Atap Rumah Warga Matekan Ambruk, Korban Belum Tersentuh Bantuan Apapun Dari Pemerintah

- Publisher

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:34 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUARA UTAMA, Probolinggo – Sungguh sangat memprihatikan kondisi rumah Abdullah yang berlokasi di Dusun matekan Utara RT 014 RW 003 Desa matekan kecamatan besuk kabupaten Probolinggo Jawa Timur yang atap nya ambruk pada tanggal 27 Februari 2026 sekira jam 22. 00 wib (malam). 28/02/2026.

Rumah tersebut di huni 5 orang yaitu “Abdullah” beserta istri dan 3 orang anak nya. Atap rumah ambruk diduga akibat rapuh nya kayu di tambah dengan deras nya hujan yang mengguyur daerah setempat. Beruntung tidak ada korban jiwa. Namun, Sampai saat ini korban belum menerima bantuan apapun dari pemerintah.

Narasumber team Media “KNT” mengatakan bahwa sejak ambruk nya rumah tersebut korban belum mendapatkan bantuan apapun. Menurutnya, korban tetap tinggal di rumah tersebut. Diduga penyebab ambruknya atap akibat rapuh nya kayu di tambah deras nya hujan.

“Kasian mas, warga itu tidak mampu, memang mulai dulu kayu nya sudah rapuh. Informasi nya mulai dulu rumah itu memang hanya di foto dan foto oleh oknum untuk di ajukan katanya. tapi sampai ambruk tidak dapat. walaupun rumah itu ambruk tetap di huni oleh korban. dan sampai saat ini korban belum menerima bantuan apapun dari pemerintah. “Ucap nya.

BACA JUGA :  Ayo Gabung! Persatuan Kelana Alam Indonesia Buka Open Recruitment Kepengurusan Tahun 2026

Selanjutnya, team Media mengkonfirmasi kepala Desa matekan “Dani Dila Arifin” melalui pesan singkat whatsap. perihal ambruk nya rumah “Abdullah” apakah pemerintah desa matekan telah mengetahui dan seperti apa tindakan nya?. Ia mengatakan bahwa telah mengajukan ke Perkim dan DD.

BACA JUGA :  Setelah Vakum Dua Bulan, AIR Asia Kembali Beroperasi Mulai 2 Juli

“Walaikum salam. Alhamdulillah sudah perkim  kemarin sudah saya ajukan Perkim dan DD, Jadi mana dulu yang cair baru di garap. untuk bahan, saya usahakan datang kan dulu. kasian soal nya ambruk pak. “Ucap nya di sertakan bukti screenshot saat ia mengajukan pada camat besuk.

Penulis : Ali Misno

Berita Terkait

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab
Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP
BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026
Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas
Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum
Dua Pendaki Gunung Piramid Bondowoso Meninggal, Persatuan Kelana Alam Indonesia Ingatkan Pentingnya Keselamatan
Saudi Edu Expo 2026 Sukses Digelar, Antusiasme Pengunjung Melonjak Tiga Kali Lipat
Terindikasi Arogansi dan Tidak Kooperatif, ATR/BPN Kabupaten Probolinggo Enggan Bertanggung jawab 
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Peneliti PBA FBS Universitas Negeri Jakarta Kembangkan Modul Digital Interaktif Berbasis AI untuk Pembelajaran Berbicara Bahasa Arab

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:28 WIB

Sengketa Tambang Barsel: Janji “Hibah” Alat Berat Berujung Penolakan di RDP

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:21 WIB

BEM STIKES Bina Bangsa Majene Bawa Aspirasi Sulawesi Barat di Pratemu Nasional XV BEM Nusantara 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Nitezen Ungkap Dugaan Pungli dan Mafia Tanah, Krisis Kepercayaan Terhadap ATR/BPN kabupaten Probolinggo Nampak Jelas

Rabu, 5 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Warga Sapikerep Menunggu Keajaiban Keadilan, Dugaan Penganiayaan Tersangka Pelaku WNA Belum Ada Kepastian Hukum

Berita Terbaru

mancingjitu slot thailand slot thailand