Diduga KKN, Pengadaan Buku Kurikulum Merdeka SD Dan SMP TA 2023 Di Kampar Tengah Di Lidik Pidsus Kejari Kampar.

- Publisher

Rabu, 22 Mei 2024 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Negeri Kampar

Kejaksaan Negeri Kampar

SUARA UTAMA, Kampar – Pengadaan buku kurikulum Merdeka untuk Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) TA 2023 Kampar diduga sarat dengan Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN) antara pihak Disdikpora Kampar dengan Perusahaan Penyedia.Rabu, (22/05/2024)

 

Dugaan KKN dalam pengadaan Buku Kurikulum Merdeka SD dan SMP TA 2023 tersebut berawal dari rapat bersama oknum pejabat Disdikpora Kampar dengan para ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) SD dan ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) untuk SMP, serta pihak PT. Riau Cahaya Harapan (PT.RCH) sebagai perusahaan penyedia buku kurikulum Merdeka yang telah di tunjuk sebelumnya oleh oknum pejabat Disdikpora Kampar, PT. RCH tersebut diduga milik anak Kasi perencanaan Disdikpora Kampar.

 

Di dalam rapat tersebut pejabat Disdikpora Kampar memerintahkan ketua K3S dan ketua MKKS harus membeli buku kurikulum Merdeka kepada PT. RCH, ironisnya PT. RCH saat itu tidak terdaftar sebagai perusahaan penyedia seperti perintah Surat Edaran Ditjen Paud Dikdasmen nomor 4012/C/LK.00.03/2023 tanggal 3 Mei 2023.

 

Merunut Permendikbudristek Nomor 18 Tahun 2022 tentang Pengadaan Barang Jasa oleh Satuan Pendidikan, dan diundangkan pada tanggal 14 April 2022, Permen tersebut menyatakan apa bila melakukan belanja sekolah yang memakai dana BOS, maka satuan pendidik wajib berbelanja di SIPLah, yang mana SIPLah tersebut adalah instrumen dari Permendikbudristek.

BACA JUGA :  Bangun Generasi Berkarakter, SMA Negeri 1 Gunung Alip Hadirkan Seminar Parenting untuk Orang Tua

 

Perencanaan dugaan KKN pembelian buku kurikulum Merdeka tersebut memang sudah diatur dengan rapi oleh oknum pejabat Disdikpora Kampar lewat rapat bersama Ketua K3S dan Ketua MKKS ke seluruh sekolah – sekolah di Kampar hingga akhirnya pembelian buku kurikulum Merdeka diketahui banyak mengalami permasalahan, termasuk pihak penyedia mendatangkan buku kurikulum Merdeka yang belum terverifikasi oleh kemendikbud.

BACA JUGA :  Orang Tua Antusias Ikuti Pendaftaran Siswa Baru di SMKN 1 Makassar

 

” Buku pesanan sekolah kami hingga sekarang belum datang pak, padahal sekarang sudah akhir tahun (November),” ujar salah seorang Kepsek SDN Kecamatan Kampar yang namanya tidak mau di publikasikan.

Serta pengakuan pihak Sekolah SDN 024 Limau Manis mengatakan buku kurikulum merdeka yang mereka pesan hingga akhir tahun 2023 tidak lengkap, sedangkan kejadian SDN 012 Naumbai buku kurikulum Merdeka tidak sesuai debgan pesanan.

“Kami pesan buku pokok namun yang datang adalah buku penunjang,” kata Kepsek SDN 012 tersebut.

Penulis : Joell

Sumber Berita: Redaksi Suara Utama

Berita Terkait

Siswi SMAIT Darul Fikri Makassar Raih Juara 3 Duta Baca Pelajar 2026
SMKN 3 Makassar Gelar Pameran P8, Gandeng Pertamina Enduro Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa Otomotif
SMAIT Darul Fikri Makassar Jalani Visitasi Perpanjangan Izin Operasional
Wakil Walikota Palangkaraya Dukung Penuh Sekolah Alam Alqonita: Milad ke-21 Ditandai Penanaman Pohon
Usai Viral Terkait Dana PIP di SMPN 47 Merangin, Pihak Sekolah Klarifikasi dan Panggil Wali Murid
Usai Pemberitaan Dana PIP Viral, Kepsek SMPN 47 Merangin Blokir Nomor Wartawan, Bantah Terlibat Pencairan
Shohwatul Is’ad Dominasi O2SN 2026, SMA Raih Juara Umum dan SMP Borong Prestasi
Diduga Gelapkan Dana PIP Siswa, SMP Negeri 47 Merangin Jadi Sorotan Publik
Berita ini 440 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WIB

Siswi SMAIT Darul Fikri Makassar Raih Juara 3 Duta Baca Pelajar 2026

Minggu, 21 Juni 2026 - 11:34 WIB

SMKN 3 Makassar Gelar Pameran P8, Gandeng Pertamina Enduro Tumbuhkan Jiwa Wirausaha Siswa Otomotif

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:30 WIB

SMAIT Darul Fikri Makassar Jalani Visitasi Perpanjangan Izin Operasional

Selasa, 16 Juni 2026 - 18:53 WIB

Wakil Walikota Palangkaraya Dukung Penuh Sekolah Alam Alqonita: Milad ke-21 Ditandai Penanaman Pohon

Senin, 15 Juni 2026 - 22:42 WIB

Usai Viral Terkait Dana PIP di SMPN 47 Merangin, Pihak Sekolah Klarifikasi dan Panggil Wali Murid

Berita Terbaru

Hukum

Keluhan Warga Soal Dugaan Antrean Solar di Barru

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:48 WIB

Nasional

Polres Barsel Bedah Rumah Warga Keladan

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:11 WIB

Berita Utama

Keadilan Tak Boleh Jauh, Bapelkum Bitung Perkuat Posbankum Desa

Kamis, 25 Jun 2026 - 20:43 WIB