Bedah Buku “Politik Pertahanan”, Menhan RI Gandeng LDII

Bedah Buku "Politik Pertahanan", Menhan RI Gandeng LDII

- Publisher

Selasa, 28 November 2023 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Kediri (27/11). Kementerian Pertahanan RI bekerja sama dengan Ponpes Wali Barokah dan DPP LDII menghelat bedah buku “Politik Pertahanan”. Acara tersebut diikuti oleh Forkopimda Kota Kediri, Organisasi Kepemudaan dan ribuan santri di Gedung Wali Barokah, pada Senin (27/11).

Kegiatan bedah buku tersebut dihadiri langsung oleh penulis buku Politik Pertahanan yaitu Juru Bicara (Jubir) Kemenhan RI Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak.

“Bicara tentang Politik Pertahanan, berarti juga bicara tentang kebangsaan, maka saya yakin komitmen kebangsaan LDII dan Ponpes Wali Barokah ini tidak diragukan lagi,” ucap Dahnil Azhar saat memberikan paparan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa sejarah membuktikan modal utama dan garda terdepan pertahanan dalam memperjuangkan kemerdekaan RI itu adalah para kiai dan santri di Pesantren. “Salah satu pendiri TNI, Jendral Sudirman itu pun juga seorang santri dan ustaz. Maka simbolisasi pertahanan Indonesia harus didekatkan dengan santri, pondok pesantren dengan kyai,” ujarnya.

BACA JUGA :  Kembali terjadi kebakaran dijalan Poros labanan, teluk bayur.

Ia menyebut bahwa Rumah Pertahanan adalah di Pondok Pesantren, maka sudah tepat apabila bedah buku “Politik Pertahanan” ini dilaksanakan di pesantren. “Oleh karena itu Kementerian Pertahanan memiliki komitmen untuk memperkuat pesantren melalui pendidikan bela negara secara masif. Ini kami lakukan yang pertama kali,” ungkapnya.

“Dalam bedah buku ini, kami ingin membahas diskusi literasi pertahanan di lingkungan Pondok Pesantren. Termasuk pertahanan pangan, pertahanan ekonomi, pertahanan energi dan pertahanan agama,” harapnya.

Selaras dengan itu, Ketua DPP LDII KH. Chriswanto Santoso menjelaskan bahwa bedah buku “Politik Pertahanan” ini sejalan dengan delapan program andalan LDII untuk bangsa, terutama di bidang kebangsaan.

“Bidang Kebangsaan ini menjadi prioritas dari delapan program andalan LDII untuk bangsa. Karena kami bersyukur bisa lahir, hidup, mencari nafkah, dan insya Alloh mati juga di Indonesia. Maka LDII berkomitmen bahwa keutuhan dan pertahanan NKRI serta kebangsaan merupakan tanggung jawab bersama.” ungkapnya.

BACA JUGA :  Fahry Lamato Buka Suara Soal Isu SARA: “Jangan Ada Upaya Mengadu Domba Masyarakat Bitung”

Ia berharap seluruh masyarakat, terutama yang ada di Kota Kediri bisa memahami bahwa dirinya merupakan bagian komponen pertahanan bangsa dan negara.

“Kota Kediri adalah kota paling bahagia dan kota yang paling sejarahtera di Indonesia. Maka saya harap setelah bedah buku ini dilaksanakan, Kota Kediri mejadi kota yang paling cinta NKRI,” ujarnya.

Selain itu, Ketua Ponpes Wali Barokah KH. Sunarto mengharapkan bahwa buku yang akan dibedah tersebut mengupas tuntas tentang segala hal yang berkaitan dengan wawasan kebangsaan, bela negara, partisipasi masyarakat dalam sistem pertahanan dan keamanan.

“Peringatan tentang adanya gangguan dan ancaman di bidang ideologi politik, ekonomi dan sosial budaya di era digital yang semakin kompleks ini perlu diwaspadai,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Silatnas dan Milad 2026 Perkuat Ukhuwah, Komitmen, dan Kompetensi Anggota AR Learning Center serta Suara Utama

Ia berharap bahwa pengetahuan dan pemahaman terhadap pertahanan bangsa itu perlu dimiliki oleh para generasi muda, termasuk para santri agar bisa menjadi santri yang nasionalis dalam menggapai cita-cita luhurnya.

“Alhamdulillah, telah banyak upaya yang selama ini telah kami lakukan di lingkungan ponpes di bawah naungan LDII, seperti pembekalan tentang wawasan kebangsaan, bela negara, dan moderasi beragama. Harapannya dapat lebih membangkitkan jiwa nasionalisme, cinta tanah air dan toleransi beragama,” tuturnya.

“Semoga dengan kegiatan ini menjadi bekal untuk para santri untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan masyarakat, berkolaborasi dengan komponen terkait dan berkontribusi maksimal kepada bangsa dan negara,” tutupnya.

Hadir pula tiga tokoh sebagai pembedah buku yaitu Staf Ahli Menhan Bidang Politik Mayjen TNI Nugroho Sulistyo Budi, Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro Prof. Singgih Tri Sulistiyono dan Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dr. Ardito Bhinadi.

Berita Terkait

RSUD Jaraga Sasameh Verifikasi Data Rujukan Ditengah Transisi RME
Ahmad Fahmi Suarakan Aspirasi Petani Sawit, Menteri Pertanian Langsung Respons Keluhan PKS Nakal
SUARA UTAMA Buka Rekrutmen Redaksi Nasional dan Internasional, Siapkan Jurnalis Profesional Berintegritas
TPA Langling Diduga Tak Terkelola Maksimal, Jalan Warga Tertutup Sampah, DLH Merangin Disorot
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Merangin Teguhkan Komitmen Wujudkan Polri Presisi untuk Masyarakat
Dukung Validitas Data Pemilih, Lapas Bangko Hadiri Rapat Pleno Terbuka KPU Merangin
Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Wabup A. Khafidh Apresiasi Kinerja Polres Merangin
Ancaman Konstitusional Pasal 50A UU P2SK terhadap Sistem Anti Pencucian Uang Nasional

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 00:33 WIB

RSUD Jaraga Sasameh Verifikasi Data Rujukan Ditengah Transisi RME

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:37 WIB

Ahmad Fahmi Suarakan Aspirasi Petani Sawit, Menteri Pertanian Langsung Respons Keluhan PKS Nakal

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:05 WIB

SUARA UTAMA Buka Rekrutmen Redaksi Nasional dan Internasional, Siapkan Jurnalis Profesional Berintegritas

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:07 WIB

TPA Langling Diduga Tak Terkelola Maksimal, Jalan Warga Tertutup Sampah, DLH Merangin Disorot

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:18 WIB

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Merangin Teguhkan Komitmen Wujudkan Polri Presisi untuk Masyarakat

Berita Terbaru

Berita Utama

RSUD Jaraga Sasameh Verifikasi Data Rujukan Ditengah Transisi RME

Kamis, 2 Jul 2026 - 00:33 WIB