Baliak Ba Surau” dan Pendidikan Integralistik Minangkabau

Sabtu, 27 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Baliak Ba Surau” dan Pendidikan Integralistik Minangkabau

Padang, 27 September 2025 – Konsep Baliak Ba Surau kembali digaungkan sebagai jawaban atas kebutuhan pendidikan adat dan agama di Ranah Minang. Sistem ini menekankan pendidikan integralistik, yakni pendekatan menyeluruh yang menghubungkan adat, agama, dan ilmu sebagai pondasi utama pembentukan karakter generasi muda.

Dalam filosofi Minangkabau, setiap unsur selalu hadir dalam kesatuan tiga: Niniak Mamak – Alim Ulama – Cadiak Pandai, raso – pareso, hingga adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah (ABS–SBK). Ketiganya tidak dapat dipisahkan dan menjadi pilar kehidupan masyarakat.

“Selama lebih dari 80 tahun sejak kemerdekaan, fungsi surau sebagai pusat pendidikan adat dan agama mulai terputus. Program Baliak Ba Surau hadir untuk menghidupkan kembali tradisi pendidikan yang mengajarkan raso jo pareso: memaknai ilmu dengan akal sehat, lalu menyalurkannya ke masyarakat sesuai tuntunan Al-Qur’an,” ungkap Intan Kinantan.

BACA JUGA :  Tinjau Program MBG, Wamendag dan Bupati Subang Sambangi Sekolah dan Dapur Produksi

Melalui Baliak Ba Surau, generasi Minang diharapkan tumbuh dengan hati yang suci, akal yang cerdas, pemahaman yang matang, serta kepemimpinan yang baik dan bijak. Surau tidak hanya membentuk pengetahuan, tetapi juga menanamkan filosofi hidup: jangan menyakiti orang lain dengan perkataan, tindakan, atau perilaku.

Konsep ini sekaligus mengembalikan surau sebagai pusat peradaban adat dan agama di Minangkabau, tempat ilmu diwariskan secara turun-temurun, murni, dan tetap terjaga keasliannya.

Penulis : Intan kinantan

Editor : Ziqro fernando

Berita Terkait

Ruang GTK, BCKS, dan Tantangan Kepemimpinan Sekolah
Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan
PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan
Namanya Diabadikan: Taman Soekarno Tanggamus
Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW
Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles
Babak Baru Hukum Pidana Indonesia, KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku
Mahasiswa Sosiologi UINSA Padukan Rekreasi dan Refleksi Sosial di Kota Batu

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:35

Ruang GTK, BCKS, dan Tantangan Kepemimpinan Sekolah

Jumat, 6 Februari 2026 - 12:39

Tips Menyambut Ramadhan 1447 H: Bulan Penuh Rahmat, Ampunan, dan Keberkahan

Senin, 26 Januari 2026 - 15:19

PTNBH dan Ikhtiar Membangun LBH Universitas Terbuka: Dari Otonomi Kampus Menuju Akses Keadilan

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:16

Namanya Diabadikan: Taman Soekarno Tanggamus

Senin, 19 Januari 2026 - 16:36

Meningkatkan Kualitas Shalat: Hikmah Agung dari Perjalanan Isra Mi‘raj Nabi SAW

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:47

Negara untuk Warga atau Warga untuk Negara? Membaca Indonesia Hari Ini lewat Cermin La Politica Aristoteles

Sabtu, 3 Januari 2026 - 23:45

Babak Baru Hukum Pidana Indonesia, KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:11

Mahasiswa Sosiologi UINSA Padukan Rekreasi dan Refleksi Sosial di Kota Batu

Berita Terbaru