Bangunan Dicor Bermotif Konblok, Proyek Rp127 juta di Kelurahan Dusun Baru Tabir Dituding Asal Jadi

- Penulis

Minggu, 7 September 2025 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUARA UTAMA, Merangin – Proyek pembangunan pemasangan konblok atau paving blok di kawasan Bantai Adat, Muara Danau, Kelurahan Dusun Baru, Kecamatan Tabir, Kabupaten Merangin, Jambi, menuai sorotan tajam. Pasalnya, kegiatan yang dianggarkan melalui dana kelurahan tahun 2023 dengan nilai sekitar Rp127 juta itu diduga kuat penuh manipulasi pekerjaan dan berpotensi terjadi mark up anggaran.

Berdasarkan penelusuran media ini di lapangan, volume pekerjaan tercatat kurang lebih 10 x 18 meter. Namun hasil fisik bangunan menimbulkan tanda tanya besar.

Alih-alih menggunakan konblok sebagaimana tertulis dalam kegiatan, proyek tersebut justru hanya berupa cor semen yang diberi motif garis menyerupai paving blok.

ADVERTISEMENT

IMG 20240411 WA00381 Bangunan Dicor Bermotif Konblok, Proyek Rp127 juta di Kelurahan Dusun Baru Tabir Dituding Asal Jadi Suara Utama ID Mengabarkan Kebenaran | Website Resmi Suara Utama

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang warga setempat berinisial AR mengaku kecewa dengan hasil pembangunan tersebut. Menurutnya, apa yang dikerjakan jelas berbeda dari informasi yang disampaikan kepada masyarakat.

“Setahu saya pembangunan lantai di lapangan Bantai Adat itu pakai konblok. Tapi kenyataannya hanya dicor biasa, lalu dikasih garis-garis kotak supaya mirip paving. Kalau konblok asli kan bisa dicabut satu persatu, tapi ini tidak bisa, karena cuma lantai cor semen yang digarisi saja. Jelas ini ada yang aneh,” ungkap AR kepada wartawan.

BACA JUGA :  PNFA Nagekeo Juara Kemenpora Cup U-12 2025, Juara Bertahan Kembali Ukir Sejarah di Stadion Oepoi Kupang

Kekecewaan juga datang dari warga lainnya, MS, yang menilai bangunan tersebut terkesan asal jadi dan berpotensi merugikan masyarakat. Ia mendesak aparat penegak hukum segera melakukan pemeriksaan terhadap proyek yang menggunakan uang negara tersebut.

“Kami masyarakat tidak mau dibohongi. Kalau memang ada indikasi penyimpangan dan korupsi, pihak pemborong maupun pihak yang terlibat harus bertanggung jawab sesuai hukum. Uang negara itu bukan untuk dipermainkan,” tegas MS.

Warga berharap agar pihak terkait, termasuk aparat penegak hukum dan inspektorat, tidak tinggal diam. Menurut mereka, transparansi dan kualitas pembangunan harus menjadi prioritas agar manfaat dana kelurahan benar-benar dirasakan masyarakat.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pelaksana kegiatan maupun pemerintah kelurahan Dusun Baru belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan adanya manipulasi dan mark up anggaran dalam pembangunan tersebut.

Penulis : Ady Lubis

Sumber Berita : Wartawan Suara Utama

Berita Terkait

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Andi Jadi Sorotan: Pembangunan Sumur Bor di Kelurahan Mampun Diduga Tak Sesuai Aturan Transparansi
Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi
Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan
Ironi Merangin: Jembatan Hampir Ambruk, Warga Terjatuh, Pemerintah Belum Juga Hadir
Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi di Kelurahan Mampun Diduga Milik CV Masyarakat Merangin Mandiri: Warga Pertanyakan Transparansi
Memahami SP2DK dari Kacamata Wajib Pajak dan Fiskus
Jumat Bersih, Pemdes Bersama Warga Gotong Royong Membersihkan Lokasi Objek Wisata
Berita ini 170 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:16 WIB

Pemerintah Sesuaikan PTKP 2025 untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Sabtu, 13 Desember 2025 - 06:46 WIB

Andi Jadi Sorotan: Pembangunan Sumur Bor di Kelurahan Mampun Diduga Tak Sesuai Aturan Transparansi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:56 WIB

Proyek Sumur Bor APBN di Dusun Baru Diduga Tidak Transparan, Warga Pertanyakan Tanpa Papan Informasi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 05:16 WIB

Bidan PPPK Desa Beringin Sanggul Dinilai Tak Maksimal, Warga Minta Dinkes Merangin Turun Tangan

Jumat, 12 Desember 2025 - 21:53 WIB

Proyek Drainase Tanpa Papan Informasi di Kelurahan Mampun Diduga Milik CV Masyarakat Merangin Mandiri: Warga Pertanyakan Transparansi

Jumat, 12 Desember 2025 - 17:49 WIB

Memahami SP2DK dari Kacamata Wajib Pajak dan Fiskus

Jumat, 12 Desember 2025 - 13:50 WIB

Jumat Bersih, Pemdes Bersama Warga Gotong Royong Membersihkan Lokasi Objek Wisata

Kamis, 11 Desember 2025 - 21:11 WIB

Ekskavator PETI Milik Ponidi Porak-porandakan Bukit Bungkul, Warga Menjerit: “Sumur Kami Keruh!”

Berita Terbaru