 6 Januari 2026 - 13:36

Perpustakaan sebagai Ruang Alternatif Pembelajaran di Masa Liburan

Berita Terbaru