Diduga lempar Tanggung Jawab, Dinas Perkim Menyerahkan, DKUPP Menyangkal Terkait Gedung Graha Kedaton

- Publisher

Minggu, 25 Mei 2025 - 13:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Diduga Lempar Tanggung jawab Seolah oleh ingin mencuci tangan Terkait Pembangunan Gedung Graha kedaton Desa Maron Kidul kecamatan maron. Pembangunan gedung tersebut menelan anggaran Rp. 7.089.086.000 pada tahun 2024. Mirisnya, Gedung Graha kedaton Hingga saat ini belum bisa di nikmati Oleh Masyarakat.

Pembangunan Gedung Graha kedaton desa maron kidul Diduga tanpa perencanaan yang matang. Yang seharusnya, kajian demi kajian di matangkan terlebih dahulu, agar setelah pembangunan selesai bisa bermanfaat dan bisa di nikmati oleh masyarakat luas khususnya warga masyarakat kabupaten Probolinggo.

Pada hari Minggu tanggal 25 Mei 2025 sekitar pukul 09. 30 wib. Nampak ada petugas yang membersihkan area dalam gedung. dirinya mengaku “Sholeh” sebagai cleaning service Dinas Perkim.

“Saya cuman menjalankan tugas atasan saja, untuk bersih bersih dalam ruangan. untuk yang di luar ruangan belum ada perintah. informasi nya besuk ada kegiatan apa peresmian gitu. “Ucap nya.

Selanjutnya, awak media mengkonfirmasi kepala bidang infrastruktur dinas Perumahan Rakyat Dan Kawasan Permukiman kabupaten Probolinggo Selamet.

terkait kemanfaatan dan pengelola bangun gedung Graha kedaton Desa Maron Kidul. Dirinya mengatakan bahwa Gedung tersebut telah di serahkan ke DKUPP kabupaten Probolinggo. “Sudah di serahkan ke DKUPP pak. “Jawab nya..

BACA JUGA :  ATR/BPN Kabupaten Probolinggo di Minta Bertanggung Jawab, Berpotensi Dikenakan Sanksi Administratif Hingga Pidana

Demi berimbang pemberitaan awak media mengkonfirmasi “Taufiq Alami” kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP) Kabupaten Probolinggo melalui pesan singkat Whatsap terkait penyerahan gedung Graha Kedaton. Dirinya malah menyangkal bahwa Gedung tersebut tidak di serahkan ke DKUPP.

“Tidak mas, kelihatan nya di serahkan ke bagian umum. jika tanah nya eks pasar DKUPP, Tetapi peruntukannya untuk olahraga katanya. “katanya.

Menanggapi Hal tersebut di atas “Budi Harianto” Ketua pro jamin yang tergabung di komunitas pakopak tambah Geram di karenakan hingga saat ini Graha kedaton kemanfaatan tidak bisa di rasakan oleh masyarakat.

BACA JUGA :  PETI Diduga Milik Jayak Kian Merajalela di Tanjung Benuang, Warga Tagih Ketegasan APH

“ini kan kesan nya saling lempar, siapa yang bertanggung jawab dan yang akan mengelola Gedung Graha kedaton. ini anggaran nya sangat besar jangan main main dengan uang negara, Jangan asal asalan membangun. “Tegas Budi..

Budi Juga menambahkan, Pemerintah khususnya dinas perkim kabupaten Probolinggo mempunyai perencanaan matang sebelum di bangun.

“Gedung ini belum di resmikan, jadi sebelum di bangun pemerintah khususnya dinas perkim mengkaji dulu kemanfaatan nya. agar jelas PAD nya untuk kabupaten Probolinggo. “imbuh nya.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand